PRE COPPA ITALIA (Rabu, 3/5): AS Roma vs Inter Milan: Presiden Roma Sindir Inter

03/05/2010 at 10:21 pm (SERIE A) (, , )

KEMENANGAN 2-0 Internazionale Milan atas SS Lazio di Olimpico, Minggu (2/5), bikin Inter kembali memuncaki klasemen Serie A dan mengoleksi 76 poin. Javier Zanetti dkk surplus 2 poin dari AS Roma (Inter 76, Roma 74).

Dengan 2 laga tersisa dan total 6 poin yang dikoleksi, La Beneamata jelas boleh belum berhak tenang. Pada giornata 37, Minggu (9/5), Inter menjamu Chievo Verona dan Roma kedatangan tamu Cagliari.

Di giornata 38 alias partai pamungkas, Minggu (16/5), Inter sowan ke kandang Siena, sedangkan Roma menyambangi markas Chievo. Di atas kertas seharusnya I Nerazzurri dan I Giallorossi bakal mampu mengepak poin penuh di kedua laga sisa masing-masing. Efeknya, Inter bakal juara Liga Italia untuk ke-18 kalinya dan 5 kali beruntun sejak musim 2005/2006.

Situasi ini yang membuat kubu Roma ketar-ketir. Wajar, mereka menduga Lazio, yang merupakan rival sekota Roma, sengaja ‘mengalah’ kepada pasukan Jose Mourinho.

Bahkan, fans Aquile justru menyambut gembira gol Walter Samuel (menit 44) dan Thiago Motta (70).

Kontan, melihat keadaan itu, Presiden Roma, Rosella Sensi, senewen berat. Maklum, ketika Francesco Totti cs bentrok dengan Lazio di Derby della Capitale dengan Aquile bertindak sebagai tuan rumah di Olimpico, puluhan ribu pendukung Lazio justru ‘menyerang’ para pemain Claudio Ranieri.

Roma menang 2-1 di duel itu, tapi terjadi insiden karena Totti dianggap membuat gesture alias gerakan anggota badan berupa ‘jempol ke bawah’ ke arah fans Lazio setelah bikin gol. Ini dinilai menghina para pendukung tuan rumah.

Ini yang bikin Sensi sensitif dan menyindir Inter jelang kontra Roma pada partai final Coppa Italia di Olimpico, Rabu (5/5).

“Setelah apa yang kami lihat di Olimpico (Lazio vs Inter), menjadi sangat absurd alias tak masuk akal menyebut Serie A sebagai kejuaraan terbaik di dunia. Andai saya orang Inter, saya akan malu bila menang dengan cara seperti itu,” umpat Sensi (Gazzetta dello Sport).

Direktur Roma, Gian Paolo Montali, menimpali, “Tak pernah terpikir mata saya akan melihat ‘keanehan’ itu. Saya yakin Inter dan pelatih mereka sangat malu. Bukan hanya Lazio yang dirugikan (kian dekat dengan zona degradasi), tapi juga sepakbola Italia.”

Sontak, Presiden La Beneamata, Masssimo Moratti, menyangkal dugaan ada konspirasi antara Inter dengan Lazio dan fansnya untuk menghambat Roma juara. Ini diutarakannya kepada situs resmi klub.

“Saya rasa kontroversi ini adalah masalah antara Roma dan Lazio. Tak ada kaitannya dengan kami. Saya harus akui saya sendiri merasa tertekan di sepanjang pertandingan. Fans Lazio  mendukung kami dan ini memang terlihat aneh,” papar Moratti.

Apa pun, adalah hal biasa jika klub-klub yang terlibat sengit dalam perburuan trofi saling ‘serang’ secara mental maupun psikologis. Serangan dari kubu Roma justru jadi bumbu yang ‘melezatkan’ final Coppa Italia di Olimpico.

Yang menarik, trofi Coppa Italia bakal jadi pembuka keran gelar bagi Roma dan Inter musim ini. I Lupi tengah memburu double winners (Coppa Italia dan Serie A), sedangkan La Beneamata membidik sejarah menoreh treble winners (Coppa Italia, Serie A, dan Champions League).

Final Coppa Italia di Olimpico nanti adalah bentrokan kelima Roma dan Inter dalam 6 musim. Di 4 pertemuan sebelumnya, Roma dan Inter sama-sama berbagi 2 kemenangan. Fakta ini yang menjamin Mou dan Ranieri bakal menurunkan skuad terbaiknya. Namun, center back, Lucio, diragukan bisa main lantaran cedera betis yang menderanya kala melawan Lazio. Ivan Cordoba atau Marco Materrazzi bisa dislot Mou sebagai pengganti.

Sebaliknya, kondisi fisik pasukan Ranieri justru lebih bugar menyusul pulihnya beberapa pilar dari cedera. Meski begitu, eskalasi tinggi partai ini mungkin malah membuat para pemain kedua klub cenderung bermain hati-hati di awal laga.

Tapi, klub mana pun yang sanggup mencetak gol lebih dulu, mungkin mereka yang bakal memenangi pertandingan. So, apakah Inter sukses menambah koleksi trofi Coppa Italianya jadi 6 atau Roma yang justru menggenapkan koleksi trofi Coppa Italianya jadi 10?

5 PARTAI TERAKHIR

ROMA

01.05.2010 Serie A vs Parma (T) 2-1 (M)

25.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-1 (M)

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

03.04.2010 Serei A vs Bari (T) 1-0 (M)

——–

INTER

02.05.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-0 (M)

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Champions League vs Barcelona (K) 3-1 (M)

16.04.2010 Serie A vs Juventus (K) 2-0 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

27.03.2010 Serie A Roma 2-1 Inter Milan

08.11.2009 Serie A Inter Milan 1-1 Roma

01.03.2009 Serie A Inter Milan 3-3 Roma

19.10.2008 Serie A Roma 0-4 Inter Milan

27.02.2008 Serie A Inter Milan 1-1 Roma

PRAKIRAAN PEMAIN

ROMA (4-2-3-1) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 29-Burdisso, 4-Juan, 5-Mexes, 17-Riise; 7-Pizarro, 16-De Rossi; 94-Menez, 20-Perotta, 9-Vucinic; 10-Totti

———

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 2-Cordoba, 25-Samuel, 4-Zanetti; 19-Cambiasso, 8-Motta; 5-Stankovic, 10-Sneijder, 9-Eto’o; 22-Milito

PREDIKSI

ROMA 2-3 INTER

Dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.