Liverpool Barter N’Gog-Henderson

08/06/2011 at 10:14 am (PREMIER LEAGUE) (, )

KENNY Dalglish puas lantaran sedikit lagi berhasil menggaet pemain incarannya, Jordan Henderson, dari Sunderland. Sang pemain hanya tinggal menunggu hasil tes medis yang dilakoninya, Rabu (8/6).
Tapi, Liverpool harus merogoh kocek cukup dalam demi melabuhkan gelandang berusia 20 itu. The Reds menebus Henderson 20 juta pounds plus membarternya dengan David N’Gog. Henderson yang kini memperkuat Inggris U-21 di Piala Eropa U-21 di Denmark bakal meneken kontrak 5 tahun di Anfield.
Sayangnya, Dalglish kemungkinan besar gagal mendapatkan rekan Henderson di lini tengah Sunderland, Lee Cattermole. Pasalnya, coach The Black Cats Steve Bruce tak mau kehilangan dua pemain andalannya di lini tengah sekaligus.
Setelah Henderson, Liverpool juga membidik sejumlah pemain lain macam gelandang Charlie Adam (Blackpool), bek Phil Jones (Blackburn Rovers), dan kiper Alexander Doni (AS Roma).

Dari berbagai sumber

Iklan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

CR7 Sabet Golden Shoe 2010/2011

08/06/2011 at 9:46 am (LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , )

CRISTIANO ‘CR7’ Ronaldo ditahbiskan sebagai pemain tertajam alias Top Skorer Eropa 2010/2011. CR7 berhak atas anugerah Golden Shoe tahun ini setelah mengepak total 40 gol di La Liga.
Bomber Real Madrid ini mengangkangi seterunya, Lionel Messi. Striker mungil Barcelona ini terpaut sembilan gol dari CR7. Bagi CR7, ini Golden Shoe keduanya. Yang pertama disabetnya kala mengemas 31 gol untuk Manchester United pada 2007/2008.
CR7 jadi pemain pertama yang sukses mendulang 40 gol semusim sejak Mario Jardel. Penyerang Brasil ini menuai 42 gol semusim saat membela Sporting Lisbon di Liga Portugal 2001/2002.
Tapi, CR7 tercatat sebagai pemain pertama dengan nilai koefisien gol tertinggi, yakni 80 (40 x 2). Nilai koefisien diberikan oleh UEFA. Ini dipakai sebagai rujukan asosiasi majalah Eropa macam A Bola (Portugal), Don Ballon (Spanyol), World Soccer (Inggris), dan Kicker (Jerman), untuk menentukan Top Skorer Eropa.
Nilai koefisien berbeda-beda tergantung kualitas dan tingkat kesulitan liga domestik. Nilai 2 diberikan kepada La Liga, Premier League, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1. Di luar liga-liga ini, nilai koefisiennya hanya 1,5.
Dalam tiga musim terakhir, La Liga membuktikan diri sebagai liga yang melahirkan Top Skorer Eropa. Dua musim sebelumnya, Diego Forlan (Atletico Madrid) mengemas 32 gol (koefisien 64-2008/2009) dan Messi (Barcelona) dengan 34 gol (koefisien 68-2009/2010).

12 BESAR KOEFISIEN TERBAIK 2010/2011
1. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 40 x 2 = 80
2. Lionel Messi (FC Barcelona) 31 x 2 = 62
3. Mario Gomez (Bayern München) 28 x 2 = 56
–  Antonio Di Natale (Udinese Calcio) 28 x 2 = 56
5. Edinson Cavani (SSC Napoli) 26 x 2 = 52
6. Moussa Sow (OSC Lille)  25 x 2 = 50
7. Papiss Cissé (SC Freiburg) 22 x 2 = 44
–   Kévin Gameiro (FC Lorient) 22 x 2 = 44
9. ‘Alex’ de Souza (Fenerbahçe SK) 28 x 1,5 = 42
–   Dimitar Berbatov (Manchester United) 21 x 2 = 42
–   Samuel Eto’o (Internazionale) 21 x 2 = 42
–   Carlos Tévez (Manchester City) 21 x 2 = 42

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Hiddink Mau Sneijder

07/06/2011 at 11:12 am (PREMIER LEAGUE) (, , , )

GUUS Hiddink masih jauh dari kata pasti untuk bergabung ke Chelsea. Para petinggi timnas Turki menuntut 4 juta pounds sebagai kompensasi. Ini harga untuk memutus kontrak pelatih Belanda itu di Turki yang baru akan berakhir musim panas 2012.

The Blues menolak memenuhi tuntutan Turki. Meski begitu, pembicaraan kedua belah pihak masih berlangsung. Hiddink sendiri menegaskan tak akan meninggalkan Turki begitu saja atau sebelum ada kepastian transfer dirinya ke Stamford Bridge.

Tapi, bos Chelsea Roman Abramovich punya kartu turf. Ia bisa meluluskan permintaan Hiddink agar The Blues memboyong Wesley Sneijder. Ini sebagai bukti keseriusan Abramovich demi menggaet Hiddink yang pernah mempersembahkan trofi FA Cup 2009 kepada The Blues.

Awalnya, playmaker Internazionale Milan itu disebut-sebut akan bergabung ke Manchester United.  Namun, nilai 30 juta pounds plus gaji 175.000 pounds per pekan jadi penghalang terbesar The Red Devils demi menggaet bintang De Oranje itu. Kendati demikian, Chelsea juga tak serta merta di atas angin. 

Pasalnya, Manchester City yang disokong konglomerat super tajir Uni Emirate Arab Sheikh Mansour bin Zayed al Nahyan juga berminat. The Citizens diyakini juga tak keberatan menebus nilai fantastis Sneijder.

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Young 48 Jam ke Old Trafford

07/06/2011 at 10:53 am (PREMIER LEAGUE) (, , )

BINTANG Aston Villa Ashley Young dikabarkan tinggal menunggu 48 jam untuk berlabuh di Old Trafford. Selasa (7/6), Daily Star mewartakan Manchester United resmi membeli winger berusia 25 itu senilai 20 juta pounds. Young dikontrak selama 4 musim.

Villa tak punya pilihan selain merelakan Young ke MU. Sang pemain berambisi tampil regular di Champions League musim depan. Kontrak Young sendiri di Villa Park kadaluarsa akhir musim 2011/2012. Villa tak mau kehilangan Young secara cuma-cuma.

Young bergabung ke The Villans pada 2007 dari Watford. Ia mencetak 39 gol dari 193 laga. Permainan apiknya membawanya ke timnas Inggris. Young mendulang dua gol dari 15 caps di St George’s Cross.

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV FINAL FA CUP (Sabtu, 15/5): Chelsea vs Portsmouth: Perfect The Blues

16/05/2010 at 1:44 am (PREMIER LEAGUE) (, , )

  • Chelsea (Drogba 59) 1-0 Portsmouth

PENAMPILAN cemerlang kiper Petr Cech dan Didier Drogba membawa Chelsea menjuarai FA Cup 2009/2010. Pada final kontra Portsmouth di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/5), setidaknya Cech membuat 2 penyelamatan gemilang.

Pertama ketika mementahkan peluang striker The Pompey, Frederic Piquionne, di mulut gawang Chelsea pada menit-menit awal laga. Dan, kedua Cech memblok tendangan penalti Kevin-Prince Boateng pada menit ke-56.

Tak pelak, Carlo Ancelotti menyebut selain gol Didier Drogba lewat tendangan bebas di menit 59, sejumlah penyelamatan brilian Cech juga jadi kunci kesuksesan The Blues mempertahankan trofi FA Cup yang diraihnya musim lalu.

“Penyelamatan Cech jadi kunci keberhasilan kami. Pasti sangat sulit jika Portsmouth mencetak gol lebih dulu,” ucap Ancelotti (goal.com).

Meski begitu, Portsmouth yang dipastikan terdegradasi musim depan juga patut bersyukur lantaran hanya takluk 0-1. Chelsea yang mendominagi pertandingan sedikitnya mendapat 5 peluang yang ‘digagalkan’ tiang dan mistar gawang The Pompey yang dikawal David James.

Kelima peluang itu didapat oleh Salomon Kalou, John Terry, Frank Lampard, dan Didier Drogba (2 kali). Bagi Drogba, gol di final itu merupakan yang ke-6 yang dicetaknya di Wembley pada 6 kompetisi berbeda.

Chelsea pun mengguratkan sejarah dengan merebut gelar the Double yakni mengawinkan 2 trofi  bergengsi di Inggris: Premier League dan FA Cup. The Blues jadi klub ke-7 yang mencapai prestasi ini setelah Preston North End, Aston Villa, Tottenham Hotspur, Manchester United, Arsenal, dan Liverpool.

“Sungguh luar biasa. Gelar the Double tak pernah diraih dalam sejarah klub ini dan jelas mampu melakukan ini bersama para pemain lain terasa sangat special. Saya rasa keberuntungan kami sudah habis tapi free-kick fantastis Drogba mengubah semua,” ungkap John Terry yang mengeluhkan buruknya rumput di Wembley (ITV1).

SUSUNAN PEMAIN

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-Alex, 26-Terry, 3-A. Cole; 8-Lampard, 13-Ballack (35-Belletti 14), 15-Malouda; 39-Anelka (23-Sturridge 91), 11-Drogba, 21-Kalou (10-J. Cole 71)

————

PORTSMOUTH (4-4-1-1) Pelatih: Avram Grant

1-James; 16-Finnan, 3-Rocha, 4-Mokoena, 6-Mullins (39-Belhadj 82); 11-Brown, 8-Diop (27-Kanu 81), 23-Boateng (17-Utaka 74), 24-Dindane; 5-O’Hara; 9-Piquionne

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE FINAL FA CUP (Sabtu, 15/5): Chelsea vs Portsmouth: The Blues Bidik The Double

14/05/2010 at 9:36 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

DUEL Chelsea vs Portsmouth di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/5), boleh berlabel final FA Cup 2009/2010. Tapi, toh tak bisa disangkal, ini adalah laga antara juara Premier League musim ini dengan klub penghuni dasar klasemen alias peringkat 20 dan otomatis terdegradasi ke Divisi Championship musim depan.

Jika diibaratkan perbedaannya skuad The Blues dan armada The Pompey bak langit dan bumi. Ini didukung statistika, sejak berkiprah di Premier League pada 2003/2004, Portsmouth tak pernah menang atas Chelsea.

Dari total 14 bentrokan terakhir, The Pompey bahkan kalah 13 dan hanya mampu seri 1 kali. Kondisi klub yang terbelit utang hingga 138 juta pound dan hanya diperkuat lapisan pemain yang kurang top, makin mengecilkan peluang klub besutan Avram Grant ini menggebuk pasukan Carlo Ancelotti di final nanti.

Apalagi, Grant  terancam tak bisa memainkan beberapa pilar pentingnya akibat cedera, sebut saja Michael Brown, Marc Wilson, Hassan Yebda, Hreidarsson, Tal Ben-Haim, Kevin Prince Boateng dan Dindane. Tapi, mungkin Grant bakal mengambil risiko menurunkan beberapa dari pemain cedera tersebut. So, wajar, banyak orang berargumen partai final ke-129 FA Cup nanti bakal berat sebelah.

Modal The Pompey yang baru 2 kali juara FA Cup (1939 dan 2008) mungkin hanya semangat tinggi demi menjaga momentum kala menggusur Tottenham Hotspur di semifinal FA Cup. Logikanya barangkali jika Spurs saja mampu menekuk Chelsea, kenapa The Pompey tak sanggup berbuat yang sama?

Grant sendiri bahkan menyebut kemenangan The Pompey di partai semifinal kontra Spurs justru lebih layak diingat ketimbang laga final melawan The Blues nanti.

“Semifinal adalah dongeng sesungguhnya bagi Portsmouth. Saya ingat para fans merayakan kemenangan atas Spurs hingga 1 jam setelah laga usai di stadion dan seluruh pemain juga bergembira. Saya rasa andai kami juara pun, kami tak akan segembira kala menang di semifinal. Itu benar-benar sebuah prestasi besar,” ungkap Grant (sport.co.uk).

Juara FA Cup musim ini boleh jadi punya arti sangat besar bagi beberapa pemain seperti kiper David James, Steve Finnan, Ricardo Rocha, Angelos Basinas, Jamie O’Hara, Aruna Dindane, dan Herman Hreidarsson. Maklum, final kontra Chelsea bakal jadi kali terakhir mereka membela The Pompey karena klub tak mampu memperpanjang kontrak mereka masing-masing.

Di kubu Chelsea, hanya 1 ambisi yang memenuhi otak pasukan Don Carlo. Ya, John Terry cs bertekad menoreh sejarah dengan meraih The Double alias gelar ganda dengan mengawinkan trofi Premier League/Liga Inggris dengan trofi FA Cup.

The Blues resmi mengoleksi trofi Liga Inggris ke-4 mereka pasca membantai Wigan Athletic 8-0 di Stamford Bridge. Kini, Chelski yang merupakan juara musim lalu mengincar trofi FA Cup ke-6 di Wembley.

Di antara anggota Big Four, The Blues jadi satu-satunya klub yang belum mampu menggabungkan trofi Liga Inggris dan FA Cup. Manchester United dan Arsenal bahkan masing-masing sudah 3 kali mencetak The Double (MU pada 1994, 1996 dan 1999 dan Arsenal pada 1971, 1998, dan 2002).

Sedangkan Liverpool baru 1 kali melakukannya yakni pada 1986, setara dengan raihan Preston North End (1889), Aston Villa (1897), dan Spurs (1961). Artinya, Chelsea bakal jadi klub ke-7 yang mampu merebut The Double.

Jika sukses mengukir prestasi ini, Don Carlo mungkin berhak menyandang sebagai pelatih tersukses Chelsea setelah Jose Mourinho yang kini menangani Internazionale Milan. Kendati begitu, eks pembesut AC Milan ini tak mau jumawa.

Baginya, The Pompey yang ditukangi Grant yang pernah mengarsiteki The Blues pada 2008 tetap harus diperhitungkan. Di tangan Grant, Terry cs finis runner-up Premier League di bawah MU dan menapak 2 final: Carling Cup dan Champions League.

“Ini bakal jadi pertama kali Chelsea merengkuh the Double. Tapi, kami harus menghargai Portsmouth. Mereka sudah terdegradasi namun tetap layak bertanding di final. Di semifinal Portsmouth mengalahkan Spurs dan bermain sangat baik,” papar Carletto (givemefootball).

Dia melanjutkan, “Grant adalah pelatih hebat. Ia melatih Chelsea 1 tahun dan sanggup mengantar klub ini ke final Champions League. Tahun ini, Portsmouth mengalami musim yang buruk tapi tetap menggapai final. Kami akan melawan para pemain dengan motivasi sangat besar.”

Kabarnya, Chelsea dan Portsmouth bakal mengenakan kostum teranyar mereka di final FA Cup nanti. The Blues memakai kostum kandang mereka berupa kaos biru, celana pendek biru, dan kaus kaki putih. Sedangkan, The Pompey menggunakan kostum tandang berwarna putih, celana pendek dan kaus kaki jingga.

5 PARTAI TERAKHIR

CHELSEA

09.05.2010 Premier League vs Wigan (K) 8-0 (M)

02.05.2010 Premier League vs Liverpool (T) 2-0 (M)

25.04.2010 Premier League vs Stoke (K) 7-0 (M)

17.04.2010 Premier League vs Tottenham (T) 1-2 (Klh)

13.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-0 (M)

—————

PORTSMOUTH

09.05.2010 Premier League vs Everton (T) 0-1 (Klh)

01.05.2010 Premier League vs Wolves (K) 3-1 (M)

24.04.2010 Premier League vs Bolton (T) 2-2 (S)

18.04.2010 Premier League vs Villa (K) 1-2 (Klh)

14.04.2010 Premier League vs Wigan (T) 0-0 (S)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

24.03.2010 Premier League Portsmouth 0-5 Chelsea

16.12.2009 Premier League Chelsea 2-1 Portsmouth

03.03.2009 Premier League Portsmouth 0-1 Chelsea

24.09.2008 Carling Cup Portsmouth 0-4 Chelsea

17.08.2008 Premier League Chelsea 4-0 Portsmouth

PRAKIRAAN PEMAIN

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-Alex, 26-Terry, 3-A Cole; 8-Lampard, 13-Ballack, 15-Malouda; 21-Kalou, 11-Drogba, 39-Anelka

———-

PORTSMOUTH (4-5-1) Pelatih: Avram Grant

1-James; 40-Ward, 4-Mokoena, 46-Sowah, 6-Mullins; 32-Yebda, 11-Brown, 22-Hughes, 8-Diop, 5-O’Hara; 9-Piquionne

PREDIKSI

CHELSEA 3-0 PORTSMOUTH

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

REV PREMIER LEAGUE (Minggu, 9/5): Chelsea vs Wigan; MU vs Stoke: Don Carlo More Special Than Mou?

10/05/2010 at 11:03 pm (PREMIER LEAGUE)

  • Chelsea (Anelka 6, 56, Lampard 32-pen, Kalou 54, Drogba 63, 68-pen, 80, A. Cole 90) 8-0 Wigan
  • MU (Fletcher 31, Giggs 38, Higginbotham 54-bd, Park 84) 4-0 Stoke

PENANTIAN 4 tahun Chelsea untuk juara Premier League tuntas pada Minggu (9/5). The Blues memastikan diri meraih trofi Liga Inggris ke-4 setelah membantai Wigan Athletic 8-0 di Stamford Bridge pada laga pamungkas Premier League 2009/2010.

Total Chelsea mengoleksi 86 poin dan unggul 1 poin dari Manchester United (MU) yang di partai penutup kemarin menggasak Stoke City 4-0 di Old Trafford. Fantastisnya, The Blues membukukan rekor 103 gol yang melampaui torehan 97 gol The Red Devils pada Premier League 1999/2000. Namun, raupan gol Chelsea masih kalah dari rekor Tottenham Hotspur dengan 111 gol ketika Liga Inggris masih bernama Division One pada 1962-1963.

Kontan, dua rival pelatih Don Carlo, Arsene Wenger (Arsenal) dan Alex Ferguson (MU), tak sungkan memberi selamat kepada eks pelatih AC Milan tersebut.

“Selamat untuk Chelsea, Carletto, dan para pemainnya. Carletto bertindak sangat hebat di sepanjang musim ini,” puji Wenger (goal.com).

Fergie lantas menimpali, “Premier League adalah kompetisi tersulit di dunia untuk dijuarai. So, saya ucapkan selamat kepada Carlo yang merupakan pelatih yang luar biasa dan seorang pria yang baik. Tapi, pasti musim depan MU akan kembali berusaha merebut kembali trofi Premier League.”

Kunci kesuksesan Chelsea tak lepas dari kesanggupan mereka mengangkangi ketiga rival terkuat mereka (MU, Arsenal, dan Liverpool) baik di partai kandang maupun tandang. Dari sini saja, The Blues total mendulang 18 poin.

Tapi, Don Carlo menyebut kemenangan yang paling krusial yakni ketika menggerus MU 1-2 di Old Trafford pada 3 April. Gol dari Joe Cole dan Didier Drogba itu membuat Chelsea menyalip MU di puncak klasemen. Sejak saat itu, klub London Barat itu tak pernah melepas tampuk pimpinannya.

“Saya rasa poin kunci kesuksesan Chelsea adalah partai kandang dan kemenangan di Manchester. Ini menambah kepercayaan diri kami dan bikin MU sedikit frustasi,” ungkap Don Carlo.

Kehebatan The Blues kian lengkap lantaran kiper Petr Cech dan Didier Drogba juga sukses menoreh prestasi. Cech menyabet gelar kiper terbaik Premier League musim ini dengan torehan 17 clean sheets alias tak kebobolan. Total 22 clean sheets di segala kompetisi.

Sedangkan, Drgoba mematenkan diri sebagai top skorer dengan 29 gol berkat hattrick-nya di pertandingan itu. Bomber Pantai Gading ini menyisihkan striker Manchester United (MU), Wayne Rooney, yang hanya mendulang 26 gol. Bagi The Drog, ini adalah kali kedua ia menyabet trofi Golden Boot setelah pernah meraihnya pada 2007.

Carlo Ancelotti juga menoreh sejarah sebagai pelatih Italia pertama yang berhasil menjuarai Premier League. Hebatnya lagi, Don Carlo melakukan itu di musim perdananya menukangi Frank Lampard cs. Artinya, ia menyamai prestasi Jose Mourinho yang juga memberi trofi Premier League begitu mengarsiteki The Blues pada 2004/2005.

Bedanya, Don Carlo kini berpeluang menjadi More Special daripada The Special One –julukan Mou kala melatih Chelsea. Ya, The Blues berpeluang mencetak sejarah dengan merebut double winners (Premier League dan FA Cup) untuk kali pertama.

Selama 3 musim mengabdi di Stamford Bridge, Mou memang mempersembahkan 6 trofi (2 Premier Leagues, 2 Carling Cup, 1 FA Cup, 1 Community Shield) yang menahbiskannya sebagai pelatih tersukses The Blues.

Tapi, eks pelatih FC Porto yang kini menangani Internazionale Milan itu belum pernah mengawinkan trofi Premier League dan FA Cup.  Sedangkan, musim ini di bawah Carletto, Lampard cs melaju ke final FA Cup menghadapi Portsmouth di Stadion Wembley, Sabtu (15/5).

Jika juara, pasukan Carletto barulah berhak mengklaim mereka sudah berhasil keluar dari bayang-bayang Mou.

Apalagi, Chelsea punya rekor tak terkalahkan di Stamford Bridge selama 3 musim di bawah asuhan Mou. Lebih luar biasa lagi, Mou membuat Chelsea hanya kalah 1 kali pada Premier League 2004/2005. Di era Carletto musim ini, The Blues takluk 1 kali di kandang di tangan Manchester City dan total Chelsea menderita 6 kekalahan.

Apa pun, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, jelas puas dengan kinerja Carletto. Don Carlo mengklaim The Blues memasuki era baru. Faktanya memang demikian. Chelsea sudah berevolusi dari tim yang awalnya berorientasi bertahan di era Mou, sekarang menjadi klub yang memainkan sepakbola atraktif dan terbukti tajam.

Ironisnya, mayoritas pemain inti yang dimiliki Carletto saat ini adalah para pemain yang dibeli Mou. Sebut saja, Drogba, Ashley Cole, Alex Rodrigo, Michael Essien, John Obi Mikel, dan Michael Ballack.

Ironisnya, dibandingkan 3 rivalnya, MU, Arsenal, dan Liverpool, skuad Chelsea saat ini tergolong uzur. Dari total 25 pemain inti The Blues, tercatat 12 pemain berusia 29 tahun ke atas. Usia rata-rata skuad The Blues sendiri adalah 27,70 dan ini lebih tua daripada rata-rata usia MU, Arsenal, dan Liverpool.

Meski begitu, Carletto menampik bakal merombak besar-besaran pasukannya di musim panas nanti. Hanya beberapa pemain belia yang masuk daftar belanjanya, seperti bomber Atletico Madrid, Sergio ‘Kun’ Aguero, dan striker AC Milan, Alexandre Pato. Tapi, Don Carlo membantah keras The Blues bakal melabuhkan Fernando Torres senilai 70 juta pound.

Ia optimistis pasukan ‘tua’ yang dimilikinya masih sanggup berjuang demi merebut sederet target musim depan, termasuk Champions League. Jika terwujud, artinya Lampard dkk benar-benar sudah terbebas dari bayang-bayang Mou.

HEAD-TO-HEAD CARLETTO VS MOURINHO

MUSIM PERTAMA DI CHELSEA

ANCELOTTI PARAMETER MOURINHO
2009/2010 Musim 2004/2005
OVERALL
38-27-5-6 M-Mn-S-Klh 38-29-8-1
103 : 32 (+71) Selisih Gol 72:15 (+57)
86 Total Poin 95
KANDANG
19-17-1-1 M-Mn-S-Klh 19-14-5-0
68 : 14 Selisih Gol 35 : 6
52 Poin 47
TANDANG
19-10-4-5 M-Mn-S-Klh 19-15-3-1
35 : 18 Selisih Gol 37 : 9
34 Poin 48
Premier League TROFI Premier League, Carling Cup, Community Shield

KLASEMEN AKHIR, PENDAPATAN DARI LIVE TV & HADIAH

PREMIER LEAGUE 2009/2010

NO. KLUB M M S K SG P UANG TV (£ juta) HADIAH (£ juta)
1. Chelsea 38 27 5 6 103:32 86 £10,9 £16
2. MU 38 27 4 7 86:28 85 £11,9 £15,2
3. Arsenal 38 23 6 9 83:41 75 £10,4 £14,4
4. Tottenham 38 21 7 10 67:41 70 £9,49 £13,6
5. Man-City 38 18 13 7 73:45 67 £10,9 £12,8
6. Villa 38 17 13 8 52:39 64 £7,99 £12
7. Liverpool 38 18 9 11 61:35 63 £9,99 £11,2
8. Everton 38 16 13 9 60:49 61 £6,49 £10,4
9. Birmingham 38 13 11 14 38:47 50 £5,49 £9,6
10. Blackburn 38 13 11 14 41:55 50 £5,49 £8,8
11. Stoke 38 11 14 13 34:48 47 £6,49 £8
12. Fulham 38 12 10 16 39:46 46 £4,99 £7,2
13. Sunderland 38 11 11 16 48:56 44 £4,99 £6,4
14. Bolton 38 10 9 19 42:67 39 £4,99 £5,6
15. Wolves 38 9 11 18 32:56 38 £4,99 £4,8
16. Wigan 38 8 9 20 37:79 35 £4,99 £4
17. West Ham 38 8 11 19 47:66 35 £5,49 £3,2
18. Burnley 38 8 6 24 42:82 30 £4,97 £2,4
19. Hull 38 6 12 20 34:75 30 £5,49 £1,6
20. Portsmouth 38 7 7 24 34:66 19 £4,99 £800,424

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE PREMIER LEAGUE (Minggu, 9/5): Chelsea vs Wigan, MU vs Stoke: The Red Devils’ Hegemony or The Return of The Blues?

08/05/2010 at 3:33 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

PEKAN 38 Premier League, Minggu (9/5), dijamin penuh ketegangan. Terutama bagi kubu Manchester United (MU) dan Chelsea. Maklum, kedua klub sama-sama berpeluang menggondol juara Premier League 2009/2010. Chelsea bakal meraihnya untuk kali keempat sepanjang sejarah klub London Barat itu, sedangkan MU bakal merebutnya untuk ke-19 kali atau ke-12 di era Sir Alex Ferguson.

Pertanyaannya: Apakah The Red Devils sukses mempertahankan hegemoninya setelah juara 3 musim beruntun atau justru The Blues bakal kembali merebut trofi Premier League setelah terakhir mengangkatnya 4 musim lalu?

Mayoritas rumah taruhan alias bursa judi menjagokan Chelsea juara ketimbang MU. Ini boleh jadi didasarkan atas lawan masing-masing klub di laga penutup yang bisa dibilang kualitasnya satu tingkat di bawah mereka.

Apalagi, The Blues dan The Red Devils sama-sama bertindak sebagai tuan rumah. Pasukan Carlo Ancelotti menjamu Wigan Athletic di Stamford Bridge, sedangkan armada Fergie kedatangan tamu Stoke City di Old Trafford.

Sepanjang Premier League musim ini, Chelsea dan MU juga menoreh rekor apik di partai kandang meski rapor Frank Lampard cs sedikit lebih baik. Kedua klub sama-sama sudah didatangi 18 tamu.

The Blues mengukir menang 16, seri 1 dan kalah 1. Hasil imbang dan kalah masing-masing didapat kala melawan Everton (3-3; 12 Desember 2009) dan Manchester City (2-4; 27 Februari 2010).

Sedangkan The Red Devils mencetak menang 15, seri 1, dan kalah 2. MU ditahan Sunderland (2-2: 3 Oktober 2009) dan kalah dari Aston Villa (0-1; 12 Desember 2009) serta Chelsea (1-2; 3 April 2010).

Chelsea melesakkan 60 gol dan hanya kebobolan 14. Hebatnya, 21 gol di antaranya dibukukan pasukan Carletto hanya di 3 laga yakni kontra Sunderland (7-2; 16 Januari 2010), Aston Villa (7-1; 27 Maret 2010), dan Stoke (7-0; 25 April 2010).

Totalnya, dalam 37 pekan Premier League musim ini, Chelsea sudah mengoleksi 95 gol (total 132 gol di semua kompetisi). Fantastisnya, 23 gol sanggup ditoreh Lampard dkk pada 6 laga terakhir.

Chelsea hanya butuh 2 gol lagi untuk menyamakan rekor MU (97 gol) pada Premier League 1999/2000. Tapi, andai sanggup bikin 5 gol atau lebih ke gawang Wigan nanti, The Blues membukukan rekor 100 gol Premier League musim ini. Jika itu terjadi, Chelsea jadi klub pertama yang mampu mencetak 100 gol atau lebih sejak Tottenham Hotspur menoreh 111 gol  pada musim 1962/1963.

Meski begitu, The Blues boleh jadi tak peduli untuk memburu rekor ini. Sebab, dengan keunggulan 1 poin (Chelsea 83, MU 82), kemenangan 1-0 atas The Latics sudah cukup bagi Chelsea merebut trofi Premier League musim ini.

Bagaimana dengan MU? Di Old Traffod, The Red Devils punya statistika memasukkan dan kemasukan yakni 48:12. Memang kalah mentereng dibandingkan rivalnya dari Kota London Barat itu. Kemenangan terbesar Wayne Rooney cs juga hanya dengan skor 5-0 yang dibuat 2 kali yaitu menjamu Wigan (30 Desember 2009) dan Portsmouth (6 Februari 2010).

Kendati secara statistika unggul dan dijagokan mayoritas rumah bursa bakal juara, Carletto mewanti-wanti Lampard dkk agar tak lengah. Pilihan mereka adalah meraih kebanggaan atau justru dilanda tragedi di akhir musim.

“Sampai sekarang, kami berhak memuncaki klasemen. Kami bermain konsisten dan tak kalah di sejumlah partai penting. Kami melakoni 6 partai (3 kandang, 3 tandang) melawan big four –Arsenal, MU, dan Liverpool– dan memenangi seluruhnya. Tapi, jika kami kalah di partai terakhir (kontra Wigan) setelah melalui 10 bulan yang luar biasa, ini bakal jadi sebuah tragedi dan bencana besar,” ungkap Carletto di situs resmi klub.

Secara kualitas skuad Wigan besutan Roberto Martinez boleh di bawah Lampard dkk. Tapi, jangan lupa fakta bahwa The Latics pernah mencukur The Blues 3-1 di DW Stadium, pada 26 September 2009. Arsenal jadi klub raksasa Inggris teranyar yang jadi korban ‘kebrutalan’ pasukan Martinez. Di DW Stadium, 18 April 2010, anak-anak didik Arsene Wenger dilibas The Latics 3-2.

“Wigan adalah klub yang bagus. Mereka punya banyak penyerang tajam dan cepat. Ini yang membuat kami kerepotan pada pertemuan pertama kami lalu. Saya ingat betul hal ini dan kami harus memberi perhatian khusus di sisi ini,” papar Carletto.

Kelemahan Wigan yang kini menghuni peringkat 15 dengan 36 poin adalah pada permainan yang tak konsisten. The Latics juga cenderung lemah di partai tandang. Dari total 18 partai away, pasukan Martinez hanya menang 3, seri 2, dan kalah 13. Faktor ini yang juga jadi perhitungan bursa bahwa Chelsea bakal mampu menjaga keunggulan 1 poin dari MU dan akhirnya juara.

Itu pula yang bikin Fergie seharusnya tak berharap Wigan bakal sanggup menahan imbang atau bahkan menekuk Chelsea di Stamford Bridge. Rooney dkk wajib tetap fokus demi menebas Stoke yang ditukangi Tony Pulis tanpa peduli hasil Chelsea.

Kendati begitu, sebenarnya jelas terlihat Fergie dan anak buahnya tak punya peluang untuk juara musim ini. Bahkan, gaffer Skotlandia ini menyebut musim MU sudah berakhir pada suatu pekan  yang buruk antara 30 Maret dan 7 April. Ketika itu, The Red Devils didepak Bayern Muenchen dari perempat final Champions League dan kalah dari Chelsea 1-2 di Old Trafford, 3 April 2010.

“Kekecewaan terbesar kami adalah terlempar dari Champions League. Benar-benar sebuah parodi bahwa MU –tim terbaik di kejuaraan itu– gagal ke final. Itu sungguh pekan yang buruk bagi kami. Satu pekan buruk sangat mempengaruhi segalanya. Tak mudah mengatasi hal seperti ini,” ujar Fergie (daily star).

Pertaruhan double winners kian memanaskan perseteruan Chelsea dan MU musim ini. Bedanya, Fergie lebih tenang ketimbang Carletto. Soalnya, The Reds Devils sudah memastikan satu gelar dengan juara Carling Cup. Sebaliknya, Chelsea masih harus berjuang ekstra keras meladeni Portsmouth pada final FA Cup di Stadion Wembley, Sabtu (15/5).

Pacuan gelar top skorer musim ini juga masih sengit antara Didier Drogba dan Wayne Rooney yang sama-sama mengemas 26 gol. So, bukan tak mungkin kedua penyerang ini bakal ngotot bikin gol demi menyabet gelar prestisius itu. Minimal ini bisa jadi penghibur bagi diri mereka sendiri andai klub mereka gagal juara.

CHELSEA VS WIGAN

5 PARTAI TERAKHIR

CHELSEA

02.05.2010 Premier League vs Liverpool (T) 2-0 (M)

25.04.2010 Premier League vs Stoke (K) 7-0 (M)

17.04.2010 Premier League vs Tottenham (T) 1-2 (Klh)

13.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-0 (M)

10.04.2010 FA Cup vs Villa (-) 3-0 (M)

————

WIGAN

03.05.2010 Premier League vs Hull (K) 2-2 (S)

24.04.2010 Premier League vs West Ham (T) 2-3 (Klh)

18.04.2010 Premier League vs Arsenal (K) 3-2 (M)

14.04.2010 Premier League vs Portsmouth (K) 0-0 (S)

04.04.2010 Premier League vs Fulham (T) 1-2 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

26.09.2009 Premier League Wigan 3-1 Chelsea

28.02.2009 Premier League Chelsea 2-1 Wigan

24.08.2008 Premier League Wigan 0-1 Chelsea

14.04.2008 Premier League Chelsea 1-1 Wigan

26.01.2008 FA Cup Wigan 1-2 Chelsea

PRAKIRAAN PEMAIN

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-Alex, 26-Terry, 3-A Cole; 8-Lampard, 13-Ballack, 15-Malouda; 21-Kalou, 11-Drogba, 39-Anelka

———

WIGAN (4-2-3-1) Pelatih: Roberto Martinez

1-Kirkland; 25-Melchiot, 5-Caldwell, 2-Gohouri, 31-Figueroa; 8-Watson, 27-Diame; 15-Gomez, 24-McCarthy, 11-Moses; 20-Rodallega

PREDIKSI

CHELSEA 2-0 WIGAN

======================

MU VS STOKE

5 PARTAI TERAKHIR

MU

02.05.2010 Premier League vs Sunderland (T) 1-0 (M)

24.04.2010 Premier League vs Tottenham (K) 3-1 (M)

17.04.2010 Premier League vs Man-City (T) 1-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Blackburn (T) 0-0 (S)

07.04.2010 Champions League vs Munich (K) 3-2 (M)

———–

STOKE

05.05.2010 Premier League vs Fulham (T) 1-0 (M)

01.05.2010 Premier League vs Everton (K) 0-0 (S)

25.04.2010 Premier League vs Chelsea (T) 0-7 (Klh)

17.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 Premier League vs Wolves (T) 0-0 (S)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

26.09.2009 Premier League Stoke 0-2 MU

26.12.2008 Premier League Stoke 0-1 MU

15.11.2008 Premier League MU 5-0 Stoke

06.10.1993 Carling Cup MU 2-0 Stoke

22.09.1993 Carling Cup Stoke 2-1 MU

PRAKIRAAN PEMAIN

MU (4-4-2) Pelatih: Alex Ferguson

1-Van der Sar; 22-O’Shea, 23-Evans, 15-Vidic, 3-Evra; 17-Nani, 18-Scholes, 24-Fletcher, 11-Giggs; 9-Berbatov, 10-Rooney

———-

STOKE (4-4-2) Pelatih: Tony Pulis

27-Begovic; 28-Wilkinson, 4-Huth, 17-Shawcross, 3-Higginbotham; 24-Delap, 6-Whelan, 18-Whitehead, 26-Etherington; 11-Sidibé, 10-Fuller

PREDIKSI

MU 3-0 STOKE

BURSA JUARA PREMIER LEAGUE 2009/2010

MARKET LADBROKE WILLIAM HILL BET365 BETFAIR PADDY.P
CHELSEA 1,071 1,08 1,1 1,1 1,08
MU 8 7 7,5 9,2 7,5

KLASEMEN

1. Chelsea 37 83
2. Man Utd 37 82
3. Arsenal 37 72
4. Tottenham 37 70
5. Man City 37 66
6. Aston Villa 37 64
7. Liverpool 37 62

JADWAL PEKAN 38

Minggu (9/5): Arsenal vs Fulham; Villa vs Blackburn; Bolton vs Birmingham; Burnley vs Tottenham; Chelsea vs Wigan; Everton vs Portsmouth; Hull vs Liverpool; West Ham vs Man-City; Wolves vs Sunderland; MU vs Stoke

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV PREMIER LEAGUE (5/5): Manchester City vs Tottenham Hotspur: Spurs Rebut Tiket Terakhir Champions League

06/05/2010 at 2:49 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

  • Man-City 0-1 (Crouch 82) Tottenham

FINAL memperebutkan finis 4 dengan hadiah tiket playoff Champions League 2010/2011 di City of Manchester, Rabu (5/5), akhirnya dimenangi Tottenham Hotspur. Kemenangan 1-0 berkat gol Peter Crouch di menit 82 cukup untuk memastikan Spurs mematenkan peringkat 4 klasemen dengan 70 poin.

Manchester City yang bercokol di posisi 5 dan terpaut 4 poin tak mungkin lagi menyalip Spurs meski Carlos Tevez dkk menang dari West Ham United pada pekan 38 alias partai penutup Premier League 2009/2010, Minggu (9/5). City harus puas hanya dapat jatah ke Europa League bersama Aston Villa dan Liverpool musim depan.

Kontan, bos Harry Redknapp pun lega karena sesungguhnya ia berjudi dengan menerapkan strategi ofensif 4-1-3-2 di kandang City. Apalagi, sebenarnya bermain imbang pun, Spurs tetap berpeluang menggondol peringkat 4 dan tiket Champions League musim depan.

Tapi, tampaknya Redknapp ingin segera memastikan merebut impian itu saat meladeni City. Terlebih, itu bakal terasa indah karena ditoreh The Lilywhites di depan publik City of Manchester.

Redknapp membuat sedikit perbedaan dalam starting XI yang biasa diterapkannya. Crouch dan Aaron Lennon dislot sebagai starter masing-masing mengisi tempat Roman Pavlyuchenko dan David Bentley.

Namun, risiko terbesar yang diambil Redknapp yakni tetap memainkan kiper Heurelho Gomes dan skipper Ledley King meski keduanya belum pulih 100% dari cedera pangkal paha dan lutut. Sontak, Redknapp sangat berterimakasih kepada daya juang pasukannya.

“King dan Michael Dawson bermain sangat bagus. Crouchie tampil luar biasa di depan. Jermain Defoe juga menampilkan permainan terbaiknya di laga itu. Jika melihat para pemain yang jadi starter, banyak orang mungkin menganggap saya gila. Kami bermain dengan pola menyerang dan jelas sangat berjudi. Kami hanya 1 poin di atas City dan seharusnya bermain bertahan dengan 4-5-1. Namun, kami tetap dengan pola menyerang karena kami punya barisan penyerang yang hebat,” ungkap Redknapp (Guardian).

Dengan 1 laga sisa kontra Burnley, Minggu (9/5), Spurs sesungguhnya masih mungkin merangsek ke peringkat 3 sekaligus menggusur Arsenal. Tentu dengan syarat, The Gunners kalah dari Fulham di Emirates.

Namun, Redknapp menegaskan tak mau terlalu berharap Spurs bakal finis ke 3. Pasukan Arsene Wenger pasti tak mau status mereka sebagai salah satu raksasa Inggris ternoda dengan finis di bawah Spurs. Meski sukses melaju ke final Europa League, tak berarti Fulham sudah pasti sanggup menekuk Arsenal.

“Saya hanya mau Spurs finis ke 4. Tapi, Chairman Daniel Levy sempat bertanya pekan ini siapa lawan Arsenal. Saya rasa ia ingin melihat kami finis di atas Arsenal. Namun, saya sudah cukup puas ada di posisi 4,” terang Redknapp.

Bagi Spurs, ini kali pertama mereka mentas di Champions League sejak ditumbangkan Benfica pada semifinal European Cup 1961/1962. Tak pelak, Redknapp pun kebanjiran pujian. Ia pun mulai dinilai sebagai salah satu pelatih hebat di Premier League.

Maklum, pelatih berusia 63 ini hanya butuh 18 bulan (sejak menggantikan Juande Ramos yang dipecat pada Oktober 2008) untuk mengubah Tottenham jadi klub hebat Premier League. Di tangan Ramos, Tottenham terpuruk di dasar klasemen dengan 2 poin dari 8 pertandingan dan jelas terancam terdegradasi ke Divisi Championship, 2 musim lalu.

“Butuh waktu lama bagi kami untuk keluar dari kesulitan itu. Jadi, berada di mana sekarang kami berdiri sudah pasti merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa,” ulas Redknapp yang pernah membawa Portsmouth juara FA Cup 2008.

Di kubu City, kegagalan ke Champions League berimbas dengan rumor bakal cabutnya beberapa pilar dari Eastlands, sebut saja Tevez dan sang pelatih, Roberto Mancini. Meski begitu, Mancio sendiri malah menegaskan diri Tevez dan dirinya tetap ada di City musim depan.

SUSUNAN PEMAIN

MAN-CITY (4-4-2) Pelatih: Roberto Mancini

38-Fulop; 5-Zabaleta, 28-Toure, 33-Kompany, 3-Bridge; 11-A. Johnson (8-Wright-Phillips 72), 34-De Jong, 18-Barry (24-Vieira 56), 39-Bellamy (14-Cruz 84); 32-Tevez, 25-Adebayor

————-

TOTTENHAM (4-1-3-2) Pelatih: Harry Redknapp

1-Gomes; 4-Kaboul, 20-Dawson, 26-King, 32-Assou-Ekotto; 6-Huddlestone; 7-Lennon (5-Bentley 71), 14-Modric (12-Palacios 89), 3-Bale; 18-Defoe (9-Pavlyuchenko 81), 15-Crouch

KLASEMEN

1. Chelsea        37        83

2. Man Utd     37        82

3. Arsenal        37        72

4. Tottenham   37        70

5. Man City    37        66

6. Aston Villa  37        64

7. Liverpool     37        62

JADWAL PEKAN 38

Minggu (9/5): Arsenal vs Fulham; Villa vs Blackburn; Bolton vs Birmingham; Burnley vs Tottenham; Chelsea vs Wigan; Everton vs Portsmouth; Hull vs Liverpool; West Ham vs Man-City; Wolves vs Sunderland; MU vs Stoke

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE PREMIER LEAGUE (Rabu, 5/5): Manchester City vs Tottenham Hotspur: Final di City of Manchester

05/05/2010 at 4:45 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

PERTEMPURAN demi merebut peringkat 4 antara Tottenham Hotspur dan Manchester City setara dengan sengitnya duel Chelsea vs Manchester United untuk mahkota juara Premier League musim ini.

City dan Spurs bakal melakoni partai ke-37 mereka masing-masing dengan saling pukul di City of Manchester, Rabu (5/5). Pertaruhannya jelas posisi 4 yang diganjar tiket playoff Champions League 2010/2011.

Sudah pasti ini jadi ‘hadiah’ prestisius bagi kedua klub yang sudah lama tak merasakan persaingan Champions League. Spurs kali terakhir mentas di European Cup (sebelum berganti nama jadi Champions League mulai 1992) yakni pada musim 1961/1962.

The Lilywhites merangsek hingga semifinal sebelum dihentikan klub Portugal, Benfica, yang lantas juara dengan menekuk Real Madrid pada final di Olympisch Stadion, Amsterdam, Belanda.

Sedangkan, City menembus European Cup 1968/1969 setelah menjuarai Liga Inggris pada 1967/1968. Namun, kiprah The Citizens di kejuaraan sepakbola terelit ‘Benua Biru’ itu tak berlangsung lama. Rival sekota MU ini langsung tersingkir di Babak I di tangan klub Turki Fenerbahce.

Bagi Spurs dan City, bentrokan di City of Manchester nanti bak partai final alias penentuan siapa yang berhak finis ke 4 dan menggondol tiket playoff Champions League 2010/2011. Saat ini, Spurs didikan Harry Redknapp nangkring di posisi 4 dengan 67 poin, surplus 1 angka dari City besutan Roberto Mancini di peringkat 5.

Jika menang, Tottenham dipastikan merebut tiket playoff Champions League karena keunggulan 4 poin tak mungkin dikejar City sekalipun menang pada partai pamungkas Premier League, Minggu (9/5).

Sebaliknya, andai City yang menang, The Citizens bakal melewati Spurs 2 poin. Artinya, kepastian siapa yang meraih tiket playoff Champions League musim depan ditentukan pada pekan 38 alias partai terakhir (Burnley vs Tottenham dan West Ham United vs City). Penentuan di akhir musim juga terjadi jika City dan Spurs bermain imbang di laga nanti.

Sesungguhnya, Spurs masih berpeluang finis di 3 besar dan menggusur rival sekotanya di London Utara, Arsenal, yang sekarang menguasai posisi ini dengan 72 poin. Syaratnya: Gareth Bale dkk meraup 6 poin sisa dengan menebas City dan Burnley (Minggu, 9/5). Sementara itu, Arsenal kalah dari Fulham di partai pamungkas.

Tapi, mungkin finis di 3 Besar tak jadi impian Tottenham. Terpenting mereka bisa berkiprah di Eropa lagi sejak tampil di UEFA Cup (sekarang berganti nama jadi Europa League) pada 2008/2009.

Bagi City, manggung di Champions League punya makna lebih besar daripada Tottenham. Maklum, sang pemilik City dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), HH Sheikh Mansour bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, sangat ambisius menjadikan The Citizens klub hebat dunia. Dengan uang berlimpah, sesungguhnya tak sulit bagi City membeli banyak pemain mahal.

Yang jadi kendala, jusru karena klub yang didirikan pada 1880 dengan nama St Mark’s ini tak berlaga di Eropa, terutama Champions League. Kejuaraan ‘Benua Biru’ terakhir yang diikuti City adalah European Cup Winners’ Cup 1970 yang akhirnya mereka juarai.

So, satu-satunya cara untuk menarik minat para bintang-bintang sepakbola dunia bergabung ke Eastlands adalah berkiprah di Champions League 2010/2011. Soalnya, untuk juara Premier League butuh kerja super keras. Redknapp bahkan menyindir minimal The City baru mampu juara Premier League 3 atau 4 tahun lagi.

“Hanya masalah waktu kapan mereka juara liga. Saya pribadi memperkirakan 3 atau 4 tahun lagi. Mereka sangat kuat, terutama karena punya pemilik seperti itu,” ujar Redknapp (goal.com).

Tak berhenti di sini, Redknapp juga menyerang kebijakan transfer yang dilakukan manajemen City. Ya, Redknapp masih panas jika ingat bagaimana City ‘merampok’ Craig Bellamy pada Januari 2009, padahal striker West Ham itu sudah lama diincarnya.

“Ketika itu, Spurs mencoba mendapatkan Bellamy dan Wilson Palacios (Wigan Athletic). Kubu City bilang: ‘Jika Spurs tak melupakan Bellamy, City akan merebut Palacios. City tertarik dengan Palacios. Tapi, andai Spurs menggaet Bellamy, kami juga akan mengambil Palacios, dengan begitu kedua klub masing-masing dapat 1 pemain’,” papar Redknapp.

Ia melanjutkan, “City sangat menginginkan Bellamy. Terutama setelah Mark Hughes melatih di sana. Jelas Hughes dan Bellamy sangat dekat karena sama-sama berasal dari Wales. Spurs tetap ‘melamar’ Bellamy meski dengan harga tinggi. Tapi, kami tetap tak bisa menyaingi harga dari City (19 juta pound). Mereka punya modal kuat dan bisa melakukan apa yang mereka mau demi mendapatkan pemain.”

Yang menarik, Bellamy sendiri mengaku betah di Eastlands meski sempat mengancam akan cabut begitu Hughes digantikan Mancio.

Meski begitu, Redknapp optimistis Spurs ‘yang miskin’ bakal sanggup menyingkirkan City ‘yang kaya’ demi tiket terakhir ke Champions League musim depan. Apalagi, Redknapp menegaskan Spurs bakal main tanpa beban.

Toh, sesungguhnya target Spurs hanya finis di 7 Besar. Artinya, kini berada di posisi 4 dan bersaing untuk Champions League musim depan sudah jauh melebihi target awal. Redknapp justru mengklaim tekanan besar dirasakan Mancio dan para anak buahnya yang sejak awal dituntut mampu merangsek ke 4 besar. Tak cuma itu, kelanjutan kiprah Mancio sendiri di City of Manchester mungkin juga ditentukan sukses atau tidaknya ia membawa City ke Champions League musim depan.

Tapi, tampaknya pemilik City tahu bagaimana memompa motivasi Carlos Tevez cs. Tiap pemain diiming-imingi bonus 70.000 pound jika City finis di 4 besar. Ini belum termasuk 1600-2000 pound yang diberikan manajemen City untuk tiap poin yang diraih Tevez dkk musim ini.

Secara head-to-head, City lebih unggul daripada Spurs. Dari total 69 pertemuan, The Citizens memenangi 34 partai, sedangkan Spurs baru 20 kali menang. Tapi, dalam 10 bentrokan terakhir, Spurs sanggup memenangi 9 laga (4 di City of Manchester) dan hanya 1 kali kalah dari City.

Musim ini, rekor main kandang City lumayan apik. Dalam 6 laga terakhir di Eastlands, Tevez cs menang 3, seri 1, dan kalah 2. Total 11 gol mereka lesakkan dan hanya kebobolan 5. Sebaliknya, rekor away alias tandang Spurs justru kurang mengkilap (menang, seri, dan kalah masing-masing 2 kali). Mereka memasukkan dan kemasukan masing-masing 8 kali.

City tetap tak diperkuat kiper utamanya, Shay Given, yang cedera bahu. Sebagai penggantinya, Mancio kembali menurunkan Marton Fulop. Kiper pinjaman dari Sunderland ini bermain cukup memuaskan kala City menggerus Aston Villa 3-1 di City of Manchester pekan lalu.

Selain Given, Mancio juga tak bisa memainkan Joleon Lescott (harmstring), Michael Johnson (lutut), dan Martin Petrov (lutut).

Sedangkan di kubu Spurs, Vedran Corluka (engkel), Niko Kranjcar (engkel), Carlo Cudicini (patah tangan), dan Jonathan Woodgate (pangkal paha) dipastikan absen. Redknapp masih menunggu hingga dekat pertandingan sebelum memutuskan apakah tetap memainkan kiper utama Heurelho Gomes (cedera pangkal paha) dan Ledley King (lutut). Jika Gomes tak bisa turun jelas ini merugikan Spurs karena dua kiper cadangan Ben Alnwick dan Jimmy Walker samasekali belum pernah tampil sepanjang musim ini.

Pada pertemuan pertama musim ini di White Hart Lane, 16 September 2009, Spurs melumat City 3-0. Tapi, melihat rekor main kandang City, sepertinya pasukan Mancio bakal mampu membalasnya di City of Manchester.

5 PARTAI TERAKHIR

MAN-CITY

01.05.2010 Premier League vs Villa (K) 3-1 (M)

24.04.2010 Premier League vs Arsenal (T) 0-0 (S)

17.04.2010 Premier League vs MU (K) 0-1 (Klh)

11.04.2010 Premier League vs Birmingham (K) 5-1 (M)

03.04.2010 Premier League vs Burnley (T) 6-1 (M)

————-

TOTTENHAM

01.05.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-0 (M)

24.04.2010 Premier League vs MU (T) 1-3 (Klh)

17.04.2010 Premier League vs Chelsea (K) 2-1 (M)

14.04.2010 Premier League vs Arsenal (K) 2-1 (M)

11.04.2010 FA Cup vs Portsmouth (-) 0-2 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

16.12.2009 Premier League Tottenham 3-0 Man-City

16.05.2009 Premier League Tottenham 2-1 Man-City

09.11.2008 Premier League Man-City 1-2 Tottenham

16.03.2008 Premier League Man-City 2-1 Tottenham

18.12.2007 Carling Cup Man-City 0-2 Tottenham

PRAKIRAAN PEMAIN

MAN-CITY (4-4-2) Pelatih: Roberto Mancini

38-Fulop; 5-Zabaleta, 28-Toure, 33-Kompany, 3-Bridge; 11-A. Johnson, 34-De Jong, 18-Barry, 38-Bellamy; 25-Adebayor, 32-Tevez

———-

TOTTENHAM (4-1-3-2) Pelatih: Harry Redknapp

27-Alnwick; 4-Kaboul, 20-Dawson, 19-Bassong, 32-Assou-Ekotto; 6-Huddlestone; 7-Lennon, 14-Modric, 3-Bale; 18-Defoe, 9-Pavlyuchenko

PREDIKSI

MAN-CITY 2-1 TOTTENHAM

KLASEMEN

1. Chelsea        37        83

2. Man Utd     37        82

3. Arsenal        37        72

4. Tottenham   36        67

5. Man City     36        66

6. Aston Villa  37        64

7. Liverpool     37        62

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

Next page »