REV 2nd LEG QF CL: Barcelona vs Arsenal, CSKA Moscow vs Inter Milan

07/04/2010 at 9:42 am (CHAMPIONS LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , , , )

  • CSKA Moscow 0-1 (Sneijder 6) Inter: Inter lolos ke semifinal agregat 2-0
  • Barcelona (Messi 21, 37, 42, 88) 4-1 (Bendtner 18) Arsenal: Barca ke semifinal agregat 6-3

Inter Tantang Barca di Semifinal

EMPAT gol Lionel Messi dan 1 gol Wesley Sneijder memastikan Barcelona dan Internazionale Milan bentrok di semifinal Champions League 2009/2010 yang bakal digelar 20 April (1st leg di Giuseppe Meazza) dan 28 April (2nd leg di Nou Camp).

Inter gagal melaju ke 4 Besar Champions League sejak 7 tahun lalu (3 musim terakhir kandas di Babak 16 Besar). Tapi, bagi Jose Mourinho, ini jadi semifinal keempat Champions League.

Sebelumnya pembesut berdarah Portugal ini mengantar FC Porto (akhirnya juara pada 2003/2004) dan Chelsea (2 kali). Mou mencatatkan diri sebagai pelatih pertama yang mampu membawa 3 klub berbeda ke semifinal Champions League.

Bagi Barca, ini jadi kali ke-4 dalam 5 musim terakhir mereka menembus semifinal (2005/2006, 2007/2008, 2008/2009, dan 2009/2010). Hebatnya, pada 2005/2006 dan 2008/2009, El Barca sukses menapak final dan juara masing-masing mengalahkan Arsenal dan Manchester United (MU).

Barca dan Inter pernah satu grup (Grup F) di babak penyisihan grup Champions League musim ini. Dari 2 pertemuan, pasukan Pep Guardiola menang 2-0 di Nou Camp (24 November 2009), sedangkan di Giuseppe Meazza (16 September 2009), kedua klub bermain imbang 0-0.

Kendati begitu, Guardiola tak mau sesumbar. Ia tahu aura dan tekanan di semifinal bakal berbeda dari penyisihan grup. Tapi, Guardiola tak bisa menampik sebagai juara bertahan, Barca jelas lebih diunggulkan ketimbang I Nerazzurri untuk lolos ke final.

Semifinal nanti juga jadi ajang reuni beberapa pemain. Eto’o bakal kembali bertemu eks rekan-rekannya dan tutornya di Barca ketika meraih Champions League, La Liga, dan Copa del Rey 2008/2009. Sebaliknya, Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell bereuni dengan mantan rekannya dan manajernya di Inter.

Apapun, kita jangan berharap partai Barca kontra Inter bakal seatraktif Barca vs Arsenal. Soalnya, Mou lebih bersifat pragmatis. Ia tak sungkan mengorbankan permainan indah demi mengejar kemenangan.

Teranyar, Mou menerapkan formasi 4-5-1 untuk meredam kecepatan para pemain CSKA Moscow di Stadion Luzhniki, Rabu (7/4) dinihari WIB. Eto’o cs lebih mengandalkan pada counter attack alias serangan balik untuk menjebol gawang lawan. Namun, faktanya gaya permainan pragmatis ini sukses mengantar I Nerazzurri ke semifinal.

Artinya, kecil kemungkinan Mou mengubah pola ini saat meladeni Barca yang justru bergaya menyerang dengan skema 4-3-3. Bahkan, bukan tak mungkin, Mou menginstruksikan seorang pemain yang khusus mengawal pergerakan Lionel Messi.

Striker Argentina ini memborong 4 gol kemenangan 4-1 Barca di Nou Camp sekaligus mengubur mimpi Arsenal ke semifinal. Messi menyejajarkan diri dengan 7 pemain lain [Marco van Basten (Milan), Simone Inzaghi (Lazio), Dado Pršo (Monaco), Ruud van Nistelrooy (Manchester United), Andriy Shevchenko (Milan), dan Ferenc Puskas (Madrid)] yang mencetak 4 gol dalam 1 laga. Zanetti yang notabene kapten timnas Argentina jadi sosok yang paling pas mengawal Messi.

Tapi, Mou tak boleh lupa, Barca bukan cuma Messi. Ibrahimovic, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta juga bisa mengancam. Well, semifinal Inter vs Barca memang bakal ketat dan sengit, tapi menarik sebagai tontonan? Mungkin lebih baik kita jangan terlalu berharap.

Dari berbagai sumber

Iklan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE 2nd LEG QF CL: CSKA VS Inter: Rumput Artifisial Senjata CSKA

06/04/2010 at 1:26 pm (CHAMPIONS LEAGUE, SERIE A) (, , , )

  • Inter cukup bermain imbang dengan skor berapa pun untuk lolos ke semifinal. Kalah 2-1 pun I Nerazzurri masih melaju ke 4 Besar karena menang gol tandang.
  • CSKA wajib menang jika ingin melangkah ke semifinal.

KEMENANGAN 1-0 pada 1st leg perempat final Champions League di Giuseppe Meazza pekan lalu bakal sia-sia andai Internazionale Milan takluk 0-2 dari CSKA Moscow pada 2nd leg di Stadion Luzhniki, Moskow, Selasa (6/4) atau Rabu (7/4) dinihari WIB.

Jose Mourinho mengaku tenang melawat ke Rusia. Skuadnya sudah kembali komplet setelah Lucio dan Thiago Motta terbebas dari sanksi akumulai kartu kuning yang membuat keduanya absen pada 1st leg.

Striker belia Mario Balotelli juga kembali masuk skuad pasca berdamai dengan Mou. Tapi, Balotelli harus bersaing dengan Goran Pandev demi mendapat 1 tempat di lini depan Inter.

So, secara kedalaman dan kualitas skuad, Inter lebih baik ketimbang CSKA besutan Leonid Slutsky. Apalagi, tuan rumah dipastikan tak diperkuat duo midfielder terbaik mereka, Milos Krasic dan Yevgeny Aldonin, lantaran sanksi akumulasi kartu kuning.

Meski begitu, kubu CSKA sesumbar mereka bakal mampu menyingkirkan Inter dan menapak semifinal Champions League seperti yang dilakukan rival mereka di Liga Rusia, Spartak Moscow, pada 1991 (ketika itu masih bernama European League).

Rumput artifisial atau sintetis alias buatan di Stadion Luzhniki jadi senjata Igor Akinfeyev cs untuk meredam serangan Samuel Eto’o dkk. Buktinya, pada latihan Senin (5/4), Wesley Sneijder mengalami cedera engkel ringan setelah berbenturan dengan rekan setimnya, Sulley Muntari. Tapi, Mou menjamin Sneijder siap merumput.

Ironisnya, pemain tuan rumah pun, Vasily Berezutsky, juga menderita cedera paha saat latihan di hari yang sama. Centre back ini bahkan diragukan bisa tampil.

Tapi, Slutsky tak merasa CSKA sangat diuntungkan dengan kondisi rumput artifisial. Ia menilai perbandingannya 45:55 untuk Inter karena menang 1-0 pada 1st leg di Giuseppe Meazza. Itu sebabnya, Slutsky merancang skema permainan agresif demi mencetak gol di menit-menit awal laga. Strategi ini diyakininya bisa mencegah Inter mencuri gol tandang di Luzhniki.

Jika CSKA menang 1-0, skor jadi imbang 1-1 dan perpanjangan waktu 2×15 menit harus dilakukan. Andai skor tak berubah, CSKA berpeluang memenangi adu penalti karena kiper mereka, Akinfeyef lebih pintar memblok tendangan penalti daripada kiper Inter, Julio Cesar. So, Inter pasti berusaha keras menyudahi pertandingan hanya dalam 90 menit pertandingan.

Inter pernah menang atas CSKA di Rusia dengan skor 2-1 pada penyisihan Grup G Champions League 2007/2008. Namun, ketika itu laga pada 23 Oktober 2007 tersebut tak digelar di Stadion Luzhniki melainkan di Stadion Lokomotiv milik klub Lokomotiv Moscow. Dari 7 lawatannya ke Rusia melawan beberapa klub di sana, I Nerazzurri hanya kalah 1 kali yakni 0-3 di tangan Lokomotiv pada 2003.

5 PARTAI TERAKHIR

CSKA

31.03.2010 Champions League vs Inter (T) 0-1 (Klh)

26.03.2010 Premier League vs Anji (T) 2-1 (M)

21.03.2010 Premier League vs Dynamo (K) 0-0 (S)

16.03.2010 Champions League vs Sevilla (T) 2-1 (M)

12.03.2010 Premier League vs Amkar (K) 1-0 (M)

————

INTER

03.04.2010 Serie A vs Bologna (K) 3-0 (M)

27.03.2010 Serie A vs Roma (T) 1-2 (Klh)

24.03.2010 Serie A vs Livorno (K) 3-0 (M)

20.03.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-1 (S)

16.03.2010 Serie A vs Chelsea (T) 1-0 (M)

REKOR PERTEMUAN

31.03.2010 Champions League Inter 1-0 CSKA

07.11.2007 Champions League Inter 4-2 CSKA

23.10.2007 Champions League CSKA 1-2 Inter

PRAKIRAAN PEMAIN

CSKA (4-5-1) Pelatih: Leonid Slutsky

35-Akinfeyev; 24-Vasily, 6-Alexei, 4-Ignashevich, 42-Shchennikov; 2-Semberas, 18-Honda, 10- Dzagoyev, 11-Mamayev, 13-Gonzalez; 89-Necid

————

INTER (4-3-1-2) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Samuel, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19-Cambiasso, 8-Motta; 10-Sneijder; 9-Eto’o, 22-Milito

PREDIKSI

CSKA 1-1 INTER

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REVIEW QF CHAMPIONS LEAGUE 2009/2010: Barca Ditahan Arsenal, Inter Gerus CSKA

01/04/2010 at 10:03 am (CHAMPIONS LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , , , )

  • Arsenal (Walcott, Fabregas) 2-2 (Ibra 2) Barcelona
  • Inter (Milito) 1-0 CSKA

Barca Ditahan Arsenal

PARTAI 1st leg perempat final Champions League antara Arsenal vs Barcelona di Emirates, Rabu (31/3) atau Kamis (1/4) dinihari, berlangsung sesuai prediksi. Awalnya, Barca memang sempat memborbardir gawang The Gunners. Hanya berkat kepiawaian kiper Manuel Almunia, gawang Arsenal tetap perawan di 45 menit pertama.

Namun, di babak II, Barca langsung menghentak dengan gol cepat Zlatan Ibrahimovic di menit 46. Lima menit kemudian, striker berdarah Swedia ini menambah keunggulan Blaugrana. Meski begitu, jika ada pemain yang patut diacungi jempol, dia adalah Theo Walcott. Right winger ini langsung memberi dampak positif begitu masuk menggantikan Bacary Sagna di menit 67.

Walcott hanya butuh 2 menit untuk bikin gol yang menyuntik motivasi para pemain Arsenal. Efeknya, serangan pasukan Arsene Wenger kian garang. Tekanan bertubi-tubi ini membuat lini belakang Barca kelimpungan. Alhasil, Carles Puyol terpaksa melanggar Cesc Fabregas yang berdiri bebas di kotak terlarang.

Wasit Massimo Busacca mengkartumerahkan Puyol dan menghadiahi penalti buat The Gunners. Fabregas sukses mengeksekusinya pada menit 85. Mirisnya, seusai menuntaskan tugasnya, sang skipper cedera tulang kering, bahkan diduga patah dan diperkirakan bakal absen sampai akhir musim. Wenger tambah pusing lantaran bek veteran, William Gallas, juga dihantam cedera betis serius dan diprediksi tak bisa merumput hingga musim berakhir.

Tak pelak, jelas ini kerugian besar bagi Arsenal yang juga tengah memburu trofi Premier League. Fabregas sendiri sekalipun tak cedera dipastikan tak bisa tampil pada 2nd leg perempat final di Nou Camp, markas Barca, Selasa (6/4), karena akumulasi kartu kuning. Selain Fabregas dan Gallas, Wenger kemungkinan besar juga tak bisa memainkan Andrei Arshavin akibat cedera betis.

Tapi, entrenador Barca, Pep Guardiola, juga tak bisa tenang. Pasalnya, duet centre back-nya, Puyol dan Gerard Piquet juga tak dapat main di 2nd leg. Puyol akibat kartu merah di 1st leg dan Piquet lantaran akumulasi kartu kuning.

So, kondisi ini menjamin 2nd leg di Nou Camp bakal lebih seru daripada 1st leg. Meski Barca diuntungkan dengan 2 gol tandang, The Gunners tetap berpeluang merangsek ke semifinal. Syaratnya, Arsenal menang dengan skor berapapun atau seri dengan mencetak minimal 3 gol (3-3, 4-4, dst).

————–

Inter Gerus CSKA

INTERNAZONALE Milan membuka peluang melaju ke semifinal Champions League setelah menggerus CSKA Moscow 1-0 pada 1st leg perempat final di Giuseppe Meazza, Rabu (31/3) atau Kamis (1/4) dinihari.

Bomber Argentina, Diego Milito, membuat tifosi tuan rumah bersorak berkat golnya pada menit 65. Tapi, sudah pasti kemenangan tipis ini belum bisa bikin allenatore Jose Mourinho tidur nyenyak.

Eks pembesut Chelsea ini bahkan tak berani sesumbar Javier Zanetti cs bakal lolos ke semifinal. Soalnya, pada 2nd leg perempat final di Luzhniki, Selasa (6/4), CSKA bisa membalikkan keadaan jika mampu menang 2-0 atau lebih dan Inter gagal menoreh gol.

Apapun, Mou tetap puas karena dia yakin hasil ini membuktikan Inter telah meruntuhkan mental block atau hambatan mental yang meliputi klub itu saat bertarung di tingkat Eropa. Jadi, andai I Nerazzurri gagal ke semifinal, setidaknya musim depan, Inter tak lagi terbebani dengan mental lemah untuk bersaing dengan klub-klub raksasa ‘Benua Biru’.

JADWAL 2nd LEG PEREMPAT FINAL

Selasa (6/4): Barca vs Arsenal, CSKA Moscow vs Inter

Rabu (7/4): MU vs Muenchen, Bordeaux vs Lyon

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE 1st LEG QF: Inter vs CSKA Moscow: Misi Penyelamatan I Nerazzurri

30/03/2010 at 3:05 pm (CHAMPIONS LEAGUE, SERIE A) (, , , )

INTERNAZIONALE Milan berpeluang menapak semifinal Champions League untuk kali pertama sejak 2003. Bagi CSKA Moscow, inilah kali pertama mereka merasakan perempat final setelah gagal menggapainya dalam 17 tahun terakhir.

Bicara grafik dan statistik kedua klub, CSKA ada di atas Inter. Dari 10 laga teranyar, Inter hanya sanggup menang 4 kali. Javier Zanetti cs dipaksa bermain imbang 4 kali dan kalah 2 kali. Sedangkan, CSKA sukses menang 7, seri 2, dan cuma kalah 1 kali. Yang paling berkesan jelas mengandaskan Wolfsburg dan Sevilla di Champions League.

Tak pelak, dengan catatan minor itu, allenatore Jose Mourinho menyebut 1st leg perempat final Champions League kontra CSKA di Giuseppe Meazza, Rabu (31/3) atau Kamis (1/4) dinihari, laga krusial bagi pasukannya. I Nerazzurri wajib menyelamatkan peluang mereka meraih trofi Champions League musim ini.

Sekaligus, menjaga kesempatan mereka juara Serie A tetap terbuka. Maklum, kekalahan 1-2 dari AS Roma, Sabtu (27/3), bikin Inter hanya unggul 1 poin dari Roma di klasemen. So, kemenangan atas CSKA bisa menyuntik percaya diri Zanetti dkk agar on lagi di kompetisi domestik.

Dari sisi kualitas dan pengalaman skuad di kompetisi Eropa, Inter bisa dibilang satu tingkat di atas CSKA. I Nerazzurri juga belum terkalahkan di Giuseppe Meazza musim ini yakni 22 kali main di kandang dari total 43 partai di semua kompetisi.

Meski begitu, Mourinho harus tepat meramu line-up karena kehilangan centre back Lucio dan midfielder Thiago Motta akibat sanksi kartu. Plus Davide Santon karena cedera.

Lucio dan Motta jadi aktor penting kala Inter menekuk Chelsea 1-0 pada 2nd leg babak 16 Besar di Stamford Bridge. Di sektor depan, Mou mungkin juga tak bakal memainkan Mario Balotelli yang kerap berselisih dengannya. Artinya, duet Samuel Eto’o-Diego Milito kembali jadi andalan.

Konon, pekan lalu, Mou terbang ke Rusia menonton CSKA berduel dengan Dynamo Moscow yang berakhir 0-0. Itu sebabnya, pelatih Koni –sebutan CSKA– alias ‘Si Kuda’, Leonid Slutsky sengaja tak menurunkan skuad komplet dan menginstruksikan para pemain bermain aman.

Di Giuseppe Meazza nanti, Mark Gonzalez, Keisuke Honda, Vasily Berezuktsky, dan Tomas Necid boleh jadi berharap tetap dianggap underdog. Mereka siap bikin kejutan seperti ketika menendang Sevilla di babak 16 Besar.

5 PARTAI TERAKHIR

INTER

27.03.2010 Serie A vs Roma (T) 1-2 (Klh)

24.03.2010 Serie A vs Livorno (K) 3-0 (M)

20.03.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-1 (S)

16.03.2010 Serie A vs Chelsea (T) 1-0 (M)

12.03.2010 Serie A vs Catania (T) 1-3 (Klh)

———

CSKA

26.03.2010 Premier League vs Anji (T) 2-1 (M)

21.03.2010 Premier League vs Dynamo (K) 0-0 (S)

16.03.2010 Champions League vs Sevilla (T) 2-1 (M)

12.03.2010 Premier League vs Amkar (K) 1-0 (M)

07.03.2010 Premier League vs Rubin (K) 0-1 (Klh)

REKOR PERTEMUAN

07.11.2007 Champions League Inter 4-2 CSKA

23.10.2007 Champions League CSKA 1-2 Inter

PRAKIRAAN PEMAIN

INTER (4-3-1-2) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 2-Cordoba, 25-Samuel, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19-Cambiasso, 5-Stankovic; 10-Sneijder; 9-Eto’o, 22-Milito

——

CSKA (4-5-1) Pelatih: Leonid Slutsky

35-Akinfeyev; 24-Berezutsky, 4-Ignashevich, 6-Berezutsky, 42-Shchennikov; 2-Semberas, 22- Aldonin, 18-Honda, 13-Gonzalez, 17-Krasic; 89-Necid

PREDIKSI

INTER 2-0 CSKA

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Plus Minus 8 Kontestan QF CL (Bagian 1)

20/03/2010 at 5:24 pm (CHAMPIONS LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , , )

BERIKUT preview dan analisis singkat plus dan minus 8 kontestan Quarterfinal (QF) Champions League (CL) 2009/2010.

ARSENAL

Fase grup: Juara Grup H

Babak 16 Besar: Lolos ke QF dengan aggregat 6-2 atas FC Porto

Untuk kali ketiga beruntun, Arsenal sukses melaju ke perempat final (QF) CL. The Gunners juga masih bersaing ketat dengan MU dan Chelsea di pacuan trofi Premier League.

Plus: Punya barisan midfielders dan strikers yang komplet dan tajam. Casc Fabregas, Andrei Arshavin, dan Emmanuel Ebou menjamin kedahsyatan penyerangan pasukan Arsene Wenger.

Minus: Kehebatan lini tengah dan depan tak diimbangi kokohnya sektor belakang, terutama di posisi kiper. Manuel Almunia, Lukasz Fabianski, dan Vito Mannone tak bisa disebut sebagai kiper terbaik Premier League, apalagi dunia. Selain itu, Arsenal juga kerap terlalu bergantung pada sosok Fabregas sebagai jenderal lapangan tengah.

QF: vs Barcelona [1st leg (K), 31/3 & 2nd leg (T), 6/4]

Sekalipun barisan tengah dan penyerang menunaikan tugas dengan baik, lini belakang Arsenal dijamin tetap tak bisa tenang. Gempuran Lionel Messi, Pedro, Andres Iniesta, dan Xavi mungkin bakal merepotkan Sol Campbell. So, Wenger sangat berharap William Gallas bisa pulih tepat waktu dari cedera betisnya. Duet centre backs Vermaelen-Gallas jelas lebih meyakinkan ketimbang Vermaelen-Campbell.

—–

BARCELONA

Fase grup: Juara Grup F

Babak 16 Besar: Lolos ke QF dengan aggregat 5-1 atas VFB Stuttgart

Ini kali ketiga berturut-turut Barca menapak QF CL. Berbekal 6 trofi (sextuple) di 2009, wajar jika pasukan Pep Guardiola difavoritkan mampu mempertahankan trofi CL yang mereka rebut pada 2009. Di La Liga, El Azulgrana menempel ketat Real Madrid di posisi puncak klasemen.

Plus: Kekuatan di semua lini Barca merata. Tapi, yang paling menonjol jelas peran Lionel Messi, pemain terbaik Eropa dan Dunia 2009.

Minus: Nyaris tak ada sisi minus di skuad Barca. Satu-satunya kelemahan justru ada pada diri mereka sendiri. Jika terlalu optimistis, Messi cs acap tampil tak konsisten dan mudah frustasi andai gagal bikin gol. Itu terkuak ketika dipukul Valencia dan Stuttgart yang menerapkan taktik memperlambat tempo permainan.

QF: vs Arsenal [1st leg (T), 31/3 & 2nd leg (K), 6/4]

Lupakan ikatan emosi Thierry Henry dengan Arsenal. Pun abaikan kemenangan 2-1 Barca besutan Frank Rijkaard atas The Gunners di final CL 2006. Toh, kedua pencetak gol kemenangan El Blaugrana, Samuel Eto’o dan Juliano Belletti, tak lagi memperkuat Barca. Bahkan, dalam skuad Guardiola saat ini, hanya Victor Valdes, Xavi, dan Iniesta yang terlibat pada final di Paris, 4 tahun silam itu. Messi pun samasekali tak masuk skuad Rijkaard. Sementara di kubu Arsenal hanya menyisakan Fabregas, Almunia, Robin van Persia, Ebou, dan Gael Clichy.

Fakta ini yang menjamin duel nanti bakal beda dari bentrokan di 2006 meski Arsenal dan Barca sama-sama masih mengusung attacking football.

==============

INTERNAZIONALE MILAN

Fase grup: Runner-up Grup F

Babak 16 Besar: Lolos ke QF dengan aggregat 3-1 atas Chelsea

Ini kali pertama Inter melaju ke QF sejak CL 2005/2006. Meski ditangani pelatih sekelas Jose Mourinho yang pernah bikin kejutan mengantar FC Porto juara CL 2004, tak banyak rumah taruhan yang berani memfavoritkan Inter juara musim ini. Di Serie A, I Nerazzurri bertengger di puncak klasemen.

Plus: Sinergi ketajaman Eto’o dan Diego Milito dengan kebrilianan Wesley Sneijder jadi kunci Inter untuk merobek pertahanan lawan. Kolaborasi inilah yang sukses menjungkalkan Chelsea di Babak 16 Besar.

Minus: Inter tak bisa selalu menerapkan permainan apik seperti di Stamford Bridge, markas Chelsea. Inkonsistensi memang jadi kelemahan Inter. Ini juga yang membuat Inter kini ditempel ketat para rival di Serie A meski sempat unggul jauh.

QF: vs CSKA Moscow [1st leg (K), 31/3 & 2nd leg (T), 6/4]

Dari kualitas skuad, para pemain Inter jelas di atas para pemain CSKA. Absennya, centre back Lucio dan midfielder Thiago Motta mungkin tak jadi masalah besar bagi Inter. Mourinho punya pelapis yang tak kalah mumpuni di kedua lini itu. Yang perlu diperhatikan Mou adalah menjaga konsistensi permainan pasukannya dan melepaskan ketergantungan kepada Sneijder.

—–

CSKA MOSCOW

Fase grup: Runner-up Grup C

Babak 16 Besar: Lolos ke QF dengan aggregat 3-2 atas Sevilla

Tak ada yang menduga CSKA mampu merangsek sampai QF. CSKA lolos ke Babak 16 Besar sebagai runner-up Grup C. Banyak orang awalnya memfavoritkan Wolfsburg sebagai pendamping MU. Mark Gonzales dkk meneruskan kejutan mereka dengan menyingkirkan klub kuat Spanyol, Sevilla. CSKA menoreh sejarah sebagai klub Rusia pertama yang menembus 8 Besar CL.

Plus: Dengan baru bergulirnya Rusia Premier League (RPL), skuad CSKA praktis lebih bugar dibandingkan para pemain 7 klub kontestan QF lainnya. Shooting jarak jauh yang akurat seperti saat menekuk Sevilla patut diwaspadai klub lawan.

Minus: Tak punya kekuatan merata dari lini ke lini. Kualitas dan pengalaman para pemain CSKA bisa dibilang yang paling minim di antara skuad ke-7 klub rival di QF.

QF: vs Inter [1st leg (T), 31/3 & 2nd leg (K), 6/4]

Bermain tandang di 1st leg mungkin menguntungkan CSKA, tapi mereka harus belajar dari kekalahan Chelsea. Kekuatan Inter ada pada sektor tengah, terutama Sneijder. Andai Gonzales cs bisa mematikan pergerakan pemain Belanda itu, mereka berpeluang membawa pulang poin penting untuk 2nd leg.

Dari berbagai sumber

Baca juga Plus Minus 8 Kontestan QF CL (Bagian 2)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar