Duo YFR Optimistis

10/06/2011 at 9:50 am (MOTOGP) (, , , )

MOTOGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (12/6), dijamin sengit. Tapi, duo Yamaha Factory Racing (YFR), Jorge Lorenzo dan Ben Spies, mengaku optimistis bakal meraup hasil maksimal.
Ini tahun kedua Silverstone menghelat MotoGP setelah absen selama 25 tahun. Tahun lalu, Lorenzo dan Spies sama-sama menuai hasil positif. Lorenzo yang kini memuncaki klasemen 2011 tampil sempurna.
Juara dunia 2010 ini memenangi balapan dari pole position. Sementara Spies yang tahun lalu masih berkostum Yamaha Tech 3 merebut podium pertamanya di kelas MotoGP.
“Saya melakukan lomba terbaik saya di sana, bahkan hampir sempurna. Saya tahu tahun ini akan lebih sulit. Tapi, Yamaha dan saya telah bekerja keras dan fokus untuk menang di Silverstone,” ungkap Lorenzo dalam konferensi pers yang disitir Motogp.com, Kamis (9/6).
Spies lantas menimpali, “Saya tak sabar segera balapan di Silverstone. Saya sangat menikmati berlomba di sana. Saya yakin akan mampu meraih podium lagi.”

Dari berbagai sumber

Iklan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV MOTOGP SPANYOL (Minggu, 2/5): Jorge Lorenzo: ‘Serasa dalam Film’

03/05/2010 at 12:06 am (MOTOGP) (, , , , , )

LEMAHNYA mental juara sekali lagi jadi kendala utama Dani Pedrosa demi menoreh kemenangan di MotoGP. Pembalap Repsol Honda ini tampil cepat sejak start pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5). Bahkan, Valentino Rossi yang sempat membayanginya nyerah. Namun, tak bisa disangkal, cedera bahu jelas menghambat juara dunia GP Motor 7 kali itu untuk berlomba maksimal.

Jorge Lorenzo justru membuat start buruk. Start dari grid 2, pembalap Fiat Yamaha Team (FYT) ini sempat tercecer ke urutan 5 di belakang Pedrosa, Rossi, Nicky Hayden (Ducati Marlboro), dan Ben Spies (Monster Yamaha Tech 3). Casey Stoner membayangi ketat Lorenzo setidaknya sampai pertengahan lomba yang berdurasi 27 lap.

Lorenzo tercecer nyaris 10 detik dari Pedrosa. Tapi, perlahan-lahan Lorenzo merangsek ke depan dengan menyalip Hayden dan Rossi. Otomatis, rentang waktu dengan Pedrosa pun terpangkas. Lorenzo akhirnya tepat di belakang Pedrosa.

Namun, pertarungan ketat dan sengit yang menyebabkan kedua pembalap Spanyol itu saling senggol terjadi pada 2 lap terakhir. Setidaknya, 2 kali Pedrosa berhasil membuat Lorenzo melebar. Tapi, pada pertengahan lap pamungkas, Pedrosa tak kuasa menahan gempuran Lorenzo.

Lorenzo memaksa Pedrosa melebar di sebuah tikungan. Dari situ, Lorenzo tak terbendung lagi untuk menoreh kemenangan pertamanya musim ini sekaligus perdananya di pentas MotoGP di Jerez. Wajar, jika pembalap yang bergabung ke FYT pada 2008 itu meluapkan kegembiraannya dengan menceburkan diri ke danau yang ada di sisi Sirkuit Jerez.

“Saya selalu memimpikan memenangi MotoGP di Spanyol. Ini serasa seperti sebuah film. Segala sesuatu yang bersifat khayalan benar-benar bisa terjadi. Lap-lap awal sangat sulit karena saya melakukan start yang buruk. Setelah itu, saya mulai merasa lebih baik dan menggeber motor seperti ‘setan’ demi merangsek ke depan,” papar Lorenzo (Autosport).

Ia melanjutkan, “Saya melihat danau itu pada Selasa (26/4) dan berpikir akan lucu jika melompat ke dalamnya karena fans pasti menyukainya. Namun, tak terpikirkan oleh saya, betapa beratnya kostum balap jika basah kuyup. Saya bahkan sempat mengira tak akan bisa ke luar dari danau itu.”

Pedrosa mengaku kecewa finis runner-up setelah mendominasi lomba sebelum disalip Lorenzo di pertengahan lap ke-27 alias terakhir. Sejak awal ia memang pesimistis bakal memenangi balapan lantaran pacuannya, Honda RC212V, tak cukup cepat untuk bersaing dengan Yamaha YZR-M1 geberan Lorenzo.

“Finis runner-up dan kehilangan pimpinan lomba hanya dengan setengah lap tersisa jelas bukan sebuah pencapaian yang bagus, tapi dibandingkan dengan MotoGP Qatar (finis ke-7), hasil ini tentu lebih baik,” ungkap Pedrosa.

Bagi Rossi, finis ketiga juga tak jadi masalah besar sekalipun itu berefek dengan posisi di klasemen yang turun ke peringkat 2 dengan 41 poin. Sebalimnya, tambahan 25 poin di Jerez mengangkat Lorenzo ke puncak klasemen dengan keunggulan 5 poin dari Rossi.

Seri berikutnya bakal digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 23 Mei. Duo pembalap FYT, Rossi dan Lorenzo, diprediksi kembali akan mendominasi lomba tersebut.

HASIL LOMBA

1. Jorge Lorenzo (FYT) 45 menit 17,538 detik

2. Dani Pedrosa (Repsol Honda) +0,543 detik

3. Valentino Rossi (FYT) +0.890 detik

4. Nicky Hayden (Ducati Marlboro) +9,015 detik

5. Casey Stoner (Ducati Marlboro) +10,034 detik

6. Andrea Dovizioso (Repsol Honda) +23,144 detik

7. Mika Kallio (Pramac Ducati) +34,489 detik

8. Marco Melandri (San Carlo Honda Gresini) +34,687 detik

KLASEMEN

PEMBALAP: 1. Lorenzo 45; 2. Rossi 41; 3. Pedrosa 29; 4. Dovizioso 26; 5. Hayden 26

TIM: 1. Fiat Yamaha Team 86; 2. Repsol Honda 55; 3. Ducati Marlboro 37; 4. Monster Yamaha Tech 23; 5. San Carlo Honda Gresini 21

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE MOTOGP SPANYOL (Minggu, 2/5): Pedrosa Tak Pede Meski Rebut Pole

01/05/2010 at 11:55 pm (MOTOGP) (, , , , )

DANI Pedrosa merengkuh pole position ke-14 sepanjang kariernya di MotoGP. Ini sekaligus menahbiskan pembalap Repsol Honda itu sebagai pembalap Spanyol yang sukses mengepak pole position terbanyak di MotoGP. Prestasi tersebut ditoreh Pedrosa pada kualifikasi MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Sabtu (1/5).

Pembalap berusia 24 ini mencetak waktu 1 menit 39,202 detik atau unggul 0,285 detik dari kompatriotnya, Jorge Lorenzo, yang berkostum Fiat Yamaha Team (FYT). Sementara itu, Casey Stoner (Ducati Marlboro), Valentino Rossi (FYT), dan Nicky Hayden (Ducati Marlboro) berturut-turut menempati grid 3, 4 dan 5.

Pacuan Pedrosa, Honda RC212V, diklaim sudah mengalami perkembangan pesat ketimbang di MotoGP Qatar, terutama pada bagian sasisnya. Tapi, Pedrosa mengaku tak pede alias percaya diri bahwa dirinya bakal memenangi lomba, Minggu (2/5).

Kendalanya jelas pada kecepatan maksimal tunggangannya yang masih ditempel ketat para rival penggeber Yamaha dan Ducati. Kontan, Pedrosa tak boleh santai, namun ia merahasiakan apa yang bakal dilakukannya untuk mengatasi problem tersebut.

“Sejujurnya saya terkejut bisa menempati pole position. Tapi, meraih pole position tak signifikan bagi saya. Justru yang terpenting adalah performa di balapan. Kami harus bekerja keras di sektor ini. Frame baru memberi beberapa perbaikan, tapi kami belum benar-benar sempurna. Fokus kami adalah meningkatkan kestabilan motor yang sangat krusial saat balapan,” jelas Pedrosa kepada motogp.com.

Yang mengejutkan lagi yakni tampilnya Rossi yang mampu menghuni grid 4 dengan hanya terpaut 0,356 detik dari Pedrosa dan 0,047 dari Stoner di grid 3. Padahal, Il Dottore sempat mengaku tak bisa maksimal lantaran masih didera cedera bahu akibat terjatuh kala berlatih motokros, dua pekan lalu.

Rossi bahkan tak perlu disuntik cairan yang mengurangi rasa sakit di bahunya selama kualifikasi. Hebatnya, juara dunia MotoGP 7 kali ini sempat memimpin kualifikasi di 20 menit awal. Namun, perlahan-lahan ia mulai disalip beberapa rivalnya.

Sesungguhnya dengan kondisi tak fit 100% dan hanya ada di baris kedua (second row), Rossi wajib kerja ekstra keras di balapan demi menoreh kemenangan kesembilannya di Jerez. Tapi, ia tak menganggap itu masalah besar.

“Bahu saya terasa jauh lebih baik meski kekuatan saya belum pulih total. Tentu lebih baik start dari front row, namun grid 4 cukup bagus. Saya sangat puas dengan perkembangan pacuan saya, terutama dengan ban keras Bridgestone. Kami memang cepat, tapi masih tak konsisten. Ini yang harus kami atasi sebelum balapan,” paparnya.

POSISI GRID

1. Dani Pedrosa (Spanyol/Repsol Honda) 1’39.202

2. Jorge Lorenzo (Spanyol/Fiat Yamaha) +0,285

3. Casey Stoner (Australia/Ducati Marlboro) +0,309

4. Valentino Rossi (Italia/Fiat Yamaha) +0.356

5. Nicky Hayden (AS/Ducati Marlboro) +0,358

6. Randy De Puniet (Prancis/LCR Honda) +0,389

7. Colin Edwards (AS/Monster Yamaha Tech 3) +0,768

8. Ben Spies (AS/Monster Yamaha Tech 3) +0,787

9. Andrea Dovizioso (Italia/Repsol Honda) +0,819

10. Marco Melandri (Italia/San Carlo Honda Gresini) +0,825

KLASEMEN

PEMBALAP

1. Rossi 25; 2. Lorenzo 20; 3. Dovizioso 16; 4. Hayden 13; 5. Spies 11; 6. Puniet 10; 7. Pedrosa 9

TIM

1. Fiat Yamaha 45; 2. Repsol Honda 25; 3. Monster Yamaha Tech 19; 4. Ducati Marlboro 13; 5. LCR Honda 10

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar