PRE FINAL EUROPA LEAGUE (Rabu, 12/5): Atletico Madrid vs Fulham: Mengemban Misi Negara & Pribadi

11/05/2010 at 2:47 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

KESUKSESAN Fulham dan Atletico Madrid melaju ke final Europa League 2009/2010 seperti sebuah dongeng. Kedua klub sama-sama terpuruk di liga domestik masing-masing, tapi justru sekarang didukung penuh negara mereka demi menjuarai Europa League musim ini.

Ya, Inggris (Premier League) dan Spanyol (La Liga) gagal mengutus wakilnya di Champions League 2009/2010 gara-gara menyerah kepada Jerman (Bundesliga, Bayern Muenchen) dan Italia (Serie A, Internazionale Milan).

So, bentrokan Atletico dan Fulham pada final di HSH Norbank Arena, Hamburg, Jerman, Rabu (12/5), tak pelak demi menyelamatkan pamor La Liga dan Premier League, yang disebut-sebut sebagai 2 liga terbaik dunia.

Kedua klub pasti ngotot menoreh sejarah sebagai klub pertama yang menjuarai Europa League atau kejuaraan pengganti UEFA Cup musim ini. Tapi, motivasi Fulham untuk juara boleh jadi lebih besar daripada Atletico.

The Cottagers terancam tak bisa tampil lagi di kejuaraan tersebut musim depan jika gagal juara musim ini. Soalnya, FA hanya memberi tiket Europa League 2010/2011 kepada peringkat 5, 6, 7 Premier League, juara Carling Cup, dan FA Cup.

Fulham sendiri hanya bercokol di peringkat 12 klasemen akhir Premier League, tak lolos ke final Carling Cup dan FA Cup. Jalur via UEFA Fair Play juga terancam pupus karena Inggris hanya menempati ranking 7 dari daftar Fair Play klub-klub Eropa.

UEFA memberi satu tiket ekstra Europa League kepada 3 negara terbaik di daftar Fair Play. Saat ini, Swedia, Denmark, dan Finlandia dinilai memiliki kompetisi domestik dengan fair play terbaik di ‘Benua Biru’.

Fulham sesungguhnya berhak menyabet tiket dari UEFA tersebut karena menempati peringkat 4 dalam daftar Fair Play Premier League di bawah Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Chelsea yang sudah dipastikan mentas di Champions League musim depan.

Sebaliknya, Atletico justru sudah dipastikan bisa kembali tampil di Europa League 2010/2011. Atletico memang tak mungkin mendapat tiket Europa League musim depan lewat posisi klasemen La Liga (kini menghuni peringkat 9).

Tapi, mereka masih mungkin merengkuh tiket itu karena sukses melangkah ke final Copa del Rey. Menang atau kalah melawan Sevilla pada final di Nou Camp, 19 Mei, Los Rojiblancos tetap berhak dapat tiket playoff Europa League musim depan. Sebab, Sevilla yang kini menghuni posisi 4 La Liga sudah mematenkan tiket ke Eropa musim depan. Pertanyaannya: Champions League atau Europa League?

Yang menarik, Atletico dan Fulham masing-masing juga punya misi pribadi nan super penting. Sesungguhnya juara Europa League adalah momen dan wahana paling pas merestorasi eksistensi mereka di kota mereka sendiri.

Fulham jelas tak mau kalah dari rival sekotanya di London Barat, Chelsea, yang sukses juara Premier League musim ini. Sebaliknya, The Cottagers hanya menutup musim di peringkat 12 dengan 46 poin atau terpaut 40 poin dari The Blues.

Chelsea sudah 4 kali menggenggam trofi Liga Inggris (1 Division One, 3 Premier League), sedangkan Fulham samasekali belum pernah melakukannya sejak kali pertama menapak Division One pada 1999/2000 dan Premier League sejak 2000/2001.

Sementara itu, Atletico berambisi mengangkangi rival sekotanya di Ibukota Madrid, Real Madrid, yang masih berjibaku dengan Barcelona di pacuan juara La Liga. Los Colchoneros sempat berkutat di papan bawah pada awal musim ini saat masih dibesut Abel Resino yang dipecat pada 21 Oktober 2009.

Tapi, begitu Quique Sanchez Flores ditunjuk sebagai pengganti Resino pada 23 Oktober 2009, grafik permainan Los Rojiblancos langsung meningkat siginifikan. Kini di klasemen La Liga, dari 37 jornada, Atletico nangkring di posisi 9 dengan 47 poin.

Hebatnya lagi, Flores sanggup membawa Atletico ke 2 final yakni Copa del Rey kontra Sevilla  dan Europa League versus Fulham. Andai juara di 2 kejuaraan ini, artinya Los Rojiblancos menyamai prestasi merebut gelar doblete alias double winners seperti yang mereka capai ketika juara La Liga dan Copa del Rey di musim 1995/1996.

Yang paling membanggakan jelas Sergio ‘Kun’ Aguero dkk bakal membuat El Real yang bertitel Los Galacticos gigit jari jika di akhir musim nanti Cristiano Ronaldo cs gagal merebut 1 trofi pun, terutama La Liga.

Faktor ini yang mungkin melipatgandakan motivasi anak-anak Los Colchoneros. Sontak, kubu Atletico mulai melancarkan serangan mental kepada anak-anak The Cottagers. Adalah Aguero yang pertama menyulut ‘api permusuhan’. Bomber Argentina ini menyebut Danny Murphy dkk tak punya pedigree atau sejarah jadi juara.

“Jika kita menganalisis sejarah dan statistika di pentas Eropa, Atletico lebih superior daripada Fulham. Mereka mungkin berusaha keras menguasai pertandingan, tapi mereka bukanlah Chelsea, Manchester United, atau pun Arsenal,” ujar Aguero (goal.com).

Namun, The Cottagers sesungguhnya tak berhak marah. Perkataan Aguero memang sesuai fakta.

Los Rojiblancos sudah malang melintang di pelbagai kejuaraan Eropa sejak ikut European Cup (berubah jadi Champions League sejak 1992) pada musim 1958/1959. Totalnya, Atletico sudah melakoni 211 partai di berbagai kompetisi di Eropa. Prestasi tertingginya di ‘Benua Biru’ yakni juara Cup Winners Cup 1962 dan Intercontinental Cup 1974.

Bandingkan dengan Fulham. Sejak didirikan pada 1879, Fulham baru 2 kali merambah panggung Eropa: UEFA Cup 2002/2003 lewat jalur juara Intertoto Cup dan Europa League 2009/2010.  Pencapaian paling prestisius Fulham adalah juara Intertoto Cup 2002 (kejuaraan khusus klub-klub Eropa yang tak lolos ke Champions League dan UEFA Cup/Europa League ini sudah dihapus sejak 2008).

Tapi, Atletico tak boleh mengabaikan fakta bahwa The Cottagers cukup tangguh meski terbilang ‘hijau’ di ranah sepakbola ‘Benua Biru’. Dari total 32 laga di Eropa (18 di antaranya di Europa League musim ini), Fulham hanya kalah 4 kali.

Ingat juga, final Intertoto Cup 2002 melawan wakil Serie A, Bologna, adalah final pertama Fulham di pentas Eropa dan Fulham langsung berhasil menang dengan agregat 5-3. Hadiahnya: The Cottagers berhak tampil di penyisihan Babak I UEFA Cup 2002/2003 bersama Malaga (La Liga) dan Stuttgart (Bundesliga).

Jangan remehkan pula kedahsyatan racikan Hodgson. Pelatih berusia 62 itu baru saja dinobatkan sebagai League Managers’ Association Manager of the Year di Inggris. Gelar ini didedikasikan berkat kehebatan Hogdson menangani The Cottagers sejak Desember 2007. Bos MU, Sir Alex Ferguson, pun angkat topi untuknya.

Hodgson boleh saja berdalih pengalaman seorang pelatih tak akan memberi pengaruh signifikan kepada permainan sesungguhnya. Namun, Zoldan Gera jelas tak sependapat. Striker Hungaria ini merasakan betul kehebatan Hodgson. Sang pelatih menslotnya di belakang striker Bobby Zamora. Posisi ini memberinya kebebasan bergerak dan makin membuat permainannya berkembang.

“Hodgson adalah pelatih yang sangat pintar. Saya menyukai posisi saya saat ini, tepat di belakang Zamora. Saya sering dapat bola, sedikit lama menguasainya, mendapat sejumlah peluang, dan mencetak gol. Posisi ini sangat ideal bagi saya meski saya harus bekerja keras karena harus juga membantu pertahanan,” ungkap Gera.

Hodgson juga bisa tenang karena 2 pilarnya, Zamora dan Damien Duff, sudah bisa tampil. Fulham sukses melaju ke final dengan menumbangkan sejumlah klub besar seperti Shakhtar Donetsk, Juventus, Wolfsburg, dan Hamburg.

Jelas Atletico tak bisa menutup mata terhadap kenyataan ini. Untungnya entrenador Flores kini telah mendapati para bintangnya yang sempat absen. Namun, Atletico terpaksa terbang dari Madrid ke Hamburg lebih cepat 1 hari (Senin, 10/5) daripada jadwal semula (Selasa, 11/5) karena khawatir abu vulkanik dari letusan gunung api di Islandia kembali mengganggu penerbangan di Eropa. Sebaliknya, Fulham akhirnya lega lantaran mereka tetap diizinkan terbang ke Hamburg dari London sesuai rencana yakni pada Selasa pagi.

Final Europa League dijamin kian menarik lantaran ini adalah pertemuan pertama kedua Atletico dan Fulham. Meski begitu, motivasi besar Fulham demi menoreh sejarah mungkin tak cukup ampuh untuk mengatasi pengalaman Atletico di pentas Eropa.

5 PARTAI TERAKHIR

ATLETICO

08.05.2010 La Liga vs Sporting (T) 1-1 (S)

05.05.2010 La Liga vs Valladolid (K) 3-1 (M)

02.05.2010 La Liga vs Sevilla (T) 1-3 (Klh)

29.04.2010 Europa League vs Liverpool (T) 1-2 (Klh)

25.04.2010 La Liga vs Tenerife (K) 3-1 (M)

——

FULHAM

09.05.2010 Premier League vs Arsenal (T) 0-4 (Klh)

05.05.2010 Premier League vs Stoke (K) 0-1 (Klh)

02.05.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-2 (M)

29.04.2010 Europa League vs Hamburg (K) 2-1 (M)

25.04.2010 Premier League vs Everton (T) 1-2 (Klh)

REKOR PERTEMUAN

Tidak ada

PRAKIRAAN PEMAIN

ATLETICO (4-4-2) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Gea; 17-Ujfalusi, 21-Perea, 18-Dominguez, 3-Lopez; 20-Simao, 8-Garcia, 12-Assuncao, 19-Reyes; 7-Forlan, 10-Aguero

—————-

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 5-Konchesky; 16-Duff, 20-Etuhu, 13-Murphy, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora

PREDIKSI

ATLETICO 2-1 FULHAM

Dari berbagai sumber

Iklan

Permalink 10 Komentar

PRE 2nd LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Fulham vs Hamburg: Hamburg Blunder?

29/04/2010 at 3:14 pm (EUROPA LEAGUE, PREMIER LEAGUE) (, , )

ADA beberapa fakta yang menarik disimak jelang 2nd leg semifinal Europa League antara Fulham kontra Hamburg SV di Craven Cottage, Kamis (29/4) atau Jumat (30/4) dinihari WIB. Pertama, keputusan manajemen Hamburg memecat pelatih Bruno Labbadia dan menunjuk asisten pelatih, Ricardo Moniz, sebagai pengganti mungkin jadi blunder bagi klub Jerman itu.

Meski pencapaian Hamburg terbilang kelam di musim ini, manajemen seharusnya tak menutup mata dengan fakta bahwa Labbadia berjasa dengan membuat Hamburg sanggup melangkah sampai semifinal Europa League.

Moniz yang pernah ikut akademi kepelatihan di PSV Eindhoven belum sekalipun menjabat sebagai head coach klub mana pun. Pelatih berdarah Belanda ini baru 2 kali jadi asisten pelatih yakni untuk Martin Jol di Tottenham Hotspur dan Hamburg serta untuk Labbadia di Hamburg.

Moniz jelas mengemban tugas super berat. Apalagi, laga di Craven Cottage bakal jadi debutnya sebagai pelatih Hamburg. Ia harus membawa Hamburg menembus final yang bakal dihelat di kandang mereka sendiri, HSH Nordbank Arena, pada 12 Mei. Tapi, manajemen Hamburg berdalih punya alasan kuat mengangkat Moniz sebagai suksesor Labbadia.

Moniz yang pernah jadi asisten Jol ketika menukangi Tottenham tentu paham betul atmosfer sepakbola Inggris, termasuk di Craven Cottage, kandang Fulham.  Menariknya, Moniz bakal bertemu kembali dengan eks anak didiknya di Spurs yang kini jadi kapten The Cottagers, Danny Murphy. Kontan, Murphy mewanti-wanti bosnya sekarang, Hodgson, tentang gaya menyerang yang dianut Moniz.

“Sebagai seorang ahli taktik, akan sangat mengejutkan jika ia tak berorientasi menyerang,” ucap Murphy (sport.stv.tv).

Fakta menarik kedua yakni Fulham dan Hamburg sama-sama menuai hasil buruk di 10 partai terakhir mereka masing-masing (menang 3, seri 3, kalah 4). Keduanya juga kalah di laga teranyar mereka di liga domestik.

The Cottagers takluk 1-2 dari Everton, tapi sang bos, Roy Hodgson, yang mengistirahatkan 9  pemain inti di laga itu tak mempermasalahkan kekalahan tersebut. Sedangkan, Rothosen ditebas 1-5 oleh Hoffenheim. Kekalahan telak ini yang memastikan Labbadia dipecat. Di posisi klasemen, Hamburg yang bercokol di peringkat 7 Bundesliga jelas masih lebih baik ketimbang Fulham yang terpuruk di posisi 12 Premier League.

Hamburg terancam tak bisa ikut kompetisi Eropa musim depan. Situasi ini yang mewajibkan Hamburg harus juara Europa League 2009/2010 agar berhak tampil lagi di kejuaraan ini musim depan.

Fulham sendiri lebih tenang. Sebab, sekalipun gagal juara musim ini, The Cottagers masih mungkin terjun di Europa League 2010/2011. Jalurnya lewat UEFA’s Fair Play League. UEFA menempatkan Inggris di bawah Spanyol dan Italia sebagai liga yang memperagakan permainan fair play terbaik di ‘Benua Biru’.

Di daftar fair play Premier League, Fulham menempati peringkat 3 di belakang Arsenal dan Tottenham. Kemudian, Fulham diikuti Manchester United, Chelsea dan Burnley. Meski terdegradasi dari Premier League musim depan, Burnley tetap berpeluang tampil di Europa League jika Fulham sukses juara Europa League musim ini. Soalnya, empat klub lainnya dipastikan bakal tampil di Champions League dan Europa League 2010/2011.

Apa pun, Fulham tetap menjaga tinggi motivasi untuk juara musim ini. Tapi, motivasi Ruud van Nistelrooy cs juga tak kalah tinggi. Maklum, mereka tak mau sekadar jadi penonton di partai final yang digelar di ‘rumah’ mereka, HSH Norbank Arena.

Bagi Fulham, skor 0-0 pada 1st leg di Hamburg bikin Murphy cs tak boleh lengah sedikit pun. Sebaliknya, bagi Hamburg, mencuri 1 gol lebih dulu bakal sangat menguntungkan mereka. Namun, The Cottagers punya rapor biru tiap kali tampil di kandang di arena Europa League.

Dari total 8 kali menjamu para tamu di Craven Cottage sejak kualifikasi Babak III, pasukan Hodgson memenangi 7 laga (termasuk menekuk Shakhtar Donetsk, Juventus, dan Wolfsburg) dan hanya seri 1. Sebaliknya, dari 8 kali melawat ke markas lawan sejak Babak III, Hamburg menang dan kalah masing-masing 4 kali.

Meski begitu, Murphy tak berani sesumbar Fulham bakal mampu menekuk Hamburg menyusul masih diragukannya bomber mereka Bobby Zamora bisa tampil atau tidak. Zamora yang kerap jadi lone striker sudah mengepak 19 gol di segala kompetisi untuk The Cottagers.

Jika Zamora gagal pulih dari cedera Achilless-nya, Hodgson kemungkinan besar bakal menslot Clint Dempsey sebagai ujung tombak. Well, situasi tanpa Zamora boleh jadi justru akan menguntungkan Fulham. Hamburg mungkin akan bermain lebih terbuka untuk memburu gol dan menghindari adu penalti.

5 PARTAI TERAKHIR

FULHAM

25.04.2010 Premier League vs Everton (T) 1-2 (Klh)

22.04.2010 Europa League vs Hamburg (T) 0-0 (S)

17.04.2010 Premier League vs Wolves (K) 0-0 (S)

11.04.2010 Premier League vs Liverpool (T) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Wolfsburg (T) 1-0 (M)

—————-

HAMBURG

25.04.2010 Bundesliga vs Hoffenheim (T) 1-5 (Klh)

22.04.2010 Europa League vs Fulham (K) 0-0 (S)

17.04.2010 Bundesliga vs Mainz (K) 0-1 (Klh)

11.04.2010 Bundesliga vs Bochum (T) 2-1 (M)

08.04.2010 Europa League vs Standard Liege (T) 3-1 (M)

REKOR PERTEMUAN

22.04.2010 Europa League Hamburg 0-0 Fulham

PRAKIRAAN PEMAIN

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 4-Pantsil, 18-Hughes, 5-Hangeland, 5-Konchesky; 16-Duff, 20-Etuhu, 13-Murphy, 29-Davies; 11-Gera; 23-Dempsey

——–

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Ricardo Moniz

1-Rost; 20-Demel, 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 13-Tesche, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 10-Petric, 22-Van Nistelrooy

PREDIKSI

FULHAM 1-0 HAMBURG

Dari berbagai sumber

Permalink 3 Komentar

PRE 2nd LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Liverpool vs Atletico Madrid: Sinyal Merah untuk The Reds

29/04/2010 at 11:17 am (EUROPA LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE) (, , )

SINYAL merah bertanda bahaya menyorot terang ke Liverpool jelang menjamu Atletico Madrid pada 2nd leg semifinal Europa League di Anfield, Kamis (29/4) atau Jumat (30/4) dinihari WIB. Masalah bukan hanya terjadi di dalam lapangan tapi juga di luar lapangan.

Dari off-field, sang skipper Steven Gerrard dan coach Rafael Benitez diterpa isu kurang sedap.  Stevie G terbelit rumor perceraian dengan istrinya, Alex Curran. Sedangkan, Rafa belum bisa lepas dari spekulasi di akhir musim nanti, ia bakal cabut dari The Reds.

Rafa tak bisa menjamin musim depan ia tetap di Anfield karena manajemen baru klub belum memberi komitmen apa pun terkait kelanjutan kiprahnya. Kontan, ini kian menguatkan isu pelatih berdarah Spanyol ini bakal berlabuh di Juventus.

Di on-field, fokus Gerrard dan Rafa jelas tengah diuji. Jika tak konsentrasi tak mustahil bencana bakal menimpa klub Merseyside itu. Apalagi, andai ingin tampil pada final di HSH Norbank Arena, Jerman, 12 Mei, Liverpool dituntut menang minimal dengan selisih 2 gol setelah kalah 0-1 di Vicente Calderon, markas Atletico, pada 1st leg semifinal pekan lalu.

Tugas berat bagi Stevie G dkk? Sudah pasti. Terlebih The Reds tengah dilanda krisis striker. Fernando Torres dipastikan absen sampai akhir musim lantaran cedera.  David Ngog dan Dirk Kuyt masing-masing punya masalah pada harmstring dan betisnya. Tapi, Rafa masih menunggu perkembangan terakhir mengenai kebugaran kedua pemain tersebut.

Jika Kuyt dan Ngog tak bisa main, solusinya, Rafa mungkin menslot Ryan Babel sebagai lone striker. Ini sesungguhnya bukan tugas baru bagi Babel. Di Ajax Amsterdam, pemain Belanda ini sering beroperasi sebagai striker sebelum digeser ke sayap kiri menyusul datangnya Jan-Klaas Huntelaar.

Kendati begitu, Babel mungkin tak bisa langsung nyetel sebagai striker setelah lama tak melakoni tugas itu sejak mendarat di Anfield pada 2007. Yang menenangkan Rafa, Babel punya dukungan kuat dari 3 pemain di belakangnya: Yossi Benayoun, Alberto Aquilani, dan Gerrard.

Masalah Rafa justru pada sektor belakang. Duet defensive midfielders, Javier Mascherano dan Lucas Leiva, yang seharusnya berfungsi sebagai elemen pertama untuk meredam serangan lawan kerap tak berjalan dengan baik.

Efeknya, duo centre back acap langsung mendapat tekanan hebat begitu lawan melancarkan counter attack. Celakanya, serangan balik ini justru jadi senjata mematikan Atletico besutan Quique Sanchez Flores.

Los Colchoneros sudah membuktikan itu pada 1st leg. Diego Forlan sanggup membuat repot pertahanan The Reds dan menoreh 1 gol meski tanpa kehadiran tandem sejatinya, Sergio ‘Kun’ Aguero, yang terkena sanksi akumulasi kartu.

So, kembali tampilnya Aguero kontan tambah meresahkan bagi Rafa. Maklum, ia masih belum menemukan ramuan yang pas untuk lini bertahannya menyusul cederanya left back, Emiliano Insua.

Sadar komposisi skuadnya tak ideal, Rafa berharap kepada tuah Anfield. The Reds memang terbukti kuat jika bermain di kandang. Statistika teranyar mencatat, Gerrard dkk tak terkalahkan dalam 11 partai terakhir di Anfield (10 menang, 1 seri). Fulham jadi satu-satunya klub yang mampu menahan imbang Liverpool 0-0 di kandang The Kop.

Atmosfer mencekam Anfield yang dirasakan Forlan dkk bakal sangat membantu Liverpool jika terjadi adu penalti (harus dilakukan andai dalam tempo waktu normal 90 menit plus perpanjangan waktu 2 x 15 menit, The Reds hanya mampu unggul 1-0).

Tapi, untuk memaksa adu penalti, Gerrard dkk harus bisa cepat menjebol Atletico. Mirisnya, ini mungkin sulit dilakukan Liverpool dengan kondisi krisis striker. Sebaliknya, jika Atletico yang bikin gol lebih dulu, The Reds dalam masalah serius karena harus mencetak 3 gol.

Hasil maksimal yang mungkin digapai Liverpool boleh jadi hanya imbang, yang berarti Atletico-lah yang berhak ke final dengan keunggulan agregat dan menghadapi pemenang antara Fulham vs Hamburg yang melakoni 2nd leg semifinal di Craven Cottage.

5 PARTAI TERAKHIR

LIVERPOOL

25.04.2010 Premier League vs Burnley (T) 4-0 (M)

22.04.2010 Europa League vs Atletico (T) 0-1 (Klh)

19.04.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Fulham (K) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Benfica (K) 4-1 (M)

—————–

ATLETICO

25.04.2010 La Liga vs Tenerife (K) 3-1 (M)

22.04.2010 Europa League vs Liverpool (K) 1-0 (M)

17.04.2010 La Liga vs Villarreal (T) 1-2 (Klh)

14.04.2010 La Liga vs Xerez  (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 La Liga vs Espanyol (T) 0-3 (klh)

REKOR PERTEMUAN

22.04.2010 Europa League Atletico Madrid 1-0 Liverpool

04.11.2008 Champions League Liverpool 1-1 Atletico Madrid

22.10.2008 Champions League Atletico Madrid 1-1 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 16-Kyrgiakos, 5-Agger; 21-Lucas, 20-Mascherano; 8-Gerrard, 4-Aquilani, 15-Benayoun; 19-Babel

———-

ATLETICO (4-4-2) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43 -De Gea; 17-Ujfalusi, 21-Perea, 18-Dominguez, 3-Lopez; 20-Simao, 8-Garcia, 12-Assuncao, 19-Reyes; 7-Forlan, 10-Aguero

PREDIKSI

LIVERPOOL 1-1 ATLETICO

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

REV 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Atletico vs Liverpool; Hamburg vs Fulham: The Reds Tumbang, The Cottagers Imbang

23/04/2010 at 10:50 am (EUROPA LEAGUE) (, , , , )

  • Atletico (Forlan 9) 1-0 Liverpool
  • Hamburg 0-0 Fulham
  • Partai 2nd leg semifinal, Kamis (29/4)

NASIB berbeda dialami 2 wakil Inggris pada 1st leg semifinal Europa League, Kamis (22/4). Liverpool yang sudah berpayah-payah mencapai Kota Madrid, Spanyol, akhirnya menyerah 0-1 dari tuan rumah Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon lewat gol Diego Forlan di menit 9.

Sedangkan Fulham yang juga berletih-letih sowan ke Hamburg, Jerman, sukses menahan tuan rumah Hamburger SV 0-0 di HSH Nordbank Arena. Bicara peluang lolos ke final, jalan Fulham jelas lebih ringan ketimbang Liverpool.

Pada 2nd leg di Stadion Craven Cottage, Kamis (29/4), The Cottagers hanya butuh menang 1-0, sementara The Reds wajib menggebuk Atletico minimal dengan selisih 2 gol di Anfield.

Meski begitu, Rafael Benitez optimistis The Reds sanggup memukul balik Forlan cs di Anfield. Tekanan psikologis dari puluhan ribu The Kop mania di Anfield memang kerap jadi momok bagi tim tamu.

Teranyar, klub Lille dan Benfica pernah merasakannya masing-masing pada babak 16 besar dan perempat final Europa League. Setelah kalah 0-1 di Prancis pada 1st leg, Liverpool membalas Lille 3-0 di Anfield.

Begitu juga kala melawan Benfica. Pada 1st leg di Portugal, The Reds takluk 1-4, tapi sanggup membantai Benfica 4-1 di Anfield. So, pasukan Quique Sanchez Flores tak mustahil bakal jadi korban dari tuah Anfield jika tak waspada sekalipun bomber andalan mereka, Sergio ‘Kun’ Aguero, sudah bisa main pasca terbebas dari sanksi kartu.

Apalagi, ada kemungkinan Atletico juga harus menempuh jalan darat berjam-jam ke Liverpool andai abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia masih mengganggu jalur penerbangan di Eropa.

Kondisi serupa mungkin juga dialami Hamburg yang melakukan kunjungan balasan ke Craven Cottage, markas Fulham. Dengan skor 0-0 di Jerman, tugas armada Bruno Labbadia jelas tak mudah.

Shakhtar Donetsk, Juventus, dan Wolfburg telah merasakan angkernya stadion milik klub sekota Chelsea itu masing-masing di babak 32 besar, 16 besar, dan perempat final. Tapi, yang perlu dilakukan Ruud van Nistelrooy cs adalah mencuri gol lebih dulu dan andai laga berakhir imbang dengan skor 1-1, 2-2, dst., Hamburg berhak ke final dengan keunggulan gol tandang.

ATLETICO VS LIVERPOOL

SUSUNAN PEMAIN

ATLETICO  (4-3-3) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Egea; 21-Perea, 17-Ujfalusi, 18-Dominguez, 3-Lopez; 8-Garcia, 12-Assuncao, 20-Simao (2-Valera 77); 9-Jurado, 7-Forlan (14-Salvio 85), 19-Reyes (6-Camacho 90)

———–

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 5-Agger, 16-Kyrgiakos; 20-Mascherano, 21-Lucas; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 15-Benayoun (31-El Zhar 83); 24-Ngog (19-Babel 64)

=============

HAMBURG VS FULHAM

SUSUNAN PEMAIN

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Bruno Labbadia

1 Rost; 20-Demel (25-Rincon 82), 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 15-Trochowski, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 9-Guerrero (10-Petric 72), 22-Van Nistelrooy

————

FULHAM  (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 3-Konchesky; 16-Duff, 13-Murphy , 20-Etuhu, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora (23-Dempsey 52)

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

EUROPA LEAGUE: Portsmouth Tak Berhak Ikut Europa League 2010/2011

22/04/2010 at 11:48 pm (EUROPA LEAGUE) (, )

KEMALANGAN sepertinya tak henti-hentinya menghantam Portsmouth musim ini. The Pompey terlilit utang senilai 119 juta pound (Rp 1,6 triliun) yang membuat mereka harus masuk Administrasi Inggris.

Kontan, FA –badan sepakbola tertinggi Inggris– menjatuhi sanksi pemotongan 9 poin kepada klub yang 90% dimiliki Balram Chainrai dan sisanya dikuasai Al Fahim Asia Associates Limited. Efeknya, Portsmouth dipastikan terdegradasi ke Divisi Championship musim depan.

Selesaikah penderitaan tim besutan Avram Grant itu? Sayangnya, belum. Porsmouth sempat berharap bisa mentas di Eropa lewat kompetisi Europa League 2010/2011. Jalurnya melalui FA Cup. Portsmouth sukses menapak final dan bentrok dengan Chelsea. Juara FA Cup diganjar tiket ke playoff Europa League musim depan.

Tapi, lantaran Chelsea dipastikan mengikuti Champions League musim depan, jadi seharusnya tiket playoff diberikan ke Portsmouth tanpa mempermasalahkan siapa yang juara FA Cup. Ini yang bikin The Pompey berani mengajukan permohonan kepada FA agar memberi lisensi untuk berkiprah di Europa League.

Namun, FA merujuk kepada regulasi yang menetapkan hanya klub-klub Premier League yang berhak tampil di Europa League. Itu sebabnya, Kamis (22/4), FA memutuskan The Pompey tak berhak ikut Europa League musim depan.

Tapi, dalam surat pernyataannya, FA memberi alasan berbeda: “FA dan Premier League sudah mengkonfirmasikan ini kepada pengurus Porsmouth FC bahwa mereka tak perlu mengajukan aplikasi untu UEFA Club Licence 2010/2011 karena sudah terlambat (seharusnya permohonan diajukan pada awal Maret).” (Goal.com)

So, tiket playoff Europa League kemudian bakal diberikan kepada peringkat 6 Premier League. Sedangkan, untuk tiket babak kualifikasi III atau third qualifying round Europa League jadi milik klub yang finis ke-7 di klasemen akhir Premier League.

Artinya, Everton yang kini menghuni peringkat ke-8 dengan poin 54 masih mungkin mentas di Europa League jika mampu menggusur Liverpool yang sekarang menguasai posisi 7 dengan 59 poin.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Hamburg vs Fulham: Cottagers Waspadai Nistelrooy

22/04/2010 at 11:07 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

PERJALANAN Fulham dari London, Inggris, ke Hamburg, Jerman, semestinya hanya menghabiskan waktu 12 jam. Tapi, gara-gara ada tabrakan truk di Autobahn, iring-iringan bus yang mengangkut The Cottagers tertahan cukup lama.

Total, 27 jam ditempuh pasukan Roy Hodgson untuk sampai ke Hamburg. Tapi, Hodgson menampik situasi meletihkan ini bakal mempengaruhi permainan Mark Schwarzer cs kontra Hamburg pada 1st leg semifinal Europa League di HSH Nordbank Arena, Kamis (22/4).

Fulham memang sudah kepalang tanggung untuk menyerah sekarang. Apalagi, hanya karena situasi yang membuat mereka terpaksa menempuh jalan darat akibat dari abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia yang bikin sebagian besar penerbangan di Eropa dibatalkan.

Sesungguhnya mungkin tak banyak orang yang memprediksi The Cottagers bakal mampu melangkah hingga semifinal. Tapi, Schwarzer dkk menjawab semua kritik itu dengan penampilan brilian.

Betapa tidak? Tiga klub elit ‘Benua Biru’ mereka singkirkan sebelum menapak semifinal. Mulai dari Shakhtar Donetsk –juara bertahan Europa League (UEFA Cup) 2008/2009–, Juventus (raksasa Italia), dan Wolfsburg (juara Bundesliga musim lalu).

Namun, mampukah Fulham mengatasi Hamburg? Schwarzer optimistis dengan hal itu. Seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, kiper gaek ini justru merasa nyaman dengan status underdog yang disematkan kepada Fulham.

Tapi, Schwarzer tak berkelit keberadaan Ruud van Nistelrooy di kubu Hamburg bisa jadi momok bagi The Cottagers. Meski sempat terpuruk di Real Madrid, bomber Belanda ini seperti mendapatkan kembali ketajamannya bersama Hamburg.

Sejak hengkang dari Madrid ke Hamburg pada Januari lalu, Nistelrooy telah mengepak 4 gol dari 8 laga di Bundesliga dan 2 gol di Europa League. Tapi, ia dipastikan tak ditemani tandemnya, Mladen Petric, yang cedera pangkal paha. Sebagai penggantinya, pelatih Bruno Labbadia, menslot striker Peru, Paolo Guerrero.

Hamburg memang ngotot untuk tampil di final. Maklum, partai puncak Europa League bakal dihelat di markas mereka HSH Nordbank Arena pada 12 Mei. Tak ayal, beban Nistelrooy cs pasti lebih berat ketimbang Schwarzer dkk.

Selain itu, masa depan Labbadia di Hamburg juga belum jelas. Manajemen menilai Labbadia telah gagal mengangkat posisi klub. Saat ini, mereka bercokol di posisi 7 klasemen Bundesliga dan terancam tak bisa berkiprah di Eropa musim depan.

Trofi Europa League musim ini juga satu-satunya gelar yang mungkin diraih setelah Hamburg puasa gelar sejak 23 tahun lalu. Andai gagal, Labbadia pun kemungkinan besar bakal dipecat. Situasi tertekan ini yang justru bisa membuat permainan Hamburg tak berkembang. Meski begitu, Hamburg masih mungkin menang dengan skor tipis, sedangkan Fulham berpeluang mencuri gol di laga ini.

5 PARTAI TERAKHIR

HAMBURG

17.04.2010 Bundesliga vs Mainz (K) 0-1 (Klh)

11.04.2010 Bundesliga vs Bochum (T) 2-1 (M)

08.04.2010 Europa League vs Standard Liege (T) 3-1 (M)

04.04.2010 Bundesliga vs Hannover (K) 0-0 (S)

01.04.2010 Europa League vs Standard Liege (K) 2-1 (M)

———–

FULHAM

17.04.2010 Premier League vs Wolves (K) 0-0 (S)

11.04.2010 Premier League vs Liverpool (T) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Wolfsburg (T) 1-0 (M)

04.04.2010 Premier League vs Wigan (K) 2-1 (M)

01.04.2010 Europa League vs Wolfsburg (K) 2-1 (M)

REKOR PERTEMUAN

Tidak Ada

PRAKIRAAN PEMAIN

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Bruno Labbadia

1 Rost; 20-Demel, 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 15-Trochowski, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 9-Guerrero, 22-Van Nistelrooy

————

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 3-Konchesky; 16-Duff, 13-Murphy , 20-Etuhu, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora

PREDIKSI

HAMBURG 2-1 FULHAM

Dari berbagai sumber

Permalink 4 Komentar

PRE 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Atletico Madrid vs Liverpool: Jalan Panjang & Berliku The Reds

22/04/2010 at 12:23 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

SOSOK Fernando Torres seharusnya jadi pusat perhatian saat Liverpool menyambangi Vicente Calderon, markas Atletico Madrid, pada 1st leg semifinal Europa League, Kamis (22/4). Maklum, bomber berjuluk El Nino itu memang jadi ikon Atletico sejak 2001 sebelum hengkang ke Liverpool pada 2007.

Sayang, Torres dipastikan tak bisa tampil karena harus menjalani operasi untuk menyembuhkan cedera lututnya. Kontan, banyak pihak pesimistis, The Reds bakal mampu menekuk Atletico tanpa Torres.

Sepanjang musim ini, Torres memang tak maksimal akibat berkali-kali dihantam cedera. Ini berefek terhadap penampilan Liverpool yang mirisnya juga kerap ditinggal sang skipper, Steven Gerrard, juga akibat cedera.

Pasukan Rafael Benitez bahkan saat ini sudah harus melupakan finis 4 Besar di klasemen Premier League dan otomatis tak dapat tiket ke Champions League musim depan. Tak hanya ini, The Reds juga terlilit utang besar yang membuat duet pemiliknya, Tom Hicks dan George Gillet Jr, berniat menjual klub. So, juara Europa League bisa jadi pengobat kekecewaan fans mereka.

Tapi, untuk meraih prestasi ini, The Reds harus melalui jalan panjang dan berliku. Pasca terdepak dari Champions League, Gerrard dkk berjuang keras mengatasi Unirea Urziceni (babak 32), Lille (babak 16), dan Benfica (perempat final) sebelum melawan Atletico di semifinal.

Yang harus jadi catatan Rafa adalah Liverpool selalu kalah tiap kali sowan ke kandang lawan pada 1st leg seperti yang terjadi saat menyambangi markas Lille (kalah 0-1) dan Benfica (takluk 1-2).

Ini yang bikin Gerrard dkk harus bekerja ekstra keras pada 2nd leg di Anfield (menang 3-0 atas Lille dan 4-1 atas Benfica). Rafa jelas tak mau terulang melawan Atletico. Apalagi, Liverpool dihadapkan kondisi di luar dari kebiasaan.

Ya, karena larangan terbang akibat abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia, The Reds harus menempuh 1200 mil (sekitar 1931 km) selama 24 jam perjalanan dari Liverpool (Selasa, 20/4) ke Madrid (Rabu, 21/4).

Yang bikin lelah yakni mereka harus berganti kereta 3 kali (Liverpool-London, London-Paris, Paris-Bordeaux) dan melakukan penerbangan singkat dari Bordeaux ke Madrid. Liverpool harus menempuh cara serupa untuk kembali ke Inggris sebelum melakoni pekan 36 di Premier League kontra Burnley, Minggu (25/4).

Meski pasukan The Reds menampik perjalanan jauh mempengaruhi performa permainan, mereka harus melihat fakta di 1st leg semifinal Champions League, Selasa dan Rabu. Barcelona dan Olympique Lyonnais yang terpaksa mengambil jalan darat masing-masing takluk di tangan Internazionale Milan di Giuseppe Meazza dan Bayern Muenchen di Allianz Arena.

So, Atletico besutan Quique Sanchez Flores jelas diuntungkan dengan kondisi ini. Selain Torres, Rafa juga tak bisa memainkan Maxi Rodriguez yang dilarang tampil karena pernah membela Atletico di Europa League musim ini.

Tak ada pilihan lain, Rafa mengandalkan striker belia David Ngog yang Senin (19/4) menyumbang 1 gol dalam kemenangan 3-0 Liverpool atas West Ham United. Di samping itu, kembalinya Ryan Babel pasca terbebas dari sanksi kartu merah bisa menambah daya gedor The Reds.

Di kubu Atletico, Flores justru dilanda kecemasan. Ia tak bisa menurunkan bombernya, Sergio ‘Kun’ Aguero, yang kena sanksi kartu merah kala Atletico menahan Valencia 0-0 pada 2nd leg perempat final. Otomatis Diego Forlan kehilangan tandem sejatinya di lini depan.

Parahnya lagi, performa Atletico sedang menurun drastis. Mereka kalah dalam 3 partai terakhir di La Liga. Pasti ini mempengaruhi mental Forlan cs. Well, melihat kondisi tak kondusif di Liverpool dan Atletico, hasil imbang mungkin jadi pencapain ideal di Vicente Calderon.

5 PARTAI TERAKHIR

ATLETICO

17.04.2010 La Liga vs Villarreal (T) 1-2 (Klh)

14.04.2010 La Liga vs Xerez  (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 La Liga vs Espanyol (T) 0-3 (klh)

08.04.2010 Europa League vs Valencia (K) 0-0 (S)

04.04.2010 La Liga vs Coruna (K) 3-0 (M)

——–

LIVERPOOL

19.04.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Fulham (K) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Benfica (K) 4-1 (M)

04.04.2010 Premier League vs Birmingham (T) 1-1 (S)

01.04.2010 Europa League vs Benfica (T) 1-2 (Klh)

REKOR PERTEMUAN

04.11.2008 Champions League Liverpool 1-1 Atletico Madrid

22.10.2008 Champions League Atletico Madrid 1-1 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

ATLETICO (4-2-3-1) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Gea; 2-Valera, 18-Dominguez, 17-Ujfalusi, 3-Lopez; 12-Assuncao, 8-Garcia; 19-Reyes, 9-Jurado, 20-Simao; 7-Forlan

———–

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 5-Agger, 23-Carragher, 16-Kyrgiakos; 20-Mascherano, 21-Lucas; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 19-Babel; 24-Ngog

PREDIKSI

ATLETICO 1-1 LIVERPOOL

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV 2nd LEG EUROPA LEAGUE: Liverpool vs Benfica, Atletico vs Valencia, Standard vs Hamburg, Wolfsburg vs Fulham

09/04/2010 at 8:59 am (EUROPA LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE) (, , , , , , )

  • Liverpool (Kuyt 27, Lucas 34, Torres 59, 82) 4-1 (Cardozo 70) Benfica: Liverpool lolos ke semifinal dengan agregat 5-3
  • Atletico 0-0 Valencia: Atletico lolos ke semifinal karena unggul gol tandang meski agregat 2-2
  • Standard (Camargo 33) 1-3 (Petric 20, 35, Guerrero 90) Hamburg: Hamburg lolos ke semifinal dengan agregat 4-2
  • Wolfsburg 0-1 (Zamora 1) Fulham: Fulham lolos ke semifinal dengan agregat 3-1

Berharap Liverpool vs Fulham di Final

SETELAH kehilangan 2 wakilnya di Champions League, publik Inggris seharusnya gembira melihat Liverpool dan Fulham sukses melaju ke semifinal Europa League (1st leg, 22 April, & 2nd leg, 29 April).

Setelah kalah 1-2 pada 1st leg perempat final di Portugal, Liverpool sanggup menebas 4-1 Benfica di Anfield pada 2nd leg, Kamis (8/4). Sedangkan, Fulham menghentikan laju klub Jerman, Wolfsburg, dengan agregat 3-1.

Di semifinal, The Reds ditantang Atletico Madrid yang menggerus Valencia dan Fulham ditunggu klub Jerman, Hamburger SV, yang menekuk Standard Liege di perempat final. Artinya, all-British final mungkin terjadi karena Liverpool dan Fulham berpeluang  bentrok pada final di HSH Nordbank Arena, Hamburg, pada 12 Mei.

Gengsi Europa League (sebelumnya bernama UEFA Cup) memang di bawah Champions League. Tapi, setidaknya masih bisa dibilang kompetitif. Buktinya, tak ada yang pernah menyangka klub Belgia, Standard Liege, mampu menembus sampai perempat final sebelum dihentikan Hamburg.

Kiprah Fulham bahkan lebih fenomenal. Sebagai peringkat 7 Premier League 2008/2009, Bobby Zamora cs harus ikut dari Babak III Europa League 2009/2010. Fulham berhasil melalui babak ini dan play-off sebelum masuk ke Babak 64 Besar atau fase grup.

Klub besutan Roy Hodgson bergabung di Grup E yang lumayan berat karena dihuni AS Roma (Italia), Basel (Swiss) dan CSKA Sofia (Bulgaria). The Cottagers mencatat rapor biru dengan menempati posisi runner-up dengan 11 poin atau terpaut 2 poin di bawah Roma. Fulham hanya kalah 1 kali, 2 seri, dan 3 menang dari 6 laga di fase grup. Satu-satunya kekalahan diderita dari Roma.

Di Babak 32 Besar, di luar dugaan Fulham menyingkirkan juara bertahan UEFA Cup/Europa League 2008/2009, Shakhtar Donetsk. Tapi, prestasi Fulham terhebat yakni mengandaskan raksasa Italia, Juventus (pasca tersingkir dari Champions League) di Babak 16 Besar secara dramatis.

Setelah kalah 1-3 pada 1st leg di Olimpico,Turin, The Cottagers sanggup membalas 4-1 pada 2nd leg di Craven Cottage. Zamora dkk melaju ke perempat final dan mendepak Wolfsburg. So, kita tunggu saja, apakah Fulham dan Liverpool sanggup mencapai final.

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE 2nd LEG QF EUROPA LEAGUE: Liverpool vs Benfica: The Reds Bolong di Kiri

07/04/2010 at 5:48 pm (EUROPA LEAGUE, PREMIER LEAGUE) (, , , )

  • Liverpool wajib menekuk Benfica dengan skor minimal 1-0 agar melaju ke semifinal.
  • Menang atau imbang memastikan langkah Benfica ke babak 4 Besar

MENANG 1-0 atas Benfica pada 2nd leg perempat final Europa League di Anfield, Kamis (8/4) atau Jumat (9/4) dinihari WIB, Liverpool bakal lolos ke semifinal. Permasalahannya bukan pada ‘Mampukah The Reds melakukan itu?’ tapi justru ‘Siapkah Steven Gerrard dkk menghadapi Benfica pasca kalah 1-2 di 1st leg?’

Pasukan Rafael Benitez jelas punya kemampuan untuk menekuk Pablo Aimar cs. Tengok 1st leg di Portugal pekan lalu. Liverpool sanggup bikin gol cepat melalui Daniel Agger pada menit 9 babak I.

Tapi, situasi langsung berbalik 180 derajat begitu Ryan Babel dikartumerahkan pada menit 31. Winger belia Belanda ini terpancing emosinya melihat bek Benfica, Luisao, melanggar keras Fernando Torres.

Meski unggul pemain, As Águias –julukan Benfica – toh tetap kesulitan menjebol gawang The Reds yang dikawal Pepe Reina. Dua gol yang dilesakkan Óscar Cardozo lewat eksekusi penalti dan salah satunya pun beraroma kontroversi.

Memugar mental pasukannya jadi pekerjaan rumah Rafa. Maklum, dari 10 partai terakhir di semua ajang, Gerrard cs hanya mampu menang 5, seri 2, dan kalah 3. Bandingkan dengan Aimar dkk yang memenangi 9 partai dan imbang 1 dalam 10 laga teranyar.

Sisi positif dari statistika Liverpool yakni mereka selalu menang dalam 8 kali menjamu rival di Anfield. Masalah selesai? Belum. Rafa tengah dipusingkan masalah bolongnya sektor kiri menyusul absennya Babel dan full back Emiliano Insua akibat akumulasi kartu.

Fabio Aurelio masih terkapar karena cedera. Tapi, Rafa punya beberapa opsi untuk menambal lini kiri: berspekulasi menurunkan pemain minim pengalaman Phillip Degen, memasang Jamie Carragher di bek kiri dan mempercayakan duet centre back kepada Sotirios Krygiakos-Daniel Agger (Martin Skrtel cedera), menempatkan Agger di bek kiri dan menduetkan Carragher-Krygiakos di bek tengah, atau menggeser Glen Johnson ke kiri dan menugaskan bek kanan kepada Carragher serta menandemkan Agger-Krygiakos di centre back.

Sedangkan untuk mengisi sayap kanan menggantikan Babel, Rafa bisa memainkan Yossi Benayoun karena Maxi Rodriguez dilarang tampil di Europa League lantaran pernah membela Atletico Madrid. Liverpool harus bisa mencetak gol lebih dulu jika ingin mengamankan peluang ke semifinal.

Di kubu Benfica, pelatih Jorge Jesus jelas belum boleh tenang. Striker Javier Saviola dibekap cedera patah ibu jari kaki dan Luisao masih diragukan kebugarannya akibat masalah pada lututnya. Namun, kekuatan Benfica tak akan berkurang jauh karena para pemain pelapisnya punya skill tak kalah apik dibandingkan para pemain first team.

Andai terpaksa diakhiri dengan adu penalti, Liverpool kemungkinan besar bakal menang. Dukungan The Kop di Anfield jelas bakal mengintimidasi para pemain Benfica.

5 PARTAI TERAKHIR

LIVERPOOL

04.04 2010 Premier League vs Birmingham (T) 1-1 (S)

01.04.2010 Europa League vs Benfica (T) 2-1 (Klh)

28.03.2010 Premier League vs Sunderland (K) 3-0 (M)

21.03.2010 Premier League vs MU (T) 1-2 (Klh)

18.03.2010 Europa League vs Lille (K) 3-0 (M)

——–

BENFICA

05.04.2010 Portugal 1 vs Naval (T) 4-2 (M)

01.04.2010 Europa League vs Liverpool (K) 2-1 (M)

27.03.2010 Portugal 1 vs Braga (K) 1-0 (M)

21.03.2010 League Cup vs Porto (-) 3-0 (M)

18.03.2010 Europa League vs Marseille (T) 1-2 (M)

REKOR PERTEMUAN

01.04.2010 Europa League Benfica 2-1 Liverpool

08.03.2006 Champions League Liverpool 0-2 Benfica

21.02.2006 Champions League Benfica 1-0 Liverpool

07.11.1984 European Champions Cup Benfica 1-0 Liverpool

24.10.1984 European Champions Cup Liverpool 3-1 Benfica

21.03.1984 European Champions Cup Benfica 1-4 Liverpool

07.03.1984 European Champions Cup Liverpool 1-0 Benfica

15.03.1978 European Champions Cup Liverpool 4-1 Benfica

01.03.1978 European Champions Cup Benfica 1-2 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 16-Krygiakos, 5-Agger; 20-Mascherano, 21-Lucas; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 15-Benayoun; 9-Torres

————-

BENFICA (4-3-1-2) Pelatih: Jorge Jesus

12-Quim; 14-Pereira, 4-Luisao, 23-Luiz, 5-Amorim; 8-Ramires, 6-Garcia, 20-Di Maria; 10-Aimar; 7-Cardozo, 19-Weldon

PREDIKSI

LIVERPOOL 2-0 BENFICA

JADWAL 2nd LEG QF EUROPA LEAGUE

Kamis (8/4): Liverpool vs Benfica (1st leg: 1-2); Wolfsburg vs Fulham (1st leg: 1-2); Standard vs Hamburg (1st leg: 1-2); Atletico vs Valencia (1st leg: 2-2)

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REVIEW 1st LEG QF EUROPA LEAGUE: Benfica 2-1 Liverpool

02/04/2010 at 9:49 am (EUROPA LEAGUE, PREMIER LEAGUE) (, , )

Kontroversi 2 Penalti

LIVERPOOL gagal membalas kekalahan dari Benfica pada babak 16 besar Champions League 2006. The Reds menyerah 1-2 di Estadio da Luz pada 1st perempat final Europa League, Kamis (1/4).

Pasukan Rafael Benitez unggul lebih dulu lewat Daniel Agger pada menit 9. Centre back berpaspor Denmark ini mencetak gol indah dengan tumitnya memanfaatkan umpan Steven Gerrard dari free kick.

Tapi, bencana menimpa Liverpool pada menit 31. Ryan Babel terlibat cekcok dengan bek Benfica, Luisao, yang mengganjal keras Fernando Torres. Striker Spanyol ini jelas jadi incaran bek-bek tuan rumah. Babel emosi dan mendorong Luisao dengan tangannya ke wajah bek Brasil itu.

Kontroversi dimulai. Wasit Jonas Eriksson mengkartumerahkan Babel, tapi hanya mengganjar Luisao dengan kartu kuning. Otomatis dengan hanya 10 pemain, Liverpool kerepotan meladeni gempuran Benfica besutan Jorge Jesus.

Di babak II, kontroversi berlanjut. Lemparan kembang api dari tribun kerap menghujani belakang gawang Pepe Reina. Eriksson menghadiahi Benfica penalti karena Emiliano Insua menjatuhkan Pablo Aimar di kotak terlarang. Oscar Rene Cardozo sukses mengeksekusinya di menit 59.

Dua puluh menit kemudian, Benfica kembali dapat hadiah penalti dari Eriksson. Wasit Swedia ini mendapat masukan dari wasit keempat yang  menganggap Jamie Carragher melakukan handball di kotak penalti saat memblok umpan winger Benfica, Angel di Maria. Cardozo kembali menjebol gawang Reina.

Meski merasa dicurangi, Benitez tak mau membahas 2 penalti kontroversi itu. Ia lebih fokus mempersiapkan timnya untuk 2nd leg di Anfield, Kamis (8/4). Maklum, selain kehilangan Babel akibat kartu merah, ia juga tak bisa memainkan Insua karena akumulasi kartu kuning. Dengan modal 1 gol tandang, The Reds cukup menang 1-0 di Anfield untuk lolos ke semifinal.

HASIL-HASIL, KAMIS (1/4)

BENFICA (Cardozo 59-pen, 79-pen ) 2-1 (Agger 9) LIVERPOOL

FULHAM (Zamora 59, Duff 63) 2-1 (Madlung 89) WOLFSBURG

HAMBURG (Petric 42-pen, Nistelrooy 45) 2-1 (Mbokani 15) STANDARD LIEGE

VALENCIA (Fernandes 67, Villa 82) 2-2 (Forlan 59, Lopez 72) ATLETICO MADRID

JADWAL 2nd LEG QF EUROPA LEAGUE

Kamis (8/4): Liverpool vs Benfica; Wolfsburg vs Fulham; Standard vs Hamburg; Atletico vs Valencia

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

Next page »