PRE FINAL EUROPA LEAGUE (Rabu, 12/5): Atletico Madrid vs Fulham: Mengemban Misi Negara & Pribadi

11/05/2010 at 2:47 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

KESUKSESAN Fulham dan Atletico Madrid melaju ke final Europa League 2009/2010 seperti sebuah dongeng. Kedua klub sama-sama terpuruk di liga domestik masing-masing, tapi justru sekarang didukung penuh negara mereka demi menjuarai Europa League musim ini.

Ya, Inggris (Premier League) dan Spanyol (La Liga) gagal mengutus wakilnya di Champions League 2009/2010 gara-gara menyerah kepada Jerman (Bundesliga, Bayern Muenchen) dan Italia (Serie A, Internazionale Milan).

So, bentrokan Atletico dan Fulham pada final di HSH Norbank Arena, Hamburg, Jerman, Rabu (12/5), tak pelak demi menyelamatkan pamor La Liga dan Premier League, yang disebut-sebut sebagai 2 liga terbaik dunia.

Kedua klub pasti ngotot menoreh sejarah sebagai klub pertama yang menjuarai Europa League atau kejuaraan pengganti UEFA Cup musim ini. Tapi, motivasi Fulham untuk juara boleh jadi lebih besar daripada Atletico.

The Cottagers terancam tak bisa tampil lagi di kejuaraan tersebut musim depan jika gagal juara musim ini. Soalnya, FA hanya memberi tiket Europa League 2010/2011 kepada peringkat 5, 6, 7 Premier League, juara Carling Cup, dan FA Cup.

Fulham sendiri hanya bercokol di peringkat 12 klasemen akhir Premier League, tak lolos ke final Carling Cup dan FA Cup. Jalur via UEFA Fair Play juga terancam pupus karena Inggris hanya menempati ranking 7 dari daftar Fair Play klub-klub Eropa.

UEFA memberi satu tiket ekstra Europa League kepada 3 negara terbaik di daftar Fair Play. Saat ini, Swedia, Denmark, dan Finlandia dinilai memiliki kompetisi domestik dengan fair play terbaik di ‘Benua Biru’.

Fulham sesungguhnya berhak menyabet tiket dari UEFA tersebut karena menempati peringkat 4 dalam daftar Fair Play Premier League di bawah Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Chelsea yang sudah dipastikan mentas di Champions League musim depan.

Sebaliknya, Atletico justru sudah dipastikan bisa kembali tampil di Europa League 2010/2011. Atletico memang tak mungkin mendapat tiket Europa League musim depan lewat posisi klasemen La Liga (kini menghuni peringkat 9).

Tapi, mereka masih mungkin merengkuh tiket itu karena sukses melangkah ke final Copa del Rey. Menang atau kalah melawan Sevilla pada final di Nou Camp, 19 Mei, Los Rojiblancos tetap berhak dapat tiket playoff Europa League musim depan. Sebab, Sevilla yang kini menghuni posisi 4 La Liga sudah mematenkan tiket ke Eropa musim depan. Pertanyaannya: Champions League atau Europa League?

Yang menarik, Atletico dan Fulham masing-masing juga punya misi pribadi nan super penting. Sesungguhnya juara Europa League adalah momen dan wahana paling pas merestorasi eksistensi mereka di kota mereka sendiri.

Fulham jelas tak mau kalah dari rival sekotanya di London Barat, Chelsea, yang sukses juara Premier League musim ini. Sebaliknya, The Cottagers hanya menutup musim di peringkat 12 dengan 46 poin atau terpaut 40 poin dari The Blues.

Chelsea sudah 4 kali menggenggam trofi Liga Inggris (1 Division One, 3 Premier League), sedangkan Fulham samasekali belum pernah melakukannya sejak kali pertama menapak Division One pada 1999/2000 dan Premier League sejak 2000/2001.

Sementara itu, Atletico berambisi mengangkangi rival sekotanya di Ibukota Madrid, Real Madrid, yang masih berjibaku dengan Barcelona di pacuan juara La Liga. Los Colchoneros sempat berkutat di papan bawah pada awal musim ini saat masih dibesut Abel Resino yang dipecat pada 21 Oktober 2009.

Tapi, begitu Quique Sanchez Flores ditunjuk sebagai pengganti Resino pada 23 Oktober 2009, grafik permainan Los Rojiblancos langsung meningkat siginifikan. Kini di klasemen La Liga, dari 37 jornada, Atletico nangkring di posisi 9 dengan 47 poin.

Hebatnya lagi, Flores sanggup membawa Atletico ke 2 final yakni Copa del Rey kontra Sevilla  dan Europa League versus Fulham. Andai juara di 2 kejuaraan ini, artinya Los Rojiblancos menyamai prestasi merebut gelar doblete alias double winners seperti yang mereka capai ketika juara La Liga dan Copa del Rey di musim 1995/1996.

Yang paling membanggakan jelas Sergio ‘Kun’ Aguero dkk bakal membuat El Real yang bertitel Los Galacticos gigit jari jika di akhir musim nanti Cristiano Ronaldo cs gagal merebut 1 trofi pun, terutama La Liga.

Faktor ini yang mungkin melipatgandakan motivasi anak-anak Los Colchoneros. Sontak, kubu Atletico mulai melancarkan serangan mental kepada anak-anak The Cottagers. Adalah Aguero yang pertama menyulut ‘api permusuhan’. Bomber Argentina ini menyebut Danny Murphy dkk tak punya pedigree atau sejarah jadi juara.

“Jika kita menganalisis sejarah dan statistika di pentas Eropa, Atletico lebih superior daripada Fulham. Mereka mungkin berusaha keras menguasai pertandingan, tapi mereka bukanlah Chelsea, Manchester United, atau pun Arsenal,” ujar Aguero (goal.com).

Namun, The Cottagers sesungguhnya tak berhak marah. Perkataan Aguero memang sesuai fakta.

Los Rojiblancos sudah malang melintang di pelbagai kejuaraan Eropa sejak ikut European Cup (berubah jadi Champions League sejak 1992) pada musim 1958/1959. Totalnya, Atletico sudah melakoni 211 partai di berbagai kompetisi di Eropa. Prestasi tertingginya di ‘Benua Biru’ yakni juara Cup Winners Cup 1962 dan Intercontinental Cup 1974.

Bandingkan dengan Fulham. Sejak didirikan pada 1879, Fulham baru 2 kali merambah panggung Eropa: UEFA Cup 2002/2003 lewat jalur juara Intertoto Cup dan Europa League 2009/2010.  Pencapaian paling prestisius Fulham adalah juara Intertoto Cup 2002 (kejuaraan khusus klub-klub Eropa yang tak lolos ke Champions League dan UEFA Cup/Europa League ini sudah dihapus sejak 2008).

Tapi, Atletico tak boleh mengabaikan fakta bahwa The Cottagers cukup tangguh meski terbilang ‘hijau’ di ranah sepakbola ‘Benua Biru’. Dari total 32 laga di Eropa (18 di antaranya di Europa League musim ini), Fulham hanya kalah 4 kali.

Ingat juga, final Intertoto Cup 2002 melawan wakil Serie A, Bologna, adalah final pertama Fulham di pentas Eropa dan Fulham langsung berhasil menang dengan agregat 5-3. Hadiahnya: The Cottagers berhak tampil di penyisihan Babak I UEFA Cup 2002/2003 bersama Malaga (La Liga) dan Stuttgart (Bundesliga).

Jangan remehkan pula kedahsyatan racikan Hodgson. Pelatih berusia 62 itu baru saja dinobatkan sebagai League Managers’ Association Manager of the Year di Inggris. Gelar ini didedikasikan berkat kehebatan Hogdson menangani The Cottagers sejak Desember 2007. Bos MU, Sir Alex Ferguson, pun angkat topi untuknya.

Hodgson boleh saja berdalih pengalaman seorang pelatih tak akan memberi pengaruh signifikan kepada permainan sesungguhnya. Namun, Zoldan Gera jelas tak sependapat. Striker Hungaria ini merasakan betul kehebatan Hodgson. Sang pelatih menslotnya di belakang striker Bobby Zamora. Posisi ini memberinya kebebasan bergerak dan makin membuat permainannya berkembang.

“Hodgson adalah pelatih yang sangat pintar. Saya menyukai posisi saya saat ini, tepat di belakang Zamora. Saya sering dapat bola, sedikit lama menguasainya, mendapat sejumlah peluang, dan mencetak gol. Posisi ini sangat ideal bagi saya meski saya harus bekerja keras karena harus juga membantu pertahanan,” ungkap Gera.

Hodgson juga bisa tenang karena 2 pilarnya, Zamora dan Damien Duff, sudah bisa tampil. Fulham sukses melaju ke final dengan menumbangkan sejumlah klub besar seperti Shakhtar Donetsk, Juventus, Wolfsburg, dan Hamburg.

Jelas Atletico tak bisa menutup mata terhadap kenyataan ini. Untungnya entrenador Flores kini telah mendapati para bintangnya yang sempat absen. Namun, Atletico terpaksa terbang dari Madrid ke Hamburg lebih cepat 1 hari (Senin, 10/5) daripada jadwal semula (Selasa, 11/5) karena khawatir abu vulkanik dari letusan gunung api di Islandia kembali mengganggu penerbangan di Eropa. Sebaliknya, Fulham akhirnya lega lantaran mereka tetap diizinkan terbang ke Hamburg dari London sesuai rencana yakni pada Selasa pagi.

Final Europa League dijamin kian menarik lantaran ini adalah pertemuan pertama kedua Atletico dan Fulham. Meski begitu, motivasi besar Fulham demi menoreh sejarah mungkin tak cukup ampuh untuk mengatasi pengalaman Atletico di pentas Eropa.

5 PARTAI TERAKHIR

ATLETICO

08.05.2010 La Liga vs Sporting (T) 1-1 (S)

05.05.2010 La Liga vs Valladolid (K) 3-1 (M)

02.05.2010 La Liga vs Sevilla (T) 1-3 (Klh)

29.04.2010 Europa League vs Liverpool (T) 1-2 (Klh)

25.04.2010 La Liga vs Tenerife (K) 3-1 (M)

——

FULHAM

09.05.2010 Premier League vs Arsenal (T) 0-4 (Klh)

05.05.2010 Premier League vs Stoke (K) 0-1 (Klh)

02.05.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-2 (M)

29.04.2010 Europa League vs Hamburg (K) 2-1 (M)

25.04.2010 Premier League vs Everton (T) 1-2 (Klh)

REKOR PERTEMUAN

Tidak ada

PRAKIRAAN PEMAIN

ATLETICO (4-4-2) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Gea; 17-Ujfalusi, 21-Perea, 18-Dominguez, 3-Lopez; 20-Simao, 8-Garcia, 12-Assuncao, 19-Reyes; 7-Forlan, 10-Aguero

—————-

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 5-Konchesky; 16-Duff, 20-Etuhu, 13-Murphy, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora

PREDIKSI

ATLETICO 2-1 FULHAM

Dari berbagai sumber

Iklan

Permalink 10 Komentar

PRE 2nd LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Fulham vs Hamburg: Hamburg Blunder?

29/04/2010 at 3:14 pm (EUROPA LEAGUE, PREMIER LEAGUE) (, , )

ADA beberapa fakta yang menarik disimak jelang 2nd leg semifinal Europa League antara Fulham kontra Hamburg SV di Craven Cottage, Kamis (29/4) atau Jumat (30/4) dinihari WIB. Pertama, keputusan manajemen Hamburg memecat pelatih Bruno Labbadia dan menunjuk asisten pelatih, Ricardo Moniz, sebagai pengganti mungkin jadi blunder bagi klub Jerman itu.

Meski pencapaian Hamburg terbilang kelam di musim ini, manajemen seharusnya tak menutup mata dengan fakta bahwa Labbadia berjasa dengan membuat Hamburg sanggup melangkah sampai semifinal Europa League.

Moniz yang pernah ikut akademi kepelatihan di PSV Eindhoven belum sekalipun menjabat sebagai head coach klub mana pun. Pelatih berdarah Belanda ini baru 2 kali jadi asisten pelatih yakni untuk Martin Jol di Tottenham Hotspur dan Hamburg serta untuk Labbadia di Hamburg.

Moniz jelas mengemban tugas super berat. Apalagi, laga di Craven Cottage bakal jadi debutnya sebagai pelatih Hamburg. Ia harus membawa Hamburg menembus final yang bakal dihelat di kandang mereka sendiri, HSH Nordbank Arena, pada 12 Mei. Tapi, manajemen Hamburg berdalih punya alasan kuat mengangkat Moniz sebagai suksesor Labbadia.

Moniz yang pernah jadi asisten Jol ketika menukangi Tottenham tentu paham betul atmosfer sepakbola Inggris, termasuk di Craven Cottage, kandang Fulham.  Menariknya, Moniz bakal bertemu kembali dengan eks anak didiknya di Spurs yang kini jadi kapten The Cottagers, Danny Murphy. Kontan, Murphy mewanti-wanti bosnya sekarang, Hodgson, tentang gaya menyerang yang dianut Moniz.

“Sebagai seorang ahli taktik, akan sangat mengejutkan jika ia tak berorientasi menyerang,” ucap Murphy (sport.stv.tv).

Fakta menarik kedua yakni Fulham dan Hamburg sama-sama menuai hasil buruk di 10 partai terakhir mereka masing-masing (menang 3, seri 3, kalah 4). Keduanya juga kalah di laga teranyar mereka di liga domestik.

The Cottagers takluk 1-2 dari Everton, tapi sang bos, Roy Hodgson, yang mengistirahatkan 9  pemain inti di laga itu tak mempermasalahkan kekalahan tersebut. Sedangkan, Rothosen ditebas 1-5 oleh Hoffenheim. Kekalahan telak ini yang memastikan Labbadia dipecat. Di posisi klasemen, Hamburg yang bercokol di peringkat 7 Bundesliga jelas masih lebih baik ketimbang Fulham yang terpuruk di posisi 12 Premier League.

Hamburg terancam tak bisa ikut kompetisi Eropa musim depan. Situasi ini yang mewajibkan Hamburg harus juara Europa League 2009/2010 agar berhak tampil lagi di kejuaraan ini musim depan.

Fulham sendiri lebih tenang. Sebab, sekalipun gagal juara musim ini, The Cottagers masih mungkin terjun di Europa League 2010/2011. Jalurnya lewat UEFA’s Fair Play League. UEFA menempatkan Inggris di bawah Spanyol dan Italia sebagai liga yang memperagakan permainan fair play terbaik di ‘Benua Biru’.

Di daftar fair play Premier League, Fulham menempati peringkat 3 di belakang Arsenal dan Tottenham. Kemudian, Fulham diikuti Manchester United, Chelsea dan Burnley. Meski terdegradasi dari Premier League musim depan, Burnley tetap berpeluang tampil di Europa League jika Fulham sukses juara Europa League musim ini. Soalnya, empat klub lainnya dipastikan bakal tampil di Champions League dan Europa League 2010/2011.

Apa pun, Fulham tetap menjaga tinggi motivasi untuk juara musim ini. Tapi, motivasi Ruud van Nistelrooy cs juga tak kalah tinggi. Maklum, mereka tak mau sekadar jadi penonton di partai final yang digelar di ‘rumah’ mereka, HSH Norbank Arena.

Bagi Fulham, skor 0-0 pada 1st leg di Hamburg bikin Murphy cs tak boleh lengah sedikit pun. Sebaliknya, bagi Hamburg, mencuri 1 gol lebih dulu bakal sangat menguntungkan mereka. Namun, The Cottagers punya rapor biru tiap kali tampil di kandang di arena Europa League.

Dari total 8 kali menjamu para tamu di Craven Cottage sejak kualifikasi Babak III, pasukan Hodgson memenangi 7 laga (termasuk menekuk Shakhtar Donetsk, Juventus, dan Wolfsburg) dan hanya seri 1. Sebaliknya, dari 8 kali melawat ke markas lawan sejak Babak III, Hamburg menang dan kalah masing-masing 4 kali.

Meski begitu, Murphy tak berani sesumbar Fulham bakal mampu menekuk Hamburg menyusul masih diragukannya bomber mereka Bobby Zamora bisa tampil atau tidak. Zamora yang kerap jadi lone striker sudah mengepak 19 gol di segala kompetisi untuk The Cottagers.

Jika Zamora gagal pulih dari cedera Achilless-nya, Hodgson kemungkinan besar bakal menslot Clint Dempsey sebagai ujung tombak. Well, situasi tanpa Zamora boleh jadi justru akan menguntungkan Fulham. Hamburg mungkin akan bermain lebih terbuka untuk memburu gol dan menghindari adu penalti.

5 PARTAI TERAKHIR

FULHAM

25.04.2010 Premier League vs Everton (T) 1-2 (Klh)

22.04.2010 Europa League vs Hamburg (T) 0-0 (S)

17.04.2010 Premier League vs Wolves (K) 0-0 (S)

11.04.2010 Premier League vs Liverpool (T) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Wolfsburg (T) 1-0 (M)

—————-

HAMBURG

25.04.2010 Bundesliga vs Hoffenheim (T) 1-5 (Klh)

22.04.2010 Europa League vs Fulham (K) 0-0 (S)

17.04.2010 Bundesliga vs Mainz (K) 0-1 (Klh)

11.04.2010 Bundesliga vs Bochum (T) 2-1 (M)

08.04.2010 Europa League vs Standard Liege (T) 3-1 (M)

REKOR PERTEMUAN

22.04.2010 Europa League Hamburg 0-0 Fulham

PRAKIRAAN PEMAIN

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 4-Pantsil, 18-Hughes, 5-Hangeland, 5-Konchesky; 16-Duff, 20-Etuhu, 13-Murphy, 29-Davies; 11-Gera; 23-Dempsey

——–

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Ricardo Moniz

1-Rost; 20-Demel, 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 13-Tesche, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 10-Petric, 22-Van Nistelrooy

PREDIKSI

FULHAM 1-0 HAMBURG

Dari berbagai sumber

Permalink 3 Komentar

REV 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Atletico vs Liverpool; Hamburg vs Fulham: The Reds Tumbang, The Cottagers Imbang

23/04/2010 at 10:50 am (EUROPA LEAGUE) (, , , , )

  • Atletico (Forlan 9) 1-0 Liverpool
  • Hamburg 0-0 Fulham
  • Partai 2nd leg semifinal, Kamis (29/4)

NASIB berbeda dialami 2 wakil Inggris pada 1st leg semifinal Europa League, Kamis (22/4). Liverpool yang sudah berpayah-payah mencapai Kota Madrid, Spanyol, akhirnya menyerah 0-1 dari tuan rumah Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon lewat gol Diego Forlan di menit 9.

Sedangkan Fulham yang juga berletih-letih sowan ke Hamburg, Jerman, sukses menahan tuan rumah Hamburger SV 0-0 di HSH Nordbank Arena. Bicara peluang lolos ke final, jalan Fulham jelas lebih ringan ketimbang Liverpool.

Pada 2nd leg di Stadion Craven Cottage, Kamis (29/4), The Cottagers hanya butuh menang 1-0, sementara The Reds wajib menggebuk Atletico minimal dengan selisih 2 gol di Anfield.

Meski begitu, Rafael Benitez optimistis The Reds sanggup memukul balik Forlan cs di Anfield. Tekanan psikologis dari puluhan ribu The Kop mania di Anfield memang kerap jadi momok bagi tim tamu.

Teranyar, klub Lille dan Benfica pernah merasakannya masing-masing pada babak 16 besar dan perempat final Europa League. Setelah kalah 0-1 di Prancis pada 1st leg, Liverpool membalas Lille 3-0 di Anfield.

Begitu juga kala melawan Benfica. Pada 1st leg di Portugal, The Reds takluk 1-4, tapi sanggup membantai Benfica 4-1 di Anfield. So, pasukan Quique Sanchez Flores tak mustahil bakal jadi korban dari tuah Anfield jika tak waspada sekalipun bomber andalan mereka, Sergio ‘Kun’ Aguero, sudah bisa main pasca terbebas dari sanksi kartu.

Apalagi, ada kemungkinan Atletico juga harus menempuh jalan darat berjam-jam ke Liverpool andai abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia masih mengganggu jalur penerbangan di Eropa.

Kondisi serupa mungkin juga dialami Hamburg yang melakukan kunjungan balasan ke Craven Cottage, markas Fulham. Dengan skor 0-0 di Jerman, tugas armada Bruno Labbadia jelas tak mudah.

Shakhtar Donetsk, Juventus, dan Wolfburg telah merasakan angkernya stadion milik klub sekota Chelsea itu masing-masing di babak 32 besar, 16 besar, dan perempat final. Tapi, yang perlu dilakukan Ruud van Nistelrooy cs adalah mencuri gol lebih dulu dan andai laga berakhir imbang dengan skor 1-1, 2-2, dst., Hamburg berhak ke final dengan keunggulan gol tandang.

ATLETICO VS LIVERPOOL

SUSUNAN PEMAIN

ATLETICO  (4-3-3) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Egea; 21-Perea, 17-Ujfalusi, 18-Dominguez, 3-Lopez; 8-Garcia, 12-Assuncao, 20-Simao (2-Valera 77); 9-Jurado, 7-Forlan (14-Salvio 85), 19-Reyes (6-Camacho 90)

———–

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 5-Agger, 16-Kyrgiakos; 20-Mascherano, 21-Lucas; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 15-Benayoun (31-El Zhar 83); 24-Ngog (19-Babel 64)

=============

HAMBURG VS FULHAM

SUSUNAN PEMAIN

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Bruno Labbadia

1 Rost; 20-Demel (25-Rincon 82), 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 15-Trochowski, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 9-Guerrero (10-Petric 72), 22-Van Nistelrooy

————

FULHAM  (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 3-Konchesky; 16-Duff, 13-Murphy , 20-Etuhu, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora (23-Dempsey 52)

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Hamburg vs Fulham: Cottagers Waspadai Nistelrooy

22/04/2010 at 11:07 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

PERJALANAN Fulham dari London, Inggris, ke Hamburg, Jerman, semestinya hanya menghabiskan waktu 12 jam. Tapi, gara-gara ada tabrakan truk di Autobahn, iring-iringan bus yang mengangkut The Cottagers tertahan cukup lama.

Total, 27 jam ditempuh pasukan Roy Hodgson untuk sampai ke Hamburg. Tapi, Hodgson menampik situasi meletihkan ini bakal mempengaruhi permainan Mark Schwarzer cs kontra Hamburg pada 1st leg semifinal Europa League di HSH Nordbank Arena, Kamis (22/4).

Fulham memang sudah kepalang tanggung untuk menyerah sekarang. Apalagi, hanya karena situasi yang membuat mereka terpaksa menempuh jalan darat akibat dari abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia yang bikin sebagian besar penerbangan di Eropa dibatalkan.

Sesungguhnya mungkin tak banyak orang yang memprediksi The Cottagers bakal mampu melangkah hingga semifinal. Tapi, Schwarzer dkk menjawab semua kritik itu dengan penampilan brilian.

Betapa tidak? Tiga klub elit ‘Benua Biru’ mereka singkirkan sebelum menapak semifinal. Mulai dari Shakhtar Donetsk –juara bertahan Europa League (UEFA Cup) 2008/2009–, Juventus (raksasa Italia), dan Wolfsburg (juara Bundesliga musim lalu).

Namun, mampukah Fulham mengatasi Hamburg? Schwarzer optimistis dengan hal itu. Seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, kiper gaek ini justru merasa nyaman dengan status underdog yang disematkan kepada Fulham.

Tapi, Schwarzer tak berkelit keberadaan Ruud van Nistelrooy di kubu Hamburg bisa jadi momok bagi The Cottagers. Meski sempat terpuruk di Real Madrid, bomber Belanda ini seperti mendapatkan kembali ketajamannya bersama Hamburg.

Sejak hengkang dari Madrid ke Hamburg pada Januari lalu, Nistelrooy telah mengepak 4 gol dari 8 laga di Bundesliga dan 2 gol di Europa League. Tapi, ia dipastikan tak ditemani tandemnya, Mladen Petric, yang cedera pangkal paha. Sebagai penggantinya, pelatih Bruno Labbadia, menslot striker Peru, Paolo Guerrero.

Hamburg memang ngotot untuk tampil di final. Maklum, partai puncak Europa League bakal dihelat di markas mereka HSH Nordbank Arena pada 12 Mei. Tak ayal, beban Nistelrooy cs pasti lebih berat ketimbang Schwarzer dkk.

Selain itu, masa depan Labbadia di Hamburg juga belum jelas. Manajemen menilai Labbadia telah gagal mengangkat posisi klub. Saat ini, mereka bercokol di posisi 7 klasemen Bundesliga dan terancam tak bisa berkiprah di Eropa musim depan.

Trofi Europa League musim ini juga satu-satunya gelar yang mungkin diraih setelah Hamburg puasa gelar sejak 23 tahun lalu. Andai gagal, Labbadia pun kemungkinan besar bakal dipecat. Situasi tertekan ini yang justru bisa membuat permainan Hamburg tak berkembang. Meski begitu, Hamburg masih mungkin menang dengan skor tipis, sedangkan Fulham berpeluang mencuri gol di laga ini.

5 PARTAI TERAKHIR

HAMBURG

17.04.2010 Bundesliga vs Mainz (K) 0-1 (Klh)

11.04.2010 Bundesliga vs Bochum (T) 2-1 (M)

08.04.2010 Europa League vs Standard Liege (T) 3-1 (M)

04.04.2010 Bundesliga vs Hannover (K) 0-0 (S)

01.04.2010 Europa League vs Standard Liege (K) 2-1 (M)

———–

FULHAM

17.04.2010 Premier League vs Wolves (K) 0-0 (S)

11.04.2010 Premier League vs Liverpool (T) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Wolfsburg (T) 1-0 (M)

04.04.2010 Premier League vs Wigan (K) 2-1 (M)

01.04.2010 Europa League vs Wolfsburg (K) 2-1 (M)

REKOR PERTEMUAN

Tidak Ada

PRAKIRAAN PEMAIN

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Bruno Labbadia

1 Rost; 20-Demel, 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 15-Trochowski, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 9-Guerrero, 22-Van Nistelrooy

————

FULHAM (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 3-Konchesky; 16-Duff, 13-Murphy , 20-Etuhu, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora

PREDIKSI

HAMBURG 2-1 FULHAM

Dari berbagai sumber

Permalink 4 Komentar

REV 2nd LEG EUROPA LEAGUE: Liverpool vs Benfica, Atletico vs Valencia, Standard vs Hamburg, Wolfsburg vs Fulham

09/04/2010 at 8:59 am (EUROPA LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE) (, , , , , , )

  • Liverpool (Kuyt 27, Lucas 34, Torres 59, 82) 4-1 (Cardozo 70) Benfica: Liverpool lolos ke semifinal dengan agregat 5-3
  • Atletico 0-0 Valencia: Atletico lolos ke semifinal karena unggul gol tandang meski agregat 2-2
  • Standard (Camargo 33) 1-3 (Petric 20, 35, Guerrero 90) Hamburg: Hamburg lolos ke semifinal dengan agregat 4-2
  • Wolfsburg 0-1 (Zamora 1) Fulham: Fulham lolos ke semifinal dengan agregat 3-1

Berharap Liverpool vs Fulham di Final

SETELAH kehilangan 2 wakilnya di Champions League, publik Inggris seharusnya gembira melihat Liverpool dan Fulham sukses melaju ke semifinal Europa League (1st leg, 22 April, & 2nd leg, 29 April).

Setelah kalah 1-2 pada 1st leg perempat final di Portugal, Liverpool sanggup menebas 4-1 Benfica di Anfield pada 2nd leg, Kamis (8/4). Sedangkan, Fulham menghentikan laju klub Jerman, Wolfsburg, dengan agregat 3-1.

Di semifinal, The Reds ditantang Atletico Madrid yang menggerus Valencia dan Fulham ditunggu klub Jerman, Hamburger SV, yang menekuk Standard Liege di perempat final. Artinya, all-British final mungkin terjadi karena Liverpool dan Fulham berpeluang  bentrok pada final di HSH Nordbank Arena, Hamburg, pada 12 Mei.

Gengsi Europa League (sebelumnya bernama UEFA Cup) memang di bawah Champions League. Tapi, setidaknya masih bisa dibilang kompetitif. Buktinya, tak ada yang pernah menyangka klub Belgia, Standard Liege, mampu menembus sampai perempat final sebelum dihentikan Hamburg.

Kiprah Fulham bahkan lebih fenomenal. Sebagai peringkat 7 Premier League 2008/2009, Bobby Zamora cs harus ikut dari Babak III Europa League 2009/2010. Fulham berhasil melalui babak ini dan play-off sebelum masuk ke Babak 64 Besar atau fase grup.

Klub besutan Roy Hodgson bergabung di Grup E yang lumayan berat karena dihuni AS Roma (Italia), Basel (Swiss) dan CSKA Sofia (Bulgaria). The Cottagers mencatat rapor biru dengan menempati posisi runner-up dengan 11 poin atau terpaut 2 poin di bawah Roma. Fulham hanya kalah 1 kali, 2 seri, dan 3 menang dari 6 laga di fase grup. Satu-satunya kekalahan diderita dari Roma.

Di Babak 32 Besar, di luar dugaan Fulham menyingkirkan juara bertahan UEFA Cup/Europa League 2008/2009, Shakhtar Donetsk. Tapi, prestasi Fulham terhebat yakni mengandaskan raksasa Italia, Juventus (pasca tersingkir dari Champions League) di Babak 16 Besar secara dramatis.

Setelah kalah 1-3 pada 1st leg di Olimpico,Turin, The Cottagers sanggup membalas 4-1 pada 2nd leg di Craven Cottage. Zamora dkk melaju ke perempat final dan mendepak Wolfsburg. So, kita tunggu saja, apakah Fulham dan Liverpool sanggup mencapai final.

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar