BERITA PIALA DUNIA 2010 AFRIKA SELATAN (Selasa, 18/5)

18/05/2010 at 12:31 pm (PIALA DUNIA 2010 AFSEL) (, , , )

Jerman Cari Kapten

MICHAEL Ballack positif tak bisa tampil di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Kapten timnas  Jerman berusia 33 ini mengalami cedera engkel kanan kala mengantar Chelsea juara FA Cup dengan mengalahkan Portsmouth di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/5).

Yang menarik muncul kecurigaan adanya konspirasi untuk sengaja mencederai Ballack. Sebab, Ballack cedera akibat ditekel keras midfielder Portsmouth, Kevin-Prince Boateng, yang notabene anggota skuad timnas Ghana yang merupakan salah satu dari 3 rival Jerman di Grup D pada putaran final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Kepastian absennya Ballack diperoleh dari mulut dokter kepala timnas Jerman, Dr Hans-Wilhelm Müller-Wohlfahrt, Senin (17/5). Sontak, pelatih Die Mannschaft –julukan Jerman, Joachim Loew, wajib segera mencari kapten baru.

Sejauh ini ada tiga nama yang mencuat yakni Bastian Schweinsteiger, Miroslav Klose dan Lukas Podolski. Sesungguhnya ada 1 pemain lain yang lebih cocok menggantikan Ballack yaitu Torsten Frings, 33. Masalahnya, midfielder yang punya 70 cap bersama timnas Jerman ini acap bermasalah dengan Loew.

Loew memang butuh pemain dengan mental leadership seperti Ballack. Maklum, mayoritas skuad Die Mannschaft saat ini berusia belia bahkan 15 di antaranya punya cap di bawah 10. Sebut saja Holger Badstuber, Jérôme Boateng, Toni Kroos, Thomas Müller, Marko Marin dan Mesut Özil yang rata-rata berusia 21 ke bawah.

Sejak menggantikan Juergen Klinsmann yang mundur pasca membawa Jerman meraih peringkat 3 Piala Dunia 2006 Jerman, Loew memang kerap mendapat kritik keras. Prestasi jadi runner-up Euro 2008 Swiss/Austria tetap tak menolong.

Pada kualifikasi Piala Dunia lalu, Jerman keluar sebagai juara grup. Celakanya, Jerman ditakdirkan masuk Grup D yang dihuni para juara grup di masing-masing zona pada kualifikasi Piala Dunia lalu yakni Australia (Asia), Ghana (Afrika), dan Serbia (Eropa).

“Saya tak mengatakan kami beruntung bergabung di grup ini dari hasil undian. Jelas ini tak akan mudah, tapi juga tak mustahil kami mampu atasi. Serbia luar biasa sepanjang kualifikasi dan di sana ada beberapa pemain hebat. Kami juga akan waspada terhadap Australia. Ghana bakal sulit dihadapi karena mereka kuat secara fisik,” jelas Loew (theworldgame).

———————-

Kesempatan Terakhir Domenech

RAYMOND Domenech hanya punya waktu 31 hari atau selama perhelatan babak final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (11 Juni-11 Juli) untuk menyelamatkan nama baiknya. Sumber kecaman adalah gara-gara Domenech kerap menentukan skuadnya berdasarkan pada astrologi alias ilmu perbintangan.

Bagaimana caranya mungkin hanya Domenech yang tahu. Yang pasti sejumlah taktik yang diterapkannya juga tak bisa diterima pada pendukung Les Bleus. Domenech yang menggantikan Jacques Santini yang resign setelah Euro 2004 cenderung memainkan pola bertahan meski faktanya Prancis punya banyak pemain berkarakter menyerang mumpuni: Franck Ribery, Yoann Gourcuff, Florent Malouda, dsb.

Pilihan taktik Domenech mungkin tak bisa disalahkan. Maklum, Domenech sendiri merupakan full back semasa masih aktif sebagai pemain. Apa pun, sejak ditanganinya, Les Bleus tak pernah meraih gelar. Pencapaian tertinggi hanya runner-up Piala Dunia 2006 Jerman karena dikalahkan Italia pada partai final.

Senin (17/5), Domenech sudah menetapkan 24 pemain calon skuad ke Afrika Selatan. Ada 2 nama pemain, striker Olympique Marseille Mathieu Valbuena dan defender Girondins Bordeaux Marck Planus, yang tak punya cap alias belum pernah masuk timnas sebelumnya.

Tapi, Domenech wajib mencoret 1 pemain lagi paling lambat pada 1 Juni nanti. Siapa yang tersingkir masih jadi rahasia Domenech. Yang pasti, andai Domenech gagal mengantar Les Bleus juara dunia tahun ini, posisinya bakal digantikan pelatih Bordeaux, Laurent Blanc,  yang beberapa waktu lalu menyatakan siap menerima pinangan FFF untuk menukangi timnas Prancis.

Les Bleus tergabung di Grup A bersama tuan rumah Afrika Selatan, Uruguay, dan Meksiko. Jika Prancis tetap bermain buruk seperti yang ditunjukkan pada kualifikasi Piala Dunia lalu (bahkan harus mengikuti playoff kontra Republik Irlandia sebelum lolos ke putaran final), kecil kemungkinan Thierry Henry cs bakal juara dunia.

————————

Sepakbola & Politik

SEPAKBOLA sekali lagi membuktikan bisa jadi jembatan demi menjalin kembali hubungan yang tak harmonis antar 2 negara yang berseteru secara politis. Ya, ini yang terjadi antara Afrika Selatan dan Nigeria jelang putaran final Piala Dunia 2010.

Presiden Afsel, Jacob Zuma, secara khusus mengundang Presiden baru Nigeria, Goodluck Jonathan, untuk hadir di pembukaan Piala Dunia pada 11 Juni. Undangan ini diungkapkan  Menteri Hubungan Internasional Afsel, Maite Nkoana-Mashabane, yang bertemu langsung dengan Jonathan di Abuja, Nigeria, Senin (17/5).

Dalam kesempatan itu, Maite juga menyampaikan rasa belasungkawa Zuma atas wafatnya Presiden Nigeria sebelumnya, Umaru Yar’Adua, akibat stroke pada awal Mei lalu.

Maite menegaskan secara politis Zuma ingin mempererat hubungan bilateral antara Afsel dengan Nigeria. Sebagai negara terbesar di Pantai Afrika Barat, Nigeria jelas sangat strategis bagi Afsel ditinjau dari sisi ekonomi.

Sedangkan, dalam kaitannya dengan Piala Dunia, Zuma berharap trofi Piala Dunia akan direbut salah satu dari 6 konstestan Afrika (Afsel, Nigeria, Kamerun, Aljazair, Ghana, dan Pantai Gading).

Dari berbagai sumber

Permalink 1 Komentar

REV SERIE A (Minggu, 16/5): Inter Pertahankan Scudetto, Mou Cabut?

16/05/2010 at 11:24 pm (SERIE A) (, , )

DUA trofi sudah masuk almari prestasi Internazionale Milan: Coppa Italia dan Serie A. Tinggal 1 trofi lagi yakni Champions League yang wajib diraih pasukan Jose Mourinho demi melengkapi treble winners yang jadi sejarah bagi La Beneamata.

Scudetto ke-5 dalam 5 musim beruntun atau ke-18 disabet Javier Zanetti cs pasca menekuk Siena 1-0 di Artemio Franchi, Minggu (16/5). Diego Milito mencetak gol kemenangan Inter pada menit 57 yang juga jadi gol ke-28 baginya (22 di Serie A) di segala kompetisi musim ini.

“Itu sudah pasti gol terpenting dalam karier saya dan saya sangat bangga. Kami punya banyak peluang, tapi laga itu benar-benar sulit. Untunglah, saya bikin gol dan Inter juara Serie A,” ungkap sebut Militon kepada Sky Sport 24.

Total Inter mengepak 82 poin, surplus 2 poin dari Roma besutan Claudio Ranieri di posisi runner-up. Inter memang sempat ketar-ketir karena rival terdekat mereka, AS Roma, sanggup unggul 2-0 pada babak I kontra Chievo Verona di Bentegodi lewat gol Mirko Vucinic (menit 39) dan Daniele de Rossi (45).

Sebaliknya, pada babak I di Franchi, Inter justru dibuat frustasi dengan penampilan cemerlang kiper Siena, Gianluca Curci, yang memblok tembakan Milito, Samuel Eto’o, dan Mario Balotelli.

Pola 4-1-4-1 yang diterapkan allenatore Alberto Malesani cukup ampuh meredam gedoran para pemain I Nerazzurri yang memperagakan skema 4-2-3-1. Otomatis pertarungan sengit terjadi di sektor tengah lapangan.

Yang menarik, Mou justru tak ikut serta merayakan kemenangan Inter di lapangan bersama Zanetti. Mou malah langsung ngeluyur ke ruang ganti. Maklum, ia harus putar otak lagi untuk mempersiapkan Zanetti dkk demi melakoni final Champions League melawan Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu (22/5).

Yang menarik adalah isu bakal hengkangnya Mou dari Giusseppe Meazza ke Real Madrid di akhir musim nanti. Padahal, kontrak Mou sendiri baru akan habis pada musim depan.

Dalam konferensi pers pasca laga, Mou yang mencucurkan air mata begitu peluit panjang berbunyi tak mengungkap kelanjutan masa depannya di Giuseppe Meazza.

“Seusai final (Champions League), saya akan serius mempertimbangkan bertahan atau tidak di sini,” ujar Mou.

Bahkan, Presiden Inter, Massimo Moratti, tak berani menjamin Mou bakal bertahan di Inter sampai musim depan. Tapi, Moratti yang baru berulang tahun Minggu (16/5) berjanji akan berbicara empat mata dengan Mou setelah final Champions League.

HASIL GIORNATA 38 (Minggu, 16/5)

Atalanta 1-2 Palermo; Bari 2-0 Fiorentina; Cagliari 1-1 Bologna; Catania 1-0 Genoa; Chievo 0-2 Roma; Parma 4-1 Livorno; Sampdoria 1-0 Napoli; Siena 0-1 Inter

KLASEMEN

1. Inter 38 82
2. Roma 38 80
3. Milan 38 70
4. Sampdoria 38 67
5. Palermo 38 65
6. Napoli 38 59
7. Juventus 38 55

Dari berbagai sumber

——————————

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV FINAL FA CUP (Sabtu, 15/5): Chelsea vs Portsmouth: Perfect The Blues

16/05/2010 at 1:44 am (PREMIER LEAGUE) (, , )

  • Chelsea (Drogba 59) 1-0 Portsmouth

PENAMPILAN cemerlang kiper Petr Cech dan Didier Drogba membawa Chelsea menjuarai FA Cup 2009/2010. Pada final kontra Portsmouth di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/5), setidaknya Cech membuat 2 penyelamatan gemilang.

Pertama ketika mementahkan peluang striker The Pompey, Frederic Piquionne, di mulut gawang Chelsea pada menit-menit awal laga. Dan, kedua Cech memblok tendangan penalti Kevin-Prince Boateng pada menit ke-56.

Tak pelak, Carlo Ancelotti menyebut selain gol Didier Drogba lewat tendangan bebas di menit 59, sejumlah penyelamatan brilian Cech juga jadi kunci kesuksesan The Blues mempertahankan trofi FA Cup yang diraihnya musim lalu.

“Penyelamatan Cech jadi kunci keberhasilan kami. Pasti sangat sulit jika Portsmouth mencetak gol lebih dulu,” ucap Ancelotti (goal.com).

Meski begitu, Portsmouth yang dipastikan terdegradasi musim depan juga patut bersyukur lantaran hanya takluk 0-1. Chelsea yang mendominagi pertandingan sedikitnya mendapat 5 peluang yang ‘digagalkan’ tiang dan mistar gawang The Pompey yang dikawal David James.

Kelima peluang itu didapat oleh Salomon Kalou, John Terry, Frank Lampard, dan Didier Drogba (2 kali). Bagi Drogba, gol di final itu merupakan yang ke-6 yang dicetaknya di Wembley pada 6 kompetisi berbeda.

Chelsea pun mengguratkan sejarah dengan merebut gelar the Double yakni mengawinkan 2 trofi  bergengsi di Inggris: Premier League dan FA Cup. The Blues jadi klub ke-7 yang mencapai prestasi ini setelah Preston North End, Aston Villa, Tottenham Hotspur, Manchester United, Arsenal, dan Liverpool.

“Sungguh luar biasa. Gelar the Double tak pernah diraih dalam sejarah klub ini dan jelas mampu melakukan ini bersama para pemain lain terasa sangat special. Saya rasa keberuntungan kami sudah habis tapi free-kick fantastis Drogba mengubah semua,” ungkap John Terry yang mengeluhkan buruknya rumput di Wembley (ITV1).

SUSUNAN PEMAIN

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-Alex, 26-Terry, 3-A. Cole; 8-Lampard, 13-Ballack (35-Belletti 14), 15-Malouda; 39-Anelka (23-Sturridge 91), 11-Drogba, 21-Kalou (10-J. Cole 71)

————

PORTSMOUTH (4-4-1-1) Pelatih: Avram Grant

1-James; 16-Finnan, 3-Rocha, 4-Mokoena, 6-Mullins (39-Belhadj 82); 11-Brown, 8-Diop (27-Kanu 81), 23-Boateng (17-Utaka 74), 24-Dindane; 5-O’Hara; 9-Piquionne

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE SERIE A (Minggu, 16/5): Siena vs Inter Milan; Chievo vs AS Roma: Kebosanan Ranieri, Filsafat Mou

16/05/2010 at 1:02 am (SERIE A) (, , )

HANYA 90 menit waktu yang tersisa bagi Internazionale Milan untuk memastikan merebut Scudetto musim ini. Lingkup waktu yang sama juga berlaku bagi AS Roma yang berambisi mematahkan target Inter meraih Scudetto ke-18 atau ke-5 dalam 5 musim beruntun.

La Beneamata menapak giornata 38 alias laga pamungkas Serie A sebagai penguasa klasemen dengan 79 poin. Pasukan Jose Mourinho unggul 2 poin dari armada Claudio Ranieri. Tapi, meski Inter unggul selisih gol (+40) dibandingkan Roma (+25), I Nerazzurri tetap wajib meraup 3 poin dari Siena di Stadio Franchi, Minggu (16/5), untuk juara.

Jika Inter hanya bermain seri atau mendulang 1 poin, sedangkan Roma menang atas Chievo Verona di Stadio Bentegodi, Inter dan Roma bakal mengepak total poin setara, yakni 80. Namun, I Giallorossi lebih berhak menyabet Scudetto lantaran menang head-to-head terhadap La Beneamata. Dari 2 bentrokan di Serie A musim ini, Francesco Totti cs sukses menahan imbang Javier Zanetti dkk 1-1 di Giuseppe Meazza dan menang 2-1 di Olimpico.

Kendati begitu, bagi Inter, mereguk 3 poin dari Siena besutan Alberto Malesani boleh jadi bukan tugas berat. Jika Inter juara jelas ini jadi kado termanis bagi Sang Presiden, Massimo Moratti, yang merayakan ultahnya yang ke-65 tepat pada Minggu ini.

Namun, Moratti tak berkelit ia khawatir fokus Mou dan anak-anak didiknya terganggu karena bakal melakoni final Champions League kontra Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 22 Mei. Mou sendiri tak berani menjamin mereka bisa melupakan sejenak final Champions League.

“Saya tak bisa mengatakan saya tak memikirkan final. Tapi, sekuat tenaga saya berusaha tak terlalu fokus ke situ. Muenchen sudah jadi juara Bundesliga, sedangkan Inter belum juara Italia. Masih ada 1 laga sisa dan Scudetto adalah trofi yang sangat penting bagi kami. Namun, final Champions League di Madrid tak bisa kami abaikan karena semua pemain ingin bermain di sini. Sebuah pertandingan yang klub ini (Inter) sangat ingin mainkan setelah hampir 30 tahun Inter tak pernah mencapainya,” papar Mou (football-italia).

“Kami sedang berada di momen yang paling krusial musim ini. Semua hanya ditentukan di 2 partai dengan 2 trofi paling penting: Serie A dan Champions League,” imbuhnya.

Inter sudah pasti tak boleh menganggap enteng Siena. Presiden Siena, Massimo Mezzaroma, mengklaim mereka siap meniru apa yang dilakukan Lecce pada pengujung Serie A 1985/1986. Ketika itu, Lecce menekuk Roma 3-2 pada 2 laga terakhir musim tersebut dan ini mengubur mimpi Roma merebut Scudetto yang akhirnya diraih Juventus.

Ironisnya, tekad Presiden Siena ini justru kian menegaskan tuduhan Mou yang curiga Roma ‘menyuntik’ sejumlah dana kepada Siena demi mengalahkan Inter. Mou juga kian membuat kuping Ranieri panas karena Mou membeberkan sederet kegagalan Ranieri ketika menukangi Chelsea. Ranieri memilih tak menggubris ejekan Mou secara frontal. Ia hanya menyebut sudah bosan dengan sikap ‘tak menyenangkan’ dari Mou.

“Apakah saya merasa “Normal One (orang yang normal)?” Tidak, saya adalah Claudio Ranieri, seorang yang beruntung karena melakukan pekerjaan yang saya cintai. Sejujurnya, ia mulai membuat saya bosan. Saya tak tahu alasan ia selalu menyerang saya. Mungkin ia harus membangun sesuatu demi menghisap energi dari situ. Saya bisa saja mengatakan banyak hal tentangnya. Tapi, saya tak tertarik melakukan itu. Saya suka orang-orang berpikiran positif yang melihat aspek positif dari sepakbola,” jabar Ranieri.

Mou jelas tak tinggal diam. Pria berdarah Portugal ini malah makin gencar ‘memburu’ Ranieri seperti yang tersirat dalam kata-katanya berikut.

“Kebosanan Ranieri? Apakah itu kebosanan Ranieri? Saya hanya tahu karya Jean-Paul Sastre berjudul  Nausea (salah satu buku pelopor paham Existensialisme, karya yang selalu saya baca dengan seksama. Sastre adalah seorang filsuf, pemenan Nobel, dan juga pendukung fanatik sepakbola,” kilah Mou.

Setelah memastikan satu trofi dengan juara Coppa Italia, Inter kini membidik 2 trofi lagi (Serie A dan Champions League) untuk menoreh treble winners. Mungkin ini jadi perpisahan termanis Mou yang diisukan bakal cabut ke Real Madrid musim depan.

SIENA VS INTER

5 PARTAI TERAKHIR

SIENA

09.05.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 1-1 (S)

02.05.2010 Serie A vs Palermo (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Udinese (T) 1-4 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Catania (T) 2-2 (S)

11.04.2010 Serie A vs Bari (K) 3-2 (M)

————-

INTER

09.05.2010 Serie A vs Chievo (K) 4-3 (M)

02.05.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-0 (M)

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Serie A vs Barcelona (K) 3-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

09.01.2010 Serie A Inter Milan 4-3 Siena

17.05.2009 Serie A Inter Milan 3-0 Siena

20.12.2008 Serie A Siena 1-2 Inter Milan

11.05.2008 Serie A Inter Milan 2-2 Siena

13.01.2008 Serie A Siena 2-3 Inter Milan

PRAKIRAAN PEMAIN

SIENA (4-1-4-1) Pelatih: Alberto Malesani

85-Curci; 87-Rosi, 29-Cribari, 9-Malago, 3-Del Groso; 10-Codrea; 7-Reginaldo, 8-Vergassola, 12-Ekdal, 24-Jajalo; 32-Maccarone

————–

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 23-Materazzi, 25-Samuel, 4-Zanetti; 19-Cambiasso, 8-Motta; 9-Eto’o, 10-Sneijder, 45-Balotelli; 22-Milito

PREDIKSI

SIENA 1-2 INTER

====================

CHIEVO VS ROMA

5 PARTAI TERAKHIR

CHIEVO

09.05.2010 Serie A vs Inter Milan (T) 3-4 (Klh)

02.05.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 2-0 (M)

17.04.2010 Serie A vs Livorno (K) 2-0 (M)

11.04.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-3 (Klh)

—————

ROMA

09.05.2010 Serie A vs Cagliari (K) 2-1 (M)

01.05.2010 Serie A vs Parma (T) 2-1 (M)

25.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-1 (M)

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

09.01.2010 Serie A Roma 1-0 Chievo

03.05.2009 Serie A Roma 0-0 Chievo

06.12.2008 Serie A Chievo 0-1 Roma

28.02.2007 Serie A Chievo 2-2 Roma

22.10.2006 Serie A Roma 1-1 Chievo

PRAKIRAAN PEMAIN

CHIEVO (5-3-2) Pelatih: Domenico Di Carlo

18-Squizzi; 20-Sardo, 21-Frey, 33-Yepes, 4-Mantovani, 17-Jokic; 10-Luciano, 16-Igoni, 7-Marcolini; 31-Pellisier, 11-Granoche

————-

ROMA (4-3-1-2) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 13-Motta, 29-Burdisso, 4-Juan, 77-Cassetti; 16-De Rossi, 7-Pizarro, 20-Perrotta; 94-Menez; 9-Vucinic, 10-Totti

PREDIKSI

CHIEVO 0-2 ROMA

———————-

HASIL GIORNATA 38 (Sabtu, 15/5)

Lazio 3-1 Udinese; Milan 3-0 Juventus

JADWAL GIORNATA 38 (Minggu, 16/5)

Atalanta vs Palermo; Bari vs Fiorentina; Cagliari vs Bologna; Catania vs Genoa; Chievo vs Roma; Parma vs Livorno; Sampdoria vs Napoli; Siena vs Inter

KLASEMEN

1. Inter 37 79
2. Roma 37 77
3. Milan 38 70
4. Sampdoria 37 64
5. Palermo 37 62
6. Napoli 37 59
7. Juventus 38 55

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE FINAL FA CUP (Sabtu, 15/5): Chelsea vs Portsmouth: The Blues Bidik The Double

14/05/2010 at 9:36 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

DUEL Chelsea vs Portsmouth di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/5), boleh berlabel final FA Cup 2009/2010. Tapi, toh tak bisa disangkal, ini adalah laga antara juara Premier League musim ini dengan klub penghuni dasar klasemen alias peringkat 20 dan otomatis terdegradasi ke Divisi Championship musim depan.

Jika diibaratkan perbedaannya skuad The Blues dan armada The Pompey bak langit dan bumi. Ini didukung statistika, sejak berkiprah di Premier League pada 2003/2004, Portsmouth tak pernah menang atas Chelsea.

Dari total 14 bentrokan terakhir, The Pompey bahkan kalah 13 dan hanya mampu seri 1 kali. Kondisi klub yang terbelit utang hingga 138 juta pound dan hanya diperkuat lapisan pemain yang kurang top, makin mengecilkan peluang klub besutan Avram Grant ini menggebuk pasukan Carlo Ancelotti di final nanti.

Apalagi, Grant  terancam tak bisa memainkan beberapa pilar pentingnya akibat cedera, sebut saja Michael Brown, Marc Wilson, Hassan Yebda, Hreidarsson, Tal Ben-Haim, Kevin Prince Boateng dan Dindane. Tapi, mungkin Grant bakal mengambil risiko menurunkan beberapa dari pemain cedera tersebut. So, wajar, banyak orang berargumen partai final ke-129 FA Cup nanti bakal berat sebelah.

Modal The Pompey yang baru 2 kali juara FA Cup (1939 dan 2008) mungkin hanya semangat tinggi demi menjaga momentum kala menggusur Tottenham Hotspur di semifinal FA Cup. Logikanya barangkali jika Spurs saja mampu menekuk Chelsea, kenapa The Pompey tak sanggup berbuat yang sama?

Grant sendiri bahkan menyebut kemenangan The Pompey di partai semifinal kontra Spurs justru lebih layak diingat ketimbang laga final melawan The Blues nanti.

“Semifinal adalah dongeng sesungguhnya bagi Portsmouth. Saya ingat para fans merayakan kemenangan atas Spurs hingga 1 jam setelah laga usai di stadion dan seluruh pemain juga bergembira. Saya rasa andai kami juara pun, kami tak akan segembira kala menang di semifinal. Itu benar-benar sebuah prestasi besar,” ungkap Grant (sport.co.uk).

Juara FA Cup musim ini boleh jadi punya arti sangat besar bagi beberapa pemain seperti kiper David James, Steve Finnan, Ricardo Rocha, Angelos Basinas, Jamie O’Hara, Aruna Dindane, dan Herman Hreidarsson. Maklum, final kontra Chelsea bakal jadi kali terakhir mereka membela The Pompey karena klub tak mampu memperpanjang kontrak mereka masing-masing.

Di kubu Chelsea, hanya 1 ambisi yang memenuhi otak pasukan Don Carlo. Ya, John Terry cs bertekad menoreh sejarah dengan meraih The Double alias gelar ganda dengan mengawinkan trofi Premier League/Liga Inggris dengan trofi FA Cup.

The Blues resmi mengoleksi trofi Liga Inggris ke-4 mereka pasca membantai Wigan Athletic 8-0 di Stamford Bridge. Kini, Chelski yang merupakan juara musim lalu mengincar trofi FA Cup ke-6 di Wembley.

Di antara anggota Big Four, The Blues jadi satu-satunya klub yang belum mampu menggabungkan trofi Liga Inggris dan FA Cup. Manchester United dan Arsenal bahkan masing-masing sudah 3 kali mencetak The Double (MU pada 1994, 1996 dan 1999 dan Arsenal pada 1971, 1998, dan 2002).

Sedangkan Liverpool baru 1 kali melakukannya yakni pada 1986, setara dengan raihan Preston North End (1889), Aston Villa (1897), dan Spurs (1961). Artinya, Chelsea bakal jadi klub ke-7 yang mampu merebut The Double.

Jika sukses mengukir prestasi ini, Don Carlo mungkin berhak menyandang sebagai pelatih tersukses Chelsea setelah Jose Mourinho yang kini menangani Internazionale Milan. Kendati begitu, eks pembesut AC Milan ini tak mau jumawa.

Baginya, The Pompey yang ditukangi Grant yang pernah mengarsiteki The Blues pada 2008 tetap harus diperhitungkan. Di tangan Grant, Terry cs finis runner-up Premier League di bawah MU dan menapak 2 final: Carling Cup dan Champions League.

“Ini bakal jadi pertama kali Chelsea merengkuh the Double. Tapi, kami harus menghargai Portsmouth. Mereka sudah terdegradasi namun tetap layak bertanding di final. Di semifinal Portsmouth mengalahkan Spurs dan bermain sangat baik,” papar Carletto (givemefootball).

Dia melanjutkan, “Grant adalah pelatih hebat. Ia melatih Chelsea 1 tahun dan sanggup mengantar klub ini ke final Champions League. Tahun ini, Portsmouth mengalami musim yang buruk tapi tetap menggapai final. Kami akan melawan para pemain dengan motivasi sangat besar.”

Kabarnya, Chelsea dan Portsmouth bakal mengenakan kostum teranyar mereka di final FA Cup nanti. The Blues memakai kostum kandang mereka berupa kaos biru, celana pendek biru, dan kaus kaki putih. Sedangkan, The Pompey menggunakan kostum tandang berwarna putih, celana pendek dan kaus kaki jingga.

5 PARTAI TERAKHIR

CHELSEA

09.05.2010 Premier League vs Wigan (K) 8-0 (M)

02.05.2010 Premier League vs Liverpool (T) 2-0 (M)

25.04.2010 Premier League vs Stoke (K) 7-0 (M)

17.04.2010 Premier League vs Tottenham (T) 1-2 (Klh)

13.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-0 (M)

—————

PORTSMOUTH

09.05.2010 Premier League vs Everton (T) 0-1 (Klh)

01.05.2010 Premier League vs Wolves (K) 3-1 (M)

24.04.2010 Premier League vs Bolton (T) 2-2 (S)

18.04.2010 Premier League vs Villa (K) 1-2 (Klh)

14.04.2010 Premier League vs Wigan (T) 0-0 (S)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

24.03.2010 Premier League Portsmouth 0-5 Chelsea

16.12.2009 Premier League Chelsea 2-1 Portsmouth

03.03.2009 Premier League Portsmouth 0-1 Chelsea

24.09.2008 Carling Cup Portsmouth 0-4 Chelsea

17.08.2008 Premier League Chelsea 4-0 Portsmouth

PRAKIRAAN PEMAIN

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-Alex, 26-Terry, 3-A Cole; 8-Lampard, 13-Ballack, 15-Malouda; 21-Kalou, 11-Drogba, 39-Anelka

———-

PORTSMOUTH (4-5-1) Pelatih: Avram Grant

1-James; 40-Ward, 4-Mokoena, 46-Sowah, 6-Mullins; 32-Yebda, 11-Brown, 22-Hughes, 8-Diop, 5-O’Hara; 9-Piquionne

PREDIKSI

CHELSEA 3-0 PORTSMOUTH

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE FINAL EUROPA LEAGUE (Rabu, 12/5): Atletico Madrid vs Fulham: Mengemban Misi Negara & Pribadi

11/05/2010 at 2:47 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

KESUKSESAN Fulham dan Atletico Madrid melaju ke final Europa League 2009/2010 seperti sebuah dongeng. Kedua klub sama-sama terpuruk di liga domestik masing-masing, tapi justru sekarang didukung penuh negara mereka demi menjuarai Europa League musim ini.

Ya, Inggris (Premier League) dan Spanyol (La Liga) gagal mengutus wakilnya di Champions League 2009/2010 gara-gara menyerah kepada Jerman (Bundesliga, Bayern Muenchen) dan Italia (Serie A, Internazionale Milan).

So, bentrokan Atletico dan Fulham pada final di HSH Norbank Arena, Hamburg, Jerman, Rabu (12/5), tak pelak demi menyelamatkan pamor La Liga dan Premier League, yang disebut-sebut sebagai 2 liga terbaik dunia.

Kedua klub pasti ngotot menoreh sejarah sebagai klub pertama yang menjuarai Europa League atau kejuaraan pengganti UEFA Cup musim ini. Tapi, motivasi Fulham untuk juara boleh jadi lebih besar daripada Atletico.

The Cottagers terancam tak bisa tampil lagi di kejuaraan tersebut musim depan jika gagal juara musim ini. Soalnya, FA hanya memberi tiket Europa League 2010/2011 kepada peringkat 5, 6, 7 Premier League, juara Carling Cup, dan FA Cup.

Fulham sendiri hanya bercokol di peringkat 12 klasemen akhir Premier League, tak lolos ke final Carling Cup dan FA Cup. Jalur via UEFA Fair Play juga terancam pupus karena Inggris hanya menempati ranking 7 dari daftar Fair Play klub-klub Eropa.

UEFA memberi satu tiket ekstra Europa League kepada 3 negara terbaik di daftar Fair Play. Saat ini, Swedia, Denmark, dan Finlandia dinilai memiliki kompetisi domestik dengan fair play terbaik di ‘Benua Biru’.

Fulham sesungguhnya berhak menyabet tiket dari UEFA tersebut karena menempati peringkat 4 dalam daftar Fair Play Premier League di bawah Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Chelsea yang sudah dipastikan mentas di Champions League musim depan.

Sebaliknya, Atletico justru sudah dipastikan bisa kembali tampil di Europa League 2010/2011. Atletico memang tak mungkin mendapat tiket Europa League musim depan lewat posisi klasemen La Liga (kini menghuni peringkat 9).

Tapi, mereka masih mungkin merengkuh tiket itu karena sukses melangkah ke final Copa del Rey. Menang atau kalah melawan Sevilla pada final di Nou Camp, 19 Mei, Los Rojiblancos tetap berhak dapat tiket playoff Europa League musim depan. Sebab, Sevilla yang kini menghuni posisi 4 La Liga sudah mematenkan tiket ke Eropa musim depan. Pertanyaannya: Champions League atau Europa League?

Yang menarik, Atletico dan Fulham masing-masing juga punya misi pribadi nan super penting. Sesungguhnya juara Europa League adalah momen dan wahana paling pas merestorasi eksistensi mereka di kota mereka sendiri.

Fulham jelas tak mau kalah dari rival sekotanya di London Barat, Chelsea, yang sukses juara Premier League musim ini. Sebaliknya, The Cottagers hanya menutup musim di peringkat 12 dengan 46 poin atau terpaut 40 poin dari The Blues.

Chelsea sudah 4 kali menggenggam trofi Liga Inggris (1 Division One, 3 Premier League), sedangkan Fulham samasekali belum pernah melakukannya sejak kali pertama menapak Division One pada 1999/2000 dan Premier League sejak 2000/2001.

Sementara itu, Atletico berambisi mengangkangi rival sekotanya di Ibukota Madrid, Real Madrid, yang masih berjibaku dengan Barcelona di pacuan juara La Liga. Los Colchoneros sempat berkutat di papan bawah pada awal musim ini saat masih dibesut Abel Resino yang dipecat pada 21 Oktober 2009.

Tapi, begitu Quique Sanchez Flores ditunjuk sebagai pengganti Resino pada 23 Oktober 2009, grafik permainan Los Rojiblancos langsung meningkat siginifikan. Kini di klasemen La Liga, dari 37 jornada, Atletico nangkring di posisi 9 dengan 47 poin.

Hebatnya lagi, Flores sanggup membawa Atletico ke 2 final yakni Copa del Rey kontra Sevilla  dan Europa League versus Fulham. Andai juara di 2 kejuaraan ini, artinya Los Rojiblancos menyamai prestasi merebut gelar doblete alias double winners seperti yang mereka capai ketika juara La Liga dan Copa del Rey di musim 1995/1996.

Yang paling membanggakan jelas Sergio ‘Kun’ Aguero dkk bakal membuat El Real yang bertitel Los Galacticos gigit jari jika di akhir musim nanti Cristiano Ronaldo cs gagal merebut 1 trofi pun, terutama La Liga.

Faktor ini yang mungkin melipatgandakan motivasi anak-anak Los Colchoneros. Sontak, kubu Atletico mulai melancarkan serangan mental kepada anak-anak The Cottagers. Adalah Aguero yang pertama menyulut ‘api permusuhan’. Bomber Argentina ini menyebut Danny Murphy dkk tak punya pedigree atau sejarah jadi juara.

“Jika kita menganalisis sejarah dan statistika di pentas Eropa, Atletico lebih superior daripada Fulham. Mereka mungkin berusaha keras menguasai pertandingan, tapi mereka bukanlah Chelsea, Manchester United, atau pun Arsenal,” ujar Aguero (goal.com).

Namun, The Cottagers sesungguhnya tak berhak marah. Perkataan Aguero memang sesuai fakta.

Los Rojiblancos sudah malang melintang di pelbagai kejuaraan Eropa sejak ikut European Cup (berubah jadi Champions League sejak 1992) pada musim 1958/1959. Totalnya, Atletico sudah melakoni 211 partai di berbagai kompetisi di Eropa. Prestasi tertingginya di ‘Benua Biru’ yakni juara Cup Winners Cup 1962 dan Intercontinental Cup 1974.

Bandingkan dengan Fulham. Sejak didirikan pada 1879, Fulham baru 2 kali merambah panggung Eropa: UEFA Cup 2002/2003 lewat jalur juara Intertoto Cup dan Europa League 2009/2010.  Pencapaian paling prestisius Fulham adalah juara Intertoto Cup 2002 (kejuaraan khusus klub-klub Eropa yang tak lolos ke Champions League dan UEFA Cup/Europa League ini sudah dihapus sejak 2008).

Tapi, Atletico tak boleh mengabaikan fakta bahwa The Cottagers cukup tangguh meski terbilang ‘hijau’ di ranah sepakbola ‘Benua Biru’. Dari total 32 laga di Eropa (18 di antaranya di Europa League musim ini), Fulham hanya kalah 4 kali.

Ingat juga, final Intertoto Cup 2002 melawan wakil Serie A, Bologna, adalah final pertama Fulham di pentas Eropa dan Fulham langsung berhasil menang dengan agregat 5-3. Hadiahnya: The Cottagers berhak tampil di penyisihan Babak I UEFA Cup 2002/2003 bersama Malaga (La Liga) dan Stuttgart (Bundesliga).

Jangan remehkan pula kedahsyatan racikan Hodgson. Pelatih berusia 62 itu baru saja dinobatkan sebagai League Managers’ Association Manager of the Year di Inggris. Gelar ini didedikasikan berkat kehebatan Hogdson menangani The Cottagers sejak Desember 2007. Bos MU, Sir Alex Ferguson, pun angkat topi untuknya.

Hodgson boleh saja berdalih pengalaman seorang pelatih tak akan memberi pengaruh signifikan kepada permainan sesungguhnya. Namun, Zoldan Gera jelas tak sependapat. Striker Hungaria ini merasakan betul kehebatan Hodgson. Sang pelatih menslotnya di belakang striker Bobby Zamora. Posisi ini memberinya kebebasan bergerak dan makin membuat permainannya berkembang.

“Hodgson adalah pelatih yang sangat pintar. Saya menyukai posisi saya saat ini, tepat di belakang Zamora. Saya sering dapat bola, sedikit lama menguasainya, mendapat sejumlah peluang, dan mencetak gol. Posisi ini sangat ideal bagi saya meski saya harus bekerja keras karena harus juga membantu pertahanan,” ungkap Gera.

Hodgson juga bisa tenang karena 2 pilarnya, Zamora dan Damien Duff, sudah bisa tampil. Fulham sukses melaju ke final dengan menumbangkan sejumlah klub besar seperti Shakhtar Donetsk, Juventus, Wolfsburg, dan Hamburg.

Jelas Atletico tak bisa menutup mata terhadap kenyataan ini. Untungnya entrenador Flores kini telah mendapati para bintangnya yang sempat absen. Namun, Atletico terpaksa terbang dari Madrid ke Hamburg lebih cepat 1 hari (Senin, 10/5) daripada jadwal semula (Selasa, 11/5) karena khawatir abu vulkanik dari letusan gunung api di Islandia kembali mengganggu penerbangan di Eropa. Sebaliknya, Fulham akhirnya lega lantaran mereka tetap diizinkan terbang ke Hamburg dari London sesuai rencana yakni pada Selasa pagi.

Final Europa League dijamin kian menarik lantaran ini adalah pertemuan pertama kedua Atletico dan Fulham. Meski begitu, motivasi besar Fulham demi menoreh sejarah mungkin tak cukup ampuh untuk mengatasi pengalaman Atletico di pentas Eropa.

5 PARTAI TERAKHIR

ATLETICO

08.05.2010 La Liga vs Sporting (T) 1-1 (S)

05.05.2010 La Liga vs Valladolid (K) 3-1 (M)

02.05.2010 La Liga vs Sevilla (T) 1-3 (Klh)

29.04.2010 Europa League vs Liverpool (T) 1-2 (Klh)

25.04.2010 La Liga vs Tenerife (K) 3-1 (M)

——

FULHAM

09.05.2010 Premier League vs Arsenal (T) 0-4 (Klh)

05.05.2010 Premier League vs Stoke (K) 0-1 (Klh)

02.05.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-2 (M)

29.04.2010 Europa League vs Hamburg (K) 2-1 (M)

25.04.2010 Premier League vs Everton (T) 1-2 (Klh)

REKOR PERTEMUAN

Tidak ada

PRAKIRAAN PEMAIN

ATLETICO (4-4-2) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Gea; 17-Ujfalusi, 21-Perea, 18-Dominguez, 3-Lopez; 20-Simao, 8-Garcia, 12-Assuncao, 19-Reyes; 7-Forlan, 10-Aguero

—————-

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 5-Konchesky; 16-Duff, 20-Etuhu, 13-Murphy, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora

PREDIKSI

ATLETICO 2-1 FULHAM

Dari berbagai sumber

Permalink 10 Komentar

REV PREMIER LEAGUE (Minggu, 9/5): Chelsea vs Wigan; MU vs Stoke: Don Carlo More Special Than Mou?

10/05/2010 at 11:03 pm (PREMIER LEAGUE)

  • Chelsea (Anelka 6, 56, Lampard 32-pen, Kalou 54, Drogba 63, 68-pen, 80, A. Cole 90) 8-0 Wigan
  • MU (Fletcher 31, Giggs 38, Higginbotham 54-bd, Park 84) 4-0 Stoke

PENANTIAN 4 tahun Chelsea untuk juara Premier League tuntas pada Minggu (9/5). The Blues memastikan diri meraih trofi Liga Inggris ke-4 setelah membantai Wigan Athletic 8-0 di Stamford Bridge pada laga pamungkas Premier League 2009/2010.

Total Chelsea mengoleksi 86 poin dan unggul 1 poin dari Manchester United (MU) yang di partai penutup kemarin menggasak Stoke City 4-0 di Old Trafford. Fantastisnya, The Blues membukukan rekor 103 gol yang melampaui torehan 97 gol The Red Devils pada Premier League 1999/2000. Namun, raupan gol Chelsea masih kalah dari rekor Tottenham Hotspur dengan 111 gol ketika Liga Inggris masih bernama Division One pada 1962-1963.

Kontan, dua rival pelatih Don Carlo, Arsene Wenger (Arsenal) dan Alex Ferguson (MU), tak sungkan memberi selamat kepada eks pelatih AC Milan tersebut.

“Selamat untuk Chelsea, Carletto, dan para pemainnya. Carletto bertindak sangat hebat di sepanjang musim ini,” puji Wenger (goal.com).

Fergie lantas menimpali, “Premier League adalah kompetisi tersulit di dunia untuk dijuarai. So, saya ucapkan selamat kepada Carlo yang merupakan pelatih yang luar biasa dan seorang pria yang baik. Tapi, pasti musim depan MU akan kembali berusaha merebut kembali trofi Premier League.”

Kunci kesuksesan Chelsea tak lepas dari kesanggupan mereka mengangkangi ketiga rival terkuat mereka (MU, Arsenal, dan Liverpool) baik di partai kandang maupun tandang. Dari sini saja, The Blues total mendulang 18 poin.

Tapi, Don Carlo menyebut kemenangan yang paling krusial yakni ketika menggerus MU 1-2 di Old Trafford pada 3 April. Gol dari Joe Cole dan Didier Drogba itu membuat Chelsea menyalip MU di puncak klasemen. Sejak saat itu, klub London Barat itu tak pernah melepas tampuk pimpinannya.

“Saya rasa poin kunci kesuksesan Chelsea adalah partai kandang dan kemenangan di Manchester. Ini menambah kepercayaan diri kami dan bikin MU sedikit frustasi,” ungkap Don Carlo.

Kehebatan The Blues kian lengkap lantaran kiper Petr Cech dan Didier Drogba juga sukses menoreh prestasi. Cech menyabet gelar kiper terbaik Premier League musim ini dengan torehan 17 clean sheets alias tak kebobolan. Total 22 clean sheets di segala kompetisi.

Sedangkan, Drgoba mematenkan diri sebagai top skorer dengan 29 gol berkat hattrick-nya di pertandingan itu. Bomber Pantai Gading ini menyisihkan striker Manchester United (MU), Wayne Rooney, yang hanya mendulang 26 gol. Bagi The Drog, ini adalah kali kedua ia menyabet trofi Golden Boot setelah pernah meraihnya pada 2007.

Carlo Ancelotti juga menoreh sejarah sebagai pelatih Italia pertama yang berhasil menjuarai Premier League. Hebatnya lagi, Don Carlo melakukan itu di musim perdananya menukangi Frank Lampard cs. Artinya, ia menyamai prestasi Jose Mourinho yang juga memberi trofi Premier League begitu mengarsiteki The Blues pada 2004/2005.

Bedanya, Don Carlo kini berpeluang menjadi More Special daripada The Special One –julukan Mou kala melatih Chelsea. Ya, The Blues berpeluang mencetak sejarah dengan merebut double winners (Premier League dan FA Cup) untuk kali pertama.

Selama 3 musim mengabdi di Stamford Bridge, Mou memang mempersembahkan 6 trofi (2 Premier Leagues, 2 Carling Cup, 1 FA Cup, 1 Community Shield) yang menahbiskannya sebagai pelatih tersukses The Blues.

Tapi, eks pelatih FC Porto yang kini menangani Internazionale Milan itu belum pernah mengawinkan trofi Premier League dan FA Cup.  Sedangkan, musim ini di bawah Carletto, Lampard cs melaju ke final FA Cup menghadapi Portsmouth di Stadion Wembley, Sabtu (15/5).

Jika juara, pasukan Carletto barulah berhak mengklaim mereka sudah berhasil keluar dari bayang-bayang Mou.

Apalagi, Chelsea punya rekor tak terkalahkan di Stamford Bridge selama 3 musim di bawah asuhan Mou. Lebih luar biasa lagi, Mou membuat Chelsea hanya kalah 1 kali pada Premier League 2004/2005. Di era Carletto musim ini, The Blues takluk 1 kali di kandang di tangan Manchester City dan total Chelsea menderita 6 kekalahan.

Apa pun, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, jelas puas dengan kinerja Carletto. Don Carlo mengklaim The Blues memasuki era baru. Faktanya memang demikian. Chelsea sudah berevolusi dari tim yang awalnya berorientasi bertahan di era Mou, sekarang menjadi klub yang memainkan sepakbola atraktif dan terbukti tajam.

Ironisnya, mayoritas pemain inti yang dimiliki Carletto saat ini adalah para pemain yang dibeli Mou. Sebut saja, Drogba, Ashley Cole, Alex Rodrigo, Michael Essien, John Obi Mikel, dan Michael Ballack.

Ironisnya, dibandingkan 3 rivalnya, MU, Arsenal, dan Liverpool, skuad Chelsea saat ini tergolong uzur. Dari total 25 pemain inti The Blues, tercatat 12 pemain berusia 29 tahun ke atas. Usia rata-rata skuad The Blues sendiri adalah 27,70 dan ini lebih tua daripada rata-rata usia MU, Arsenal, dan Liverpool.

Meski begitu, Carletto menampik bakal merombak besar-besaran pasukannya di musim panas nanti. Hanya beberapa pemain belia yang masuk daftar belanjanya, seperti bomber Atletico Madrid, Sergio ‘Kun’ Aguero, dan striker AC Milan, Alexandre Pato. Tapi, Don Carlo membantah keras The Blues bakal melabuhkan Fernando Torres senilai 70 juta pound.

Ia optimistis pasukan ‘tua’ yang dimilikinya masih sanggup berjuang demi merebut sederet target musim depan, termasuk Champions League. Jika terwujud, artinya Lampard dkk benar-benar sudah terbebas dari bayang-bayang Mou.

HEAD-TO-HEAD CARLETTO VS MOURINHO

MUSIM PERTAMA DI CHELSEA

ANCELOTTI PARAMETER MOURINHO
2009/2010 Musim 2004/2005
OVERALL
38-27-5-6 M-Mn-S-Klh 38-29-8-1
103 : 32 (+71) Selisih Gol 72:15 (+57)
86 Total Poin 95
KANDANG
19-17-1-1 M-Mn-S-Klh 19-14-5-0
68 : 14 Selisih Gol 35 : 6
52 Poin 47
TANDANG
19-10-4-5 M-Mn-S-Klh 19-15-3-1
35 : 18 Selisih Gol 37 : 9
34 Poin 48
Premier League TROFI Premier League, Carling Cup, Community Shield

KLASEMEN AKHIR, PENDAPATAN DARI LIVE TV & HADIAH

PREMIER LEAGUE 2009/2010

NO. KLUB M M S K SG P UANG TV (£ juta) HADIAH (£ juta)
1. Chelsea 38 27 5 6 103:32 86 £10,9 £16
2. MU 38 27 4 7 86:28 85 £11,9 £15,2
3. Arsenal 38 23 6 9 83:41 75 £10,4 £14,4
4. Tottenham 38 21 7 10 67:41 70 £9,49 £13,6
5. Man-City 38 18 13 7 73:45 67 £10,9 £12,8
6. Villa 38 17 13 8 52:39 64 £7,99 £12
7. Liverpool 38 18 9 11 61:35 63 £9,99 £11,2
8. Everton 38 16 13 9 60:49 61 £6,49 £10,4
9. Birmingham 38 13 11 14 38:47 50 £5,49 £9,6
10. Blackburn 38 13 11 14 41:55 50 £5,49 £8,8
11. Stoke 38 11 14 13 34:48 47 £6,49 £8
12. Fulham 38 12 10 16 39:46 46 £4,99 £7,2
13. Sunderland 38 11 11 16 48:56 44 £4,99 £6,4
14. Bolton 38 10 9 19 42:67 39 £4,99 £5,6
15. Wolves 38 9 11 18 32:56 38 £4,99 £4,8
16. Wigan 38 8 9 20 37:79 35 £4,99 £4
17. West Ham 38 8 11 19 47:66 35 £5,49 £3,2
18. Burnley 38 8 6 24 42:82 30 £4,97 £2,4
19. Hull 38 6 12 20 34:75 30 £5,49 £1,6
20. Portsmouth 38 7 7 24 34:66 19 £4,99 £800,424

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE GP F1 SPANYOL (Minggu, 9/5): Ferrari Pesimistis, RBR Favorit

09/05/2010 at 5:22 pm (F1) (, , , )

RED Bull Racing (RBR) melanjutkan dominasinya sebagai raja sesi kualifikasi musim ini. Dari 4 seri yang sudah dihelat, Sebastian Vettel sudah 3 kali meraih pole position. Sementara itu, rekan setimnya, Mark Webber sukses merebut pole position keduanya di GP F1 Spanyol, Sabtu (8/5), setelah sebelumnya merasakannya di GP F1 Malaysia.

Di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Webber merengkuh waktu 1 menit 19,995 detik untuk mematenkan pole position. Vettel menguntit di grid ke-2 dengan terpaut 0,106 detik. Sedangkan, Lewis Hamilton (McLaren Mercedes), Fernando Alonso (Ferrari), dan Jenson Button (McLaren Mercedes) masing-masing menempati grid 3, 4, dan 5.

Tak pelak, RBR difavoritkan juga mendominasi dan memenangi lomba, Minggu (9/5). Hamilton, Alonso, dan Button mengaku bakal sulit menyalip kedua mobil RB6 milik Webber dan Vettel yang diotaki Christian Horner.

“Saya kira sebelumnya tak banyak orang yang mengira RBR bakal secepat itu di balapan ini. Tapi, kami tahu seberapa cepat mereka, rentang waktu dengan mobil kami (0,8 detik lebih). Kami harus meningkatkan kecepatan dan mengembangkan area-area yang jadi titik lemah kami,” ulas Hamilton (espnf1).

Di kubu Ferrari, kedua mobil F10 kepunyaan Alonso dan Felipe Massa sama-sama sudah di-upgrade. Musim baru digelar 4 seri (Bahrain, Australia, Malaysia, dan China), tapi Alonso sudah 2 kali ganti mesin. Otomatis, kuota 8 mesin, kini tinggal 6 mesin.

Mekanik Ferrari mengklaim masalah mesin F10 adalah pada katup pneumatic dan alur udara. Problem serupa juga dialami customer-nya, BMW Sauber, yang meluncurkan sasis C29. Untungnya, FIA meluluskan permintaan Ferrari untuk mendesain ulang mesin demi meningkatkan reability alias keandalan mesin-mesin mereka.

Kendala ini mungkin sudah teratasi seperti yang terlihat pada sesi latihan dan kualifikasi, Jumat dan Sabtu. Namun, Alonso pesimistis Ferrari bakal sanggup mengejar duet RBR di balapan, terlebih memenangi GP F1 Spanyol yang notabene home race bagi juara dunia 2005 dan 2006 itu. Target tertinggi yang dipatoknya hanya finis podium.

“Kami sadar RBR tak bisa ‘disentuh’, jadi meraih grid 4 memang sesuai keinginan kami. Tapi, balapan akan berlangsung lama (66 lap) dan kami harus berusaha demi mendapat hasil maksimal dari seluruh usaha kami. Kepercayaan diri akan membantu kami berlomba dan semoga ada sejumlah peluang bagi kami untuk finis podium,” sebut Alonso yang memenangi GP F1 Bahrain, 14 Maret lalu.

Di Qualification 3 (Q3) atau sesi terakhir kualifikasi, insiden sempat terjadi di pitlane antara Alonso dan pembalap Mercedes GP, Nico Rosberg. Seusai melakukan pit, Alonso ‘nyelonong’ ke area pit Mercedes. Tak pelak, Rosberg juga sedang melakukan pit bereaksi untuk menghindari tabrakan. Mirisnya, Rosberg justru hampir menghantam pitwall.

Kontan, stewards memberi sanksi dendan sejumlah 20.000 dolar kepada Ferrari. Alasannya, para mekanik tim Maranello, Italia, itu ceroboh dengan melepaskan Alonso dari pit tanpa mengawasi keadaan sekitar dan ini membahayakan orang lain.

“Saya tak melihat Rosberg datang. Sudut pandang di pit tak memungkinkan pembalap melihat ada pembalap lain yang datang. Jadi, kami sangat berharap kepada para mekanik,” ungkap Alonso.

Kendati begitu, Alonso sesungguhnya masih lebih beruntung daripada rekan setimnya, Massa, dan Button, yang justru sedikit bermasalah di kualifikasi. ‘Jet darat’ milik Massa kerap kehilangan daya cengkeram (grip) terutama di sektor 2 dan 3 yang merupakan 2 tikungan berkarakter paling lambat di sirkuit sepanjang 4,6 km itu. Efeknya, Massa sering mengalami understeering dan hanya mampu menghuni grid 9. Kendati begitu, dipastikan Massa sudah memakai sasis anyar berkode 284 di F10 miliknya.

Nasib Button lebih apes lagi. Juara dunia 2009 ini membuat kesalahan sendiri pada pengujung Q3. Di tikungan 8, Button yang tengah bersaing demi posisi 3 dengan rekan setimnya, Hamilton, justru melebar dan sempat terjebak di green area Astroturf.

Alhasil, Button kehilangan beberapa detik dan harus puas menempati grid 5. Meski begitu, Button optimistis tetap bisa mempertahankan puncak klasemen pembalap yang kini masih digenggamnya dan membantu McLaren tetap memuncaki klasemen konstruktor.

Di kubu RBR, Webber mengaku tak terlalu yakin dirinya bakal mampu menang dari Vettel di balapan. Sebaliknya, Vettel justru mengaku Webber memang lebih cepat di kualifikasi. So, Vettel wajib merujuk pada data-data hasil kualifikasi demi mendapati area yang mungkin membantunya mengembangkan mobilnya.

“Webber melakukan kualifikasi dengan sangat baik. Ia benar-benar mengalahkan saya, terutama di sektor terakhit trek. Kami harus melihat data dan mencari area di mana kami bisa meningkatkan kemampuan mobil,” papar Vettel.

POSISI GRID

1. M. Webber (AUS) Red Bull 1’19.995
2. S. Vettel (JER) Red Bull 1’20.101
3. L. Hamilton (ING) McLaren 1’20.829
4. F. Alonso (SPA) Ferrari 1’20.937
5. J. Button (ING) McLaren 1’20.991
6. M. Schumacher (JER) Mercedes 1’21.294
7. R. Kubica (POL) Renault 1’21.353
8. N. Rosberg (JER) Mercedes 1’21.408

KLASEMEN

PEMBALAP

1. Jenson Button McLaren Mercedes 60
2. Nico Rosberg Mercedes GP 50
3. Fernando Alonso Ferrari 49
4. Lewis Hamilton McLaren Mercedes 49
5. Sebastian Vettel Red Bull Racing 45
6. Felipe Massa Ferrari 41
7. Robert Kubica Renault 40
8. Mark Webber Red Bull Racing 28

KONSTRUKTOR

1. McLaren Mercedes 109
2. Ferrari 90
3. Red Bull Racing 73
4. Mercedes GP 60
5. Renault 46

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE SERIE A (Minggu, 9/5): Inter Milan vs Chievo; AS Roma vs Cagliari: Mou-Ranieri Lancarkan Psy-War

09/05/2010 at 11:18 am (SERIE A) (, , )

JELANG giornata 37 Serie A, Minggu (9/5), Jose Mourinho dan Claudio Ranieri terlibat cekcok sengit dan psy-war alias perang psikologi. Semua dipicu dari tuduhan Mou bahwa AS Roma bakal menyuap Siena, lawan terakhir Inter di giornata 38, Minggu (16/5), agar Siena berusaha keras mengalahkan Inter.

Mou bahkan menyebut uang suap itu berjumlah 2 juta euro. Uang tersebut seharusnya jadi bonus bagi Francesco Totti cs jika juara Coppa Italia. Namun, lantaran gagal setelah kalah dari Inter di final, I Giallorossi kini mengalokasikan uang itu untuk memotivasi Siena yang notabene dipastikan terdegradasi ke Serie B musim depan.

Kecurigaan Mou berangkat dari janji Presiden Siena, Massimo Mezzaroma, yang akan memberi bonus sebesar 2 juta euro –setara dengan bonus dari Roma– kepada para pemainnya andai sanggup menekuk La Beneamata. Bukan rahasia lagi, Mezzaroma memang sudah lama jadi fans berat Roma.

“Kami punya 2 partai sulit yakni melawan Chievo Verona, Minggu (9/5), dan Siena. Kedua klub ini tak layak berada di papan bawah klasemen. Presiden Siena mengatakan ia akan bahagia andai Siena mengalahkan Inter dan ia menawarkan bonus yang pasti memberi ekstra motivasi kepada para pemainnya. Tapi, siapa yang tahu, seandainya Roma yang tak jadi membayar bonus karena gagal juara Coppa Italia, menyediakan uang itu untuk Siena,” sebut Mou (Il Corriere dello Sport).

Kontan, Roma dan Siena berniat melaporkan perbuatan Mou kepada Komisis Disiplin FIGC –Persatuan Sepakbola Italia. Ranieri pun berang. Eks pembesut Chelsea ini membantah Roma melakukan penyuapan.

“Penyuapan bukanlah gaya sepakbola yang saya suka. Saya berbeda karena saya senang dihormati dan menghormati orang lain. Terlalu mudah untuk memotivasi sebuah skuad dengan menciptakan mental terkungkung sehingga mereka merasa sedang diserang. Melakukan apa yang dibuat Mou seolah tengah memasang bom waktu. Apakah Mou fenomenal? Media-lah yang memberikan aura itu kepadanya. Bagi saya, ia tak lebih dari seorang pelatih hebat,” papar Ranieri (tribalfootball).

Mou langsung membalas ucapan Ranieri. Tak tanggung-tanggung, Mou menyebut Ranieri –pendahulunya di Chelsea– sebagai a loser atau pecundang. Mou mengungkit bahwa alasan Roman Abramovich memecat Ranieri adalah karena ketaksanggupan Ranieri memberi gelar kepada The Blues.

Sebaliknya, Mou datang ke Stamford Bridge pada 2004 dengan status sebagai pelatih yang sukses menjuarai Champions League bersama FC Porto. Mou langsung memberi bukti dengan menyabet sejumlah gelar, termasuk 2 trofi Premier League. Ironisnya, Mou yang cabut dari London pada 2007 gagal membawa Chelsea juara Champions League, gelar yang sangat diimpikan Abramovich.

“Saya tak pernah mengatakan saya fenomenal. Jelas bukan kesalahan saya apa yang terjadi pada 2004. Saya datang ke Chelsea dan bertanya (kepada manajemen) alasan Ranieri dipecat. Saya diberitahu bahwa mereka menginginkan trofi dan itu tak akan pernah terwujud di bawah asuhan Ranieri. Sudah pasti bukan salah saya jika di Chelsea, Ranieri disebut sebagai seorang pecundang,” sungut Mou (tribalfootball).

Tak berhenti di sini, Mou juga mengkritik cara Ranieri memompa motivasi kepada para pemainnya. Mou merujuk kepada permainan kasar Totti dkk pada final Coppa Italia di Olimpico, Rabu (5/5).

Selain Totti yang dikartumerahkan lantaran sengaja menendang tumit Mario Balotelli dari belakang, Mou menuding seharusnya ada 3 pemain lain yang kena kartu merah.

“Ingat, semestinya Roma hanya menyisakan 6 pemain di lapangan pada laga itu. Sebab, Philippe Mexes, Totti, Rodrigo Taddei, dan Nicolas Burdisso melakukan pelanggaran yang layak diganjar kartu merah,” klaim Mou.

Dia menambahkan, “Namun, sekarang Ranieri membahas cara bagaimana memotivasi para pemain. Seorang pelatih seharusnya selalu memotivasi skuadnya di tiap sesi latihan. Anda tak boleh melakukan itu dengan bersama-sama menonoton film dengan para pemain sebelum melakoni final Coppa Italia melawan Inter. Mereka adalah para professional, jadi tak semestinya diperlakukan seperti anak-anak. Di Inter, kami lebih suka memotivasi skuad di lapangan dan bersama-sama mempelajari Roma untuk mencari kelemahan mereka. Jika sebelum final, saya menyuruh para pemain menonton film ‘Gladiator’, mereka pasti akan menertawai saya dan memanggil dokter untuk memeriksa apakah saya sedang sakit.”

Presiden Inter, Massimo Moratti, sendiri tahu cara yang benar memotivasi klub miliknya. Ia sudah menyediakan 12 juta euro sebagai bonus jika Mou dan pasukannya mampu menoreh sejarah dengan meraih treble winners musim ini. Bonus 600.000 euro masing-masing untuk para pemain first team dan staf teknis.

Apapun, di pacuan juara Serie A, dengan rentang 2 poin (Inter 76, Roma 74), Inter berharap bakal mematenkan Scudetto musim ini di markas sendiri, Giuseppe Meazza, Minggu (9/5). Mumpung yang mereka jamu di giornata 37 cuma sekelas Chievo. Maklum, bila sudah memastikan merenggut Scudetto di akhir pekan ini, giornata 38 atau laga pamungkas melawan Siena, tak lagi berpengaruh terhadap posisi klasemen Inter.

Javier Zanetti dkk jadi bisa lebih tenang dan fokus demi meladeni final Champions League kontra juara Bundesliga 2009/2010, Bayern Muenchen, di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 22 Mei.

Di Giuseppe Meazza, La Beneamata diprediksi bakal mampu memetik 3 poin dari Flying Donkeys –julukan Chievo– meski tak diperkuat Lucio, Ivan Cordoba, dan Wesley Sneijder yang dibekap cedera. Tambahan 3 angka bakal membuat Inter mengoleksi 79 poin.

Apa maknanya? Ya, Inter otomatis bakal mempertahankan Scudetto yang sudah 4 musim dipegangnya. Tapi, para Interisti jangan bangga dulu. Scudetto Serie A ke-18 baru sah jadi milik pasukan Mourinho jika di Olimpico, Roma kalah atau hanya imbang dengan tamunya, Cagliari.

Memprediksi Roma tak akan mampu mendulang poin penuh alias 3 angka dari Cagliari di Olimpico boleh jadi mengada-ada. Musim ini, I Giallorossi punya rekor apik di kandang. Dari 18 kali menjamu tamu, armada Ranieri menang 14, seri 1, dan kalah 3.

Ketiga kekalahan Roma di Olimpico masing-masing dialami dari Juventus (1-3), Livorno (0-1), dan Sampdoria (1-2). Satu-satunya motivasi yang bisa membuat I Rossoblu –sebutan Cagliari– tampil penuh greget di Olimpico adalah pesta perpisahan untuk sang pelatih. Sudah dipastikan allenatore Giorgio Melis meninggalkan kursi pelatih di akhir musim nanti.

Melis sukses mempertahankan Cagliari di Serie A musim depan. I Rossoblu kini bercokol di peringkat 13 dengan 43 poin. Mereka ada satu tingkat di bawah Chievo yang mengemas 44 poin.

“Kedua partai terakhir Serie A juga jadi yang terakhir bagi saya sebelum saya kembali melatih youth team Cagliari. Saya yakin klub akan mendapat pelatih yang lebih bagus. Namun, saya sudah memenuhi target,” ucap Melis yang menjadi caretaker Massimiliano Allegri yang dipecat (goal.com).

Ranieri menegaskan I Giallorossi tak mau melepas kesempatan meraih trofi Serie A, satu-satunya target gelar yang tersisa musim ini setelah gagal menggapai Coppa Italia. Apalagi, terakhir kali I Lupi jadi Scudetto yakni pada 2000/2001.

Untuk meladeni Cagliari, Ranieri kemungkinan besar tak diperkuat Mirko Vucinic. Striker Montenegro ini dikabarkan cedera sehingga absen dalam 2 hari latihan, Jumat dan Sabtu (7-8/5), lalu. So, untuk mengatasinya, Ranieri boleh jadi menerapkan pola 4-3-3 dengan Totti, Luca Toni, dan Jeremy Menez sebagai trequartista (trio penyerang).

Sangat kecil kemungkinan Ranieri bakal menslot Totti sebagai cadangan seperti yang dilakukannya di final Coppa Italia. Totti tetap dipercaya Ranieri meski ia tengah terbelit masalah serius lantaran dituduh bomber Inter, Balotelli, mengungkapkan kata-kata bernada rasis kepadanya pada final di Olimpico itu.

INTER MILAN VS CHIEVO

5 PARTAI TERAKHIR

INTER

02.05.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-0 (M)

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Champions League vs Barcelona (K) 3-1 (M)

16.04.2010 Serie A vs Juventus (K) 2-0 (M)

——–

CHIEVO

02.05.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 2-0 (M)

17.04.2010 Serie A vs Livorno (K) 2-0 (M)

11.04.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-3 (Klh)

03.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

06.01.2010 Serie A Chievo 0-1 Inter Milan

10.05.2009 Serie A Chievo 2-2 Inter Milan

14.12.2008 Serie A Inter Milan 4-2 Chievo

11.02.2007 Serie A Chievo 0-2 Inter Milan

24.09.2006 Serie A Inter Milan 4-3 Chievo

PRAKIRAAN PEMAIN

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 23-Materrazzi, 25-Samuel, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19-Cambiasso; 9-Eto’o, 5-Stankovic, 27-Pandev; 22-Milito

——-

CHIEVO (4-3-1-2) Pelatih: Domenico Di Carlo

28-Sorrentino; 21-Frey, 33-Yepes, 4-Mantovani, 17-Jokic; 10-Luciano, 16-Rigoni, 7-Marcolini; 9-Bentivoglio; 31-Pellisier, 83-De Paula

PREDIKSI

INTER 3-1 CHIEVO

==============

ROMA VS CAGLIARI

5 PARTAI TERAKHIR

ROMA

01.05.2010 Serie A vs Parma  (T) 2-1 (M)

25.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-1 (M)

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

03.04.2010 Serie A vs Bari (T) 1-0 (M)

————-

CAGLIARI

02.05.2010 Serie A vs Udinese (K) 2-2 (S)

25.04.2010 Serie A vs Napoli (T) 0-0 (S)

18.04.2010 Serie A vs Palermo (K) 2-2 (S)

11.04.2010 Serie A vs Juventus (T) 0-1 (Klh)

03.04.2010 Serie A vs Milan (K) 2-3 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

06.01.2010 Serie A Cagliari 2-2 Roma

10.05.2009 Serie A Cagliari 2-2 Roma

14.12.2008 Serie A Roma 3-2 Cagliari

29.03.2008 Serie A Cagliari 1-1 Roma

05.12.2007 Serie A Roma 2-0 Cagliari

PRAKIRAAN PEMAIN

ROMA (4-3-3) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 29-Burdisso, 5-Mexes, 4-Juan, 17-Riise; 16-De Rossi, 7-Pizarro, 20-Perrotta; 10-Totti, 30-Toni, 94-Menez

————

CAGLIARI (4-3-1-2) Pelatih: Giorgio Melis

22-Marchetti; 21-Canini, 3-Ariaudo, 13-Astori, 31-Agostini; 4-Dessena, 5-Conti, 8-Biondini; 7-Cossu; 32-Matri, 23-Larrivey

PREDIKSI

ROMA 2-0 CAGLIARI

KLASEMEN

1. Inter 36 76
2. Roma 36 74
3. Milan 36 67
4. Sampdoria 36 63
5. Palermo 36 61
6. Napoli 36 56
7. Juventus 36 55

JADWAL GIORNATA 37

Minggu (9/5): Bologna vs Catania; Fiorentina vs Siena; Genoa vs Milan; Inter vs Chievo; Juventus vs Parma; Livorno vs Lazio; Napoli vs Atalanta; Palermo vs Sampdoria; Roma vs Cagliari; Udinese vs Bari

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE PREMIER LEAGUE (Minggu, 9/5): Chelsea vs Wigan, MU vs Stoke: The Red Devils’ Hegemony or The Return of The Blues?

08/05/2010 at 3:33 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

PEKAN 38 Premier League, Minggu (9/5), dijamin penuh ketegangan. Terutama bagi kubu Manchester United (MU) dan Chelsea. Maklum, kedua klub sama-sama berpeluang menggondol juara Premier League 2009/2010. Chelsea bakal meraihnya untuk kali keempat sepanjang sejarah klub London Barat itu, sedangkan MU bakal merebutnya untuk ke-19 kali atau ke-12 di era Sir Alex Ferguson.

Pertanyaannya: Apakah The Red Devils sukses mempertahankan hegemoninya setelah juara 3 musim beruntun atau justru The Blues bakal kembali merebut trofi Premier League setelah terakhir mengangkatnya 4 musim lalu?

Mayoritas rumah taruhan alias bursa judi menjagokan Chelsea juara ketimbang MU. Ini boleh jadi didasarkan atas lawan masing-masing klub di laga penutup yang bisa dibilang kualitasnya satu tingkat di bawah mereka.

Apalagi, The Blues dan The Red Devils sama-sama bertindak sebagai tuan rumah. Pasukan Carlo Ancelotti menjamu Wigan Athletic di Stamford Bridge, sedangkan armada Fergie kedatangan tamu Stoke City di Old Trafford.

Sepanjang Premier League musim ini, Chelsea dan MU juga menoreh rekor apik di partai kandang meski rapor Frank Lampard cs sedikit lebih baik. Kedua klub sama-sama sudah didatangi 18 tamu.

The Blues mengukir menang 16, seri 1 dan kalah 1. Hasil imbang dan kalah masing-masing didapat kala melawan Everton (3-3; 12 Desember 2009) dan Manchester City (2-4; 27 Februari 2010).

Sedangkan The Red Devils mencetak menang 15, seri 1, dan kalah 2. MU ditahan Sunderland (2-2: 3 Oktober 2009) dan kalah dari Aston Villa (0-1; 12 Desember 2009) serta Chelsea (1-2; 3 April 2010).

Chelsea melesakkan 60 gol dan hanya kebobolan 14. Hebatnya, 21 gol di antaranya dibukukan pasukan Carletto hanya di 3 laga yakni kontra Sunderland (7-2; 16 Januari 2010), Aston Villa (7-1; 27 Maret 2010), dan Stoke (7-0; 25 April 2010).

Totalnya, dalam 37 pekan Premier League musim ini, Chelsea sudah mengoleksi 95 gol (total 132 gol di semua kompetisi). Fantastisnya, 23 gol sanggup ditoreh Lampard dkk pada 6 laga terakhir.

Chelsea hanya butuh 2 gol lagi untuk menyamakan rekor MU (97 gol) pada Premier League 1999/2000. Tapi, andai sanggup bikin 5 gol atau lebih ke gawang Wigan nanti, The Blues membukukan rekor 100 gol Premier League musim ini. Jika itu terjadi, Chelsea jadi klub pertama yang mampu mencetak 100 gol atau lebih sejak Tottenham Hotspur menoreh 111 gol  pada musim 1962/1963.

Meski begitu, The Blues boleh jadi tak peduli untuk memburu rekor ini. Sebab, dengan keunggulan 1 poin (Chelsea 83, MU 82), kemenangan 1-0 atas The Latics sudah cukup bagi Chelsea merebut trofi Premier League musim ini.

Bagaimana dengan MU? Di Old Traffod, The Red Devils punya statistika memasukkan dan kemasukan yakni 48:12. Memang kalah mentereng dibandingkan rivalnya dari Kota London Barat itu. Kemenangan terbesar Wayne Rooney cs juga hanya dengan skor 5-0 yang dibuat 2 kali yaitu menjamu Wigan (30 Desember 2009) dan Portsmouth (6 Februari 2010).

Kendati secara statistika unggul dan dijagokan mayoritas rumah bursa bakal juara, Carletto mewanti-wanti Lampard dkk agar tak lengah. Pilihan mereka adalah meraih kebanggaan atau justru dilanda tragedi di akhir musim.

“Sampai sekarang, kami berhak memuncaki klasemen. Kami bermain konsisten dan tak kalah di sejumlah partai penting. Kami melakoni 6 partai (3 kandang, 3 tandang) melawan big four –Arsenal, MU, dan Liverpool– dan memenangi seluruhnya. Tapi, jika kami kalah di partai terakhir (kontra Wigan) setelah melalui 10 bulan yang luar biasa, ini bakal jadi sebuah tragedi dan bencana besar,” ungkap Carletto di situs resmi klub.

Secara kualitas skuad Wigan besutan Roberto Martinez boleh di bawah Lampard dkk. Tapi, jangan lupa fakta bahwa The Latics pernah mencukur The Blues 3-1 di DW Stadium, pada 26 September 2009. Arsenal jadi klub raksasa Inggris teranyar yang jadi korban ‘kebrutalan’ pasukan Martinez. Di DW Stadium, 18 April 2010, anak-anak didik Arsene Wenger dilibas The Latics 3-2.

“Wigan adalah klub yang bagus. Mereka punya banyak penyerang tajam dan cepat. Ini yang membuat kami kerepotan pada pertemuan pertama kami lalu. Saya ingat betul hal ini dan kami harus memberi perhatian khusus di sisi ini,” papar Carletto.

Kelemahan Wigan yang kini menghuni peringkat 15 dengan 36 poin adalah pada permainan yang tak konsisten. The Latics juga cenderung lemah di partai tandang. Dari total 18 partai away, pasukan Martinez hanya menang 3, seri 2, dan kalah 13. Faktor ini yang juga jadi perhitungan bursa bahwa Chelsea bakal mampu menjaga keunggulan 1 poin dari MU dan akhirnya juara.

Itu pula yang bikin Fergie seharusnya tak berharap Wigan bakal sanggup menahan imbang atau bahkan menekuk Chelsea di Stamford Bridge. Rooney dkk wajib tetap fokus demi menebas Stoke yang ditukangi Tony Pulis tanpa peduli hasil Chelsea.

Kendati begitu, sebenarnya jelas terlihat Fergie dan anak buahnya tak punya peluang untuk juara musim ini. Bahkan, gaffer Skotlandia ini menyebut musim MU sudah berakhir pada suatu pekan  yang buruk antara 30 Maret dan 7 April. Ketika itu, The Red Devils didepak Bayern Muenchen dari perempat final Champions League dan kalah dari Chelsea 1-2 di Old Trafford, 3 April 2010.

“Kekecewaan terbesar kami adalah terlempar dari Champions League. Benar-benar sebuah parodi bahwa MU –tim terbaik di kejuaraan itu– gagal ke final. Itu sungguh pekan yang buruk bagi kami. Satu pekan buruk sangat mempengaruhi segalanya. Tak mudah mengatasi hal seperti ini,” ujar Fergie (daily star).

Pertaruhan double winners kian memanaskan perseteruan Chelsea dan MU musim ini. Bedanya, Fergie lebih tenang ketimbang Carletto. Soalnya, The Reds Devils sudah memastikan satu gelar dengan juara Carling Cup. Sebaliknya, Chelsea masih harus berjuang ekstra keras meladeni Portsmouth pada final FA Cup di Stadion Wembley, Sabtu (15/5).

Pacuan gelar top skorer musim ini juga masih sengit antara Didier Drogba dan Wayne Rooney yang sama-sama mengemas 26 gol. So, bukan tak mungkin kedua penyerang ini bakal ngotot bikin gol demi menyabet gelar prestisius itu. Minimal ini bisa jadi penghibur bagi diri mereka sendiri andai klub mereka gagal juara.

CHELSEA VS WIGAN

5 PARTAI TERAKHIR

CHELSEA

02.05.2010 Premier League vs Liverpool (T) 2-0 (M)

25.04.2010 Premier League vs Stoke (K) 7-0 (M)

17.04.2010 Premier League vs Tottenham (T) 1-2 (Klh)

13.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-0 (M)

10.04.2010 FA Cup vs Villa (-) 3-0 (M)

————

WIGAN

03.05.2010 Premier League vs Hull (K) 2-2 (S)

24.04.2010 Premier League vs West Ham (T) 2-3 (Klh)

18.04.2010 Premier League vs Arsenal (K) 3-2 (M)

14.04.2010 Premier League vs Portsmouth (K) 0-0 (S)

04.04.2010 Premier League vs Fulham (T) 1-2 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

26.09.2009 Premier League Wigan 3-1 Chelsea

28.02.2009 Premier League Chelsea 2-1 Wigan

24.08.2008 Premier League Wigan 0-1 Chelsea

14.04.2008 Premier League Chelsea 1-1 Wigan

26.01.2008 FA Cup Wigan 1-2 Chelsea

PRAKIRAAN PEMAIN

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-Alex, 26-Terry, 3-A Cole; 8-Lampard, 13-Ballack, 15-Malouda; 21-Kalou, 11-Drogba, 39-Anelka

———

WIGAN (4-2-3-1) Pelatih: Roberto Martinez

1-Kirkland; 25-Melchiot, 5-Caldwell, 2-Gohouri, 31-Figueroa; 8-Watson, 27-Diame; 15-Gomez, 24-McCarthy, 11-Moses; 20-Rodallega

PREDIKSI

CHELSEA 2-0 WIGAN

======================

MU VS STOKE

5 PARTAI TERAKHIR

MU

02.05.2010 Premier League vs Sunderland (T) 1-0 (M)

24.04.2010 Premier League vs Tottenham (K) 3-1 (M)

17.04.2010 Premier League vs Man-City (T) 1-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Blackburn (T) 0-0 (S)

07.04.2010 Champions League vs Munich (K) 3-2 (M)

———–

STOKE

05.05.2010 Premier League vs Fulham (T) 1-0 (M)

01.05.2010 Premier League vs Everton (K) 0-0 (S)

25.04.2010 Premier League vs Chelsea (T) 0-7 (Klh)

17.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 Premier League vs Wolves (T) 0-0 (S)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

26.09.2009 Premier League Stoke 0-2 MU

26.12.2008 Premier League Stoke 0-1 MU

15.11.2008 Premier League MU 5-0 Stoke

06.10.1993 Carling Cup MU 2-0 Stoke

22.09.1993 Carling Cup Stoke 2-1 MU

PRAKIRAAN PEMAIN

MU (4-4-2) Pelatih: Alex Ferguson

1-Van der Sar; 22-O’Shea, 23-Evans, 15-Vidic, 3-Evra; 17-Nani, 18-Scholes, 24-Fletcher, 11-Giggs; 9-Berbatov, 10-Rooney

———-

STOKE (4-4-2) Pelatih: Tony Pulis

27-Begovic; 28-Wilkinson, 4-Huth, 17-Shawcross, 3-Higginbotham; 24-Delap, 6-Whelan, 18-Whitehead, 26-Etherington; 11-Sidibé, 10-Fuller

PREDIKSI

MU 3-0 STOKE

BURSA JUARA PREMIER LEAGUE 2009/2010

MARKET LADBROKE WILLIAM HILL BET365 BETFAIR PADDY.P
CHELSEA 1,071 1,08 1,1 1,1 1,08
MU 8 7 7,5 9,2 7,5

KLASEMEN

1. Chelsea 37 83
2. Man Utd 37 82
3. Arsenal 37 72
4. Tottenham 37 70
5. Man City 37 66
6. Aston Villa 37 64
7. Liverpool 37 62

JADWAL PEKAN 38

Minggu (9/5): Arsenal vs Fulham; Villa vs Blackburn; Bolton vs Birmingham; Burnley vs Tottenham; Chelsea vs Wigan; Everton vs Portsmouth; Hull vs Liverpool; West Ham vs Man-City; Wolves vs Sunderland; MU vs Stoke

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

« Previous page · Next page »