PRE SERIE A (Minggu, 16/5): Siena vs Inter Milan; Chievo vs AS Roma: Kebosanan Ranieri, Filsafat Mou

16/05/2010 at 1:02 am (SERIE A) (, , )

HANYA 90 menit waktu yang tersisa bagi Internazionale Milan untuk memastikan merebut Scudetto musim ini. Lingkup waktu yang sama juga berlaku bagi AS Roma yang berambisi mematahkan target Inter meraih Scudetto ke-18 atau ke-5 dalam 5 musim beruntun.

La Beneamata menapak giornata 38 alias laga pamungkas Serie A sebagai penguasa klasemen dengan 79 poin. Pasukan Jose Mourinho unggul 2 poin dari armada Claudio Ranieri. Tapi, meski Inter unggul selisih gol (+40) dibandingkan Roma (+25), I Nerazzurri tetap wajib meraup 3 poin dari Siena di Stadio Franchi, Minggu (16/5), untuk juara.

Jika Inter hanya bermain seri atau mendulang 1 poin, sedangkan Roma menang atas Chievo Verona di Stadio Bentegodi, Inter dan Roma bakal mengepak total poin setara, yakni 80. Namun, I Giallorossi lebih berhak menyabet Scudetto lantaran menang head-to-head terhadap La Beneamata. Dari 2 bentrokan di Serie A musim ini, Francesco Totti cs sukses menahan imbang Javier Zanetti dkk 1-1 di Giuseppe Meazza dan menang 2-1 di Olimpico.

Kendati begitu, bagi Inter, mereguk 3 poin dari Siena besutan Alberto Malesani boleh jadi bukan tugas berat. Jika Inter juara jelas ini jadi kado termanis bagi Sang Presiden, Massimo Moratti, yang merayakan ultahnya yang ke-65 tepat pada Minggu ini.

Namun, Moratti tak berkelit ia khawatir fokus Mou dan anak-anak didiknya terganggu karena bakal melakoni final Champions League kontra Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 22 Mei. Mou sendiri tak berani menjamin mereka bisa melupakan sejenak final Champions League.

“Saya tak bisa mengatakan saya tak memikirkan final. Tapi, sekuat tenaga saya berusaha tak terlalu fokus ke situ. Muenchen sudah jadi juara Bundesliga, sedangkan Inter belum juara Italia. Masih ada 1 laga sisa dan Scudetto adalah trofi yang sangat penting bagi kami. Namun, final Champions League di Madrid tak bisa kami abaikan karena semua pemain ingin bermain di sini. Sebuah pertandingan yang klub ini (Inter) sangat ingin mainkan setelah hampir 30 tahun Inter tak pernah mencapainya,” papar Mou (football-italia).

“Kami sedang berada di momen yang paling krusial musim ini. Semua hanya ditentukan di 2 partai dengan 2 trofi paling penting: Serie A dan Champions League,” imbuhnya.

Inter sudah pasti tak boleh menganggap enteng Siena. Presiden Siena, Massimo Mezzaroma, mengklaim mereka siap meniru apa yang dilakukan Lecce pada pengujung Serie A 1985/1986. Ketika itu, Lecce menekuk Roma 3-2 pada 2 laga terakhir musim tersebut dan ini mengubur mimpi Roma merebut Scudetto yang akhirnya diraih Juventus.

Ironisnya, tekad Presiden Siena ini justru kian menegaskan tuduhan Mou yang curiga Roma ‘menyuntik’ sejumlah dana kepada Siena demi mengalahkan Inter. Mou juga kian membuat kuping Ranieri panas karena Mou membeberkan sederet kegagalan Ranieri ketika menukangi Chelsea. Ranieri memilih tak menggubris ejekan Mou secara frontal. Ia hanya menyebut sudah bosan dengan sikap ‘tak menyenangkan’ dari Mou.

“Apakah saya merasa “Normal One (orang yang normal)?” Tidak, saya adalah Claudio Ranieri, seorang yang beruntung karena melakukan pekerjaan yang saya cintai. Sejujurnya, ia mulai membuat saya bosan. Saya tak tahu alasan ia selalu menyerang saya. Mungkin ia harus membangun sesuatu demi menghisap energi dari situ. Saya bisa saja mengatakan banyak hal tentangnya. Tapi, saya tak tertarik melakukan itu. Saya suka orang-orang berpikiran positif yang melihat aspek positif dari sepakbola,” jabar Ranieri.

Mou jelas tak tinggal diam. Pria berdarah Portugal ini malah makin gencar ‘memburu’ Ranieri seperti yang tersirat dalam kata-katanya berikut.

“Kebosanan Ranieri? Apakah itu kebosanan Ranieri? Saya hanya tahu karya Jean-Paul Sastre berjudul  Nausea (salah satu buku pelopor paham Existensialisme, karya yang selalu saya baca dengan seksama. Sastre adalah seorang filsuf, pemenan Nobel, dan juga pendukung fanatik sepakbola,” kilah Mou.

Setelah memastikan satu trofi dengan juara Coppa Italia, Inter kini membidik 2 trofi lagi (Serie A dan Champions League) untuk menoreh treble winners. Mungkin ini jadi perpisahan termanis Mou yang diisukan bakal cabut ke Real Madrid musim depan.

SIENA VS INTER

5 PARTAI TERAKHIR

SIENA

09.05.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 1-1 (S)

02.05.2010 Serie A vs Palermo (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Udinese (T) 1-4 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Catania (T) 2-2 (S)

11.04.2010 Serie A vs Bari (K) 3-2 (M)

————-

INTER

09.05.2010 Serie A vs Chievo (K) 4-3 (M)

02.05.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-0 (M)

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Serie A vs Barcelona (K) 3-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

09.01.2010 Serie A Inter Milan 4-3 Siena

17.05.2009 Serie A Inter Milan 3-0 Siena

20.12.2008 Serie A Siena 1-2 Inter Milan

11.05.2008 Serie A Inter Milan 2-2 Siena

13.01.2008 Serie A Siena 2-3 Inter Milan

PRAKIRAAN PEMAIN

SIENA (4-1-4-1) Pelatih: Alberto Malesani

85-Curci; 87-Rosi, 29-Cribari, 9-Malago, 3-Del Groso; 10-Codrea; 7-Reginaldo, 8-Vergassola, 12-Ekdal, 24-Jajalo; 32-Maccarone

————–

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 23-Materazzi, 25-Samuel, 4-Zanetti; 19-Cambiasso, 8-Motta; 9-Eto’o, 10-Sneijder, 45-Balotelli; 22-Milito

PREDIKSI

SIENA 1-2 INTER

====================

CHIEVO VS ROMA

5 PARTAI TERAKHIR

CHIEVO

09.05.2010 Serie A vs Inter Milan (T) 3-4 (Klh)

02.05.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 2-0 (M)

17.04.2010 Serie A vs Livorno (K) 2-0 (M)

11.04.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-3 (Klh)

—————

ROMA

09.05.2010 Serie A vs Cagliari (K) 2-1 (M)

01.05.2010 Serie A vs Parma (T) 2-1 (M)

25.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-1 (M)

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

09.01.2010 Serie A Roma 1-0 Chievo

03.05.2009 Serie A Roma 0-0 Chievo

06.12.2008 Serie A Chievo 0-1 Roma

28.02.2007 Serie A Chievo 2-2 Roma

22.10.2006 Serie A Roma 1-1 Chievo

PRAKIRAAN PEMAIN

CHIEVO (5-3-2) Pelatih: Domenico Di Carlo

18-Squizzi; 20-Sardo, 21-Frey, 33-Yepes, 4-Mantovani, 17-Jokic; 10-Luciano, 16-Igoni, 7-Marcolini; 31-Pellisier, 11-Granoche

————-

ROMA (4-3-1-2) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 13-Motta, 29-Burdisso, 4-Juan, 77-Cassetti; 16-De Rossi, 7-Pizarro, 20-Perrotta; 94-Menez; 9-Vucinic, 10-Totti

PREDIKSI

CHIEVO 0-2 ROMA

———————-

HASIL GIORNATA 38 (Sabtu, 15/5)

Lazio 3-1 Udinese; Milan 3-0 Juventus

JADWAL GIORNATA 38 (Minggu, 16/5)

Atalanta vs Palermo; Bari vs Fiorentina; Cagliari vs Bologna; Catania vs Genoa; Chievo vs Roma; Parma vs Livorno; Sampdoria vs Napoli; Siena vs Inter

KLASEMEN

1. Inter 37 79
2. Roma 37 77
3. Milan 38 70
4. Sampdoria 37 64
5. Palermo 37 62
6. Napoli 37 59
7. Juventus 38 55

Dari berbagai sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: