Liverpool Barter N’Gog-Henderson

08/06/2011 at 10:14 am (PREMIER LEAGUE) (, )

KENNY Dalglish puas lantaran sedikit lagi berhasil menggaet pemain incarannya, Jordan Henderson, dari Sunderland. Sang pemain hanya tinggal menunggu hasil tes medis yang dilakoninya, Rabu (8/6).
Tapi, Liverpool harus merogoh kocek cukup dalam demi melabuhkan gelandang berusia 20 itu. The Reds menebus Henderson 20 juta pounds plus membarternya dengan David N’Gog. Henderson yang kini memperkuat Inggris U-21 di Piala Eropa U-21 di Denmark bakal meneken kontrak 5 tahun di Anfield.
Sayangnya, Dalglish kemungkinan besar gagal mendapatkan rekan Henderson di lini tengah Sunderland, Lee Cattermole. Pasalnya, coach The Black Cats Steve Bruce tak mau kehilangan dua pemain andalannya di lini tengah sekaligus.
Setelah Henderson, Liverpool juga membidik sejumlah pemain lain macam gelandang Charlie Adam (Blackpool), bek Phil Jones (Blackburn Rovers), dan kiper Alexander Doni (AS Roma).

Dari berbagai sumber

Iklan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

NEWS PREMIER LEAGUE, (Senin, 3/5): Hodgson Suksesor Rafa?

03/05/2010 at 5:19 pm (PREMIER LEAGUE) (, )

ASA Liverpool finis di 4 besar dan merebut tiket babak playoff Champions League 2010/2011 pupus pasca kalah 0-2 dari Chelsea di Anfield, Minggu (2/5). Kekalahan ini membuat Liverpool tertahan di posisi 7 dengan 62 poin.

Dengan hanya menyisakan 1 laga kontra Hull City di KC Stadium, Minggu (9/5), pencapaian tertinggi The Reds hanya menutup musim di peringkat 6. Itu pun dengan syarat, Steven Gerrard cs mampu mendulang 3 poin dari Hull dan Aston Villa, yang saat ini menghuni posisi 6 dengan 64 poin, kalah atau imbang saat menjamu Blackburn Rovers di Villa Park.

Jika Villa seri, pasukan Martin O’Neill akan mengepak total 65 poin atau setara dengan koleksi armada Rafael Benites andai menang dari Hull. Tapi, The Reds lebih berhak memegang peringkat 6 karena unggul selisih gol. Saat ini head-to-head selisih gol Liverpool dan Villa adalah +26 : +14.

Khusus musim ini, klub yang finis di peringkat 5 dan 6 Premier League diganjar tiket ke babak playoff Europa League 2010/2011. Sedangkan, penghuni anak tangga ke-7 mendapat jatah tiket kualifikasi babak III Europa League musim depan.

Bagi Liverpool yang mengoleksi 5 trofi European Cup/Champions League dan 18 gelar juara Liga Inggris, gagal berkiprah di Champions League jelas musibah besar. Bertanding di kejuaraan kelas 2 Eropa bernama Europa League pun kurang bergengsi bagi bintang-bintang The Reds, tak terkecuali bagi sang gaffer, Rafa.

Tak pelak, muncul rumor beberapa pilar dan bahkan Rafa bakal cabut dari Anfield di akhir musim nanti. Tapi, yang paling santer berkembang adalah isu kepindahan Rafa ke Juventus. Rafa yang masih terikat kontrak dengan Liverpool hingga 2014 malah blak-blakan menyerang manajemen The Kop terhadap buruknya penampilan Liverpool musim ini.

Pelatih berdarah Spanyol itu mengungkapkan manajemen sudah mengingkari janji mereka yang disepakati sebelum Rafa meneken perpanjangan kontrak 5 tahun pada musim panas 2009. Manajemen The Reds tak memberinya uang untuk belanja sejumlah pemain yang diingininya.

Rafa lantas menyibak situasi tanpa suntikan dana dari klub ini yang memaksanya cabut dari Valencia pada 2004 dan berlabuh di Anfield. Artinya, ada indikasi, jika Rafa tak kunjung dapat dana untuk beli pemain di musim panas nanti, ia akan meninggalkan Liverpool.

“Tahun lalu saya memutuskan memperpanjang kontrak karena skuad Liverpool sangat berkualitas dan klub punya uang. Namun, sekarang kondisinya sudah berubah. Kami mengalami musim yang buruk dan semoga di masa depan situasinya akan lebih baik. Tapi, saat ini saya tak bisa memikirkan masa depan karena saya tak tahu apa yang tengah terjadi,” papar Rafa (dailymail).

“Saya meninggalkan Valencia dan bergabung di Liverpool karena situasi di Valencia telah berubah. Ini bukan masalah berapa uang yang saya dapat sehingga membuat saya bertahan di Liverpool,” imbuhnya.

Satu-satunya rintangan yang bisa membatalkan niat Juve memboyong Rafa hanya klausul pembebasan kontraknya yang konon mencapai 50 juta pound.

Apa pun, rumor yang belakangan beredar andai Rafa benar-benar hengkang, posisinya akan digantikan oleh Roy Hodgson yang menyita perhatian publik Inggris dan Eropa karena sukses membawa Fulham ke final Europa League musim ini melawan Atletico Madrid.

Tapi, Hodgson sendiri belum memberikan jawaban menerima atau tidak jika tawaran menukangi Liverpool pada akhirnya disodorkan manajemen The Kop. Selain Hodgson, sejumlah pelatih lain juga dikait-kaitkan bakal hijrah ke Anfield, di antaranya O’Neill dan Guus Hiddink..

“Andai nama saya cukup kuat dihubungkan dengan melatih di klub lain, tentu saja saya sangat tersanjung. Namun, itu hanya sebuah spekulasi. Sejauh ini yang saya tahu saya ada di Fulham, punya kontrak dengan klub ini, dan bahagia di sini,” kilah Hodgson.

Para fans Liverpool boleh jadi tak begitu peduli siapa pelatih klub kesayangan mereka. Terpenting, orang itu mampu mempersembahkan trofi kepada The Reds setelah puasa gelar juara selam 4 musim beruntun.

Yang jadi masalah serius bagi Liverpool, jika para bintangnya, seperti Gerrard, Fernando Torres, dan Yossi Benayoun, mengikuti jejak Rafa pergi dari Anfield. Sebab, para pemain sehebat mereka sudah pasti lebih tertarik berlaga di Champions League ketimbang Europa League.

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV PREMIER LEAGUE (Minggu, 2/5): Liverpool vs Chelsea; Sunderland vs MU: Penentuan di ‘Tikungan’ Akhir

03/05/2010 at 1:43 am (PREMIER LEAGUE) (, , , , )

  • Liverpool 0-2 (Drogba 33, Lampard 54) Chelsea
  • Sunderland 0-1 (Nani 28) MU
  • Pekan 38, Minggu (9/5): Chelsea vs Wigan; MU vs Stoke

JIKA diibaratkan sebuah balapan, pertarungan antara Manchester United (MU) dan Chelsea demi trofi Premier League 2009/2010 harus ditentunkan hingga tikungan terakhir pada lap terakhir.

Harapan Sir Alex Ferguson agar Liverpool menekuk Chelsea tak terwujud. Armada Carlo Ancelotti justru memberondong The Reds 2-0 di Anfield masing-masing lewat gol Didier Drogba dan Frank Lampard.

Yang menarik, kedua gol Chelsea bak ‘hadiah’ dari Liverpool. Gol Drogba di menit 33 adalah akibat backpass Steven Gerrard yang tak sempurna kepada Pepe Reina. Pun gol Lampard di menit 54 juga lantaran rapuhnya pertahanan pasukan Rafael Benitez.

Tak ayal, ini memunculkan kesan bahwa Liverpool memang sengaja memberi kemenangan kepada The Blues. Tujuannya jelas demi membuat Chelsea tetap berpeluang bersaing dengan MU jadi juara Premier League musim ini. Liverpool pasti tak sudi MU melampaui koleksi 18 gelar juara Liga Inggris mereka.

Sementara itu, Nani jadi penyelamat MU lewat golnya di menit 82. Kemenangan 1-0 atas Sunderland di Stadium of Light cukup bagi pasukan Fergie untuk tetap membayangi Chelsea.

The Blues memuncaki klasemen dengan 83 poin atau unggul 1 angka daripada MU.

Tak pelak, situasi ini memaksa juara Premier League harus ditentukan pada pekan 38 alias partai pamungkas pada Minggu (9/5). Chelsea akan menjamu Wigan Athletic di Stamford Bridge, sedangkan MU kedatangan tamu Stoke City di Old Trafford.

Diprediksi The Blues dan The Red Devils bakal sanggup menggerus tamu mereka masing-masing. Tapi, bicara tentang tekanan, pasukan Fergie jelas lebih tertekan ketimbang anak-anak didik Carletto.

Tambahan 3 poin akan membuat Chelsea memastikan merebut trofi Premier League untuk kali pertama sejak terakhir meraihnya di musim 2005/2006 pada era kepimpinan Jose Mourinho. Namun, andai The Blues ditahan imbang atau bahkan kalah dari Wigan, sedangkan MU sukses menebas Stoke, The Red Devils berhak menggondol trofi Premier League untuk 4 kali beruntun sekaligus menahbiskan MU sebagai pengoleksi gelar juara Liga Inggris terbanyak (19 kali).

Carletto sendiri tak berkelit Wigan bisa jadi batu sandungan bagi The Blues. The Latics pernah mengalahkan Lampard dkk 3-1 di DW Stadium, 26 September 2009. Sebelum takluk 2-3 dari West Ham United, 24 April, Wigan besutan Roberto Martinez membekap Arsenal 3-2, 18 April.

MU justru lebih tenang karena performa Stoke cenderung tak stabil. Di 2 laga terakhir, pasukan Tony Pulis bahkan dibantai Chelsea 0-7 dan imbang 0-0 dengan Everton. Stoke juga pernah dibekuk MU 2-0 pada 26 September 2009.

SUSUNAN PEMAIN

LIVERPOOL VS CHELSEA

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 20-Mascherano, 23-Carragher (40-Ayala 57), 16-Krygiakos, 5-Agger; 21-Lucas, 8-Gerrard; 17-Maxi (19-Babel 42), 4-Aquilani (24-Ngog 77), 15-Benayoun; 18-Kuyt

———–

CHELSEA (4-3-3) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 2-Ivanovic, 33-alex, 26-Terry, 3-A. Cole; 8-Lampard, 13-Ballack, 15-Malouda; 21-Kalou (18-Zhirkov 88), 11-Drogba, 39-Anelka (10-J. Cole 90)

============

SUNDERLAND VS MU

SUNDERLAND (4-4-2) Pelatih: Steve Bruce

1-Gordon; 2-Bradsley, 4-Turner, 12-Mensah (27-Kilgallon 18), 10-Richardson; 16-Henderson (17-Jones 75), 18-Meyler (39-Cattermole 37), 19-Cana, 8-Malbranque; 11-Bent, 9-Campbell

———

MU (4-4-2) Pelatih: Alex Ferguson

1-Van der Sar; 22-O’Shea, 23-Evans, 15-Vidic, 3-Evra; 17-Nani (4-Hargreaves 90), 24-Fletcher (5-Ferdinand 87), 18-Scholes, 11-Giggs; 10-Rooney, 9-Berbatov (16-Carrick 71)

HASIL PEKAN 37 (Minggu, 2/5): Fulham 3-2 West Ham

KLASEMEN

1. Chelsea                      37        83

2. MU                              37        82

3. Arsenal                     37        72

4. Tottenham              36        67

5. Man-City                  36        66

6. Villa                            37        64

7. Liverpool                 37        62

JADWAL

Senin (3/5): Wigan vs Hull; Blackburn vs Arsenal

Rabu (5/5): Fulham vs Stoke; Man-City vs Tottenham

Minggu (9/5): Arsenal vs Fulham; Villa vs Blackburn; Bolton vs Birmingham; Burnley vs Tottenham; Chelsea vs Wigan; Everton vs Portsmouth; Hull vs Liverpool; MU vs Stoke; West Ham vs Man-City; Wolves vs Sunderland

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE PREMIER LEAGUE (Minggu, 2/5): Liverpool vs Chelsea; Sunderland vs MU: Fergie Butuh Bantuan Gerrard cs?

02/05/2010 at 12:14 pm (PREMIER LEAGUE) (, , , , )

SEBERAPA pentingkah bagi Liverpool untuk memenangi partai kontra Chelsea di Anfield kecuali demi prestise, Minggu (2/5)? Toh, peluang The Reds merangsek ke 4 Besar dan menggondol tiket kualifikasi Babak III Champions League 2010/2011 praktis sangat tipis. Ini efek dari kemenangan 1-0 Tottenham Hotspur atas Bolton Wanderers dan kedigdayaan Manchester City menebas Aston Villa 3-1, Sabtu (1/5).

Bahkan, sekarang boleh dibilang persaingan ke 4 Besar sudah mengerucut. Tinggal Tottenham (peringkat 4, poin 67) dan City (posisi 5, poin 66) –keduanya masih mengantongi 2 partai sisa dan mendulang maksimal 6 poin– yang berhak berebut tiket terakhir Champions League musim depan.

Sedangkan, Villa (peringkat 6, poin 64) dan Liverpool tampaknya harus puas hanya dapat tiket ke Europa League 2010/2011. Andai pun The Villans meraup 3 poin di pekan 38 alias partai pamungkas Premier League versus Blackburn Rovers, 9 Mei, mereka hanya akan punya poin total 67. Jelas tak cukup untuk menyalip Spurs atau City.

Begitu pula dengan Liverpool. Sekalipun pasukan Rafael Benitez sanggup memenangi kedua laga sisa dan mendapat tambahan 6 angka, total poin The Reds cuma 68 di akhir musim. Jumlah segini tak akan ada artinya jika Spurs atau City mampu mencetak minimal 1 kemenangan pada 2 partai terakhir masing-masing klub.

Di sisi lain, The Reds sudah dipastikan mendapat tiket ke Europa League musim depan. Steven Gerrard dkk tak mungkin lagi terlempar dari 7 Besar menyusul hasil imbang 0-0 Everton dengan Stoke City. Tambahan 1 poin membuat Everton kini mengemas 58 poin dan andai menoreh 3 poin di pekan 38 kontra Portsmouth, total poin The Toffees hanya 61 atau bahkan lebih rendah 1 angka daripada poin Liverpool saat ini.

Sebagian orang yakin Liverpool tetap bakal bermain maksimal untuk mengalahkan John Terry dkk. Ini dilakukan semata demi prestise mereka sekaligus menebus kekecewaan fans pasca Gerrard dkk disingkirkan Atletico Madrid dari semifinal Europa League musim ini.

Meski begitu, dengan situasi tak ada target lagi yang perlu diburu, tak salah jika juga muncul spekulasi Rafa bakal menurunkan beberapa pemain mudanya sekadar untuk menambah jam terbang mereka saat menjamu Chelsea.

Ironisnya, andai ini dilakukan Rafa, sudah pasti bos MU, Sir Alex Ferguson, bakal mencak-mencak. Maklum, Fergie memang sangat berharap Liverpool mampu menekuk Chelsea demi memuluskan langkah The Red Devils menjuarai Premier League 2009/2010 atau meraih trofi Liga Inggris ke-19 mereka.

Uniknya, jika dipandang dari sisi ini, sepertinya justru tak ada alasan Gerrard cs mau membantu MU. Soalnya, Liverpool, yang juga sudah 18 kali juara Liga Inggris, jelas tak mau koleksi trofi Liga Inggris mereka dilampaui The Red Devils.

Jika ada yang harus diawasi Chelsea, itu adalah Sunderland yang menjamu Ryan Giggs cs di Stadium of Light. Pemicunya: The Black Cats dibesut Steve Bruce yang notabene adalah eks anak didik Fergie di MU. Tapi, Carlo Ancelotti membantah bakal ada konspirasi antara Bruce dan Fergie demi membantu MU juara.

“Saya yakin Sunderland bakal melakukan yang terbaik untuk mengalahkan MU dan Liverpool juga mengerjakan hal yang sama terhadap Chelsea. Tiap klub sangat menghormati Premier League. Itu sebabnya, mereka akan memberikan yang terhebat sampai akhir musim,” ucap Carletto yang mengaku baru kali pertama menginjakkan kaki di Anfield seumur hidupnya (A Different League).

Mengomentari laga kontra Liverpool, Carletto menampik pasukan Rafa bakal lemah. Eks arsitek AC Milan itu justru menyebut Gerrard yang sudah kembali ke penampilan terbaiknya pasca pulih dari cedera jadi ancaman serius The Blues di Anfield. Dirk Kuyt dan David Ngog dikabarkan sudah pulih dari cedera dan siap diturunkan oleh Rafa.

Kemenangan 2-1 atas Atletico pada 2nd leg semifinal Europa League, Kamis (29/4), memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool di Anfield jadi 12 partai. Sebaliknya, Chelsea mencetak partai tandang mumpuni musim ini dengan mengoleksi total 31 poin dari total 18 laga tandang. The Blues hanya kalah dari MU (33 poin) dan Villa (31 poin).

Tapi, mungkin Chelsea yang total melesakkan 93 gol di Premie League musim ini tak bisa mengulangi kemenangan (2-0) mereka di Stamford Bridge pada 4 Oktober 2009. So, bermain imbang sepertinya jadi hasil ideal duel Liverpool vs Chelsea di Anfield.

Jika sesuai prediksi, kalah atau imbang, jelas sangat bahaya bagi Chelsea yang cuma surplus 1 angka dari MU (Chelsea 80, MU 79). Pasalnya, 3 poin justru sangat mungkin didulang MU dari Sunderland.

Fakta bahwa Darren Bent dkk berhasil menahan imbang MU 2-2 di Old Trafford, 3 Maret lalu, plus rekor manis Sunderland belakangan ini (menang 3 dari 4 laga terakhir dan tak terkalahkan dalam 9 partai kandang beruntun) mungkin tak akan gunanya di hadapan pasukan Fergie.

Apalagi, MU kemungkinan sudah diperkuat Wayne Rooney dan Rio Ferdinand yang pulih dari cedera. Di samping itu, Sunderland yang bertengger di peringkat 10 dengan 44 poin tak punya kepentingan apa-apa di laga nanti.

LIVERPOOL VS CHELSEA

5 PARTAI TERAKHIR

LIVERPOOL

29.04.2010 Europa League vs Atletico (K) 2-1 (M)

25.04.2010 Premier League vs Burnley (T) 4-0 (M)

22.04.2010 Europa League vs Atletico (T) 0-1 (Klh)

19.04.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Fulham (K) 0-0 (S)

——–

CHELSEA

25.04.2010 Premier League vs Stoke (K) 7-0 (M)

17.04.2010 Premier League vs Tottenham (T) 1-2 (Klh)

13.04.2010 Premier League vs Bolton (K) 1-0 (M)

10.04.2010 FA Cup vs Villa ( ) 3-0 (M)

03.04.2010 Premier League vs MU (T) 2-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

04.10.2009 Premier League Chelsea 2-0 Liverpool

14.04.2009 Champions League Chelsea 4-4 Liverpool

08.04.2009 Champions League Liverpool 1-3 Chelsea

01.02.2009 Premier League Liverpool 2-0 Chelsea

26.10.2008 Premier League Chelsea 0-1 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 5-Agger, 27-Degen; 20-Mascherano, 4-Aquilani; 17-

17-Maxi, 8-Gerrard, 19-Babel; 18-Kuyt

——

CHELSEA (4-3-1-2) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 19-Ferreira, 33-Alex, 26-Terry, 3-A Cole; 8-Lampard, 13-Ballack, 15-Malouda; 20-Deco; 11-Drogba, 39-Anelka

PREDIKSI

LIVERPOOL 2-2 CHELSEA

=================

SUNDERLAND VS MU

5 PARTAI TERAKHIR

SUNDERLAND

24.04.2010 Premier League vs Hull (T) 1-0 (M)

17.04.2010 Premier League vs Burnley (K) 2-1 (M)

10.04.2010 Premier League vs West Ham (T) 0-1 (Klh)

03.04.2010 Premier League vs Tottenham (K) 3-1 (M)

28.03.2010 Premier League vs Liverpool (T) 0-3 (Klh)

————-

MU

24.04.2010 Premier League vs Tottenham (K) 3-1 (M)

17.04.2010 Premier League vs Man-City (T) 1-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Blackburn (T) 0-0 (S)

07.04.2010 Champions League vs Munich (K) 3-2 (M)

03.04.2010 Premier League vs Chelsea (K) 1-2 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

03.10.2009 Premier League MU 2-2 Sunderland

11.04.2009 Premier League Sunderland 1-2 MU

06.12.2008 Premier League MU 1-0 Sunderland

26.12.2007 Premier League Sunderland 0-4 MU

01.09.2007 Premier League MU 1-0 Sunderland

PRAKIRAAN PEMAIN

SUNDERLAND (4-4-2) Pelatih: Steve Bruce

1-Gordon; 2-Bardsley, 4-Turner, 27-Kilgallon, 10-Richardson; 9-Campbell, 16-Henderson, 39-Cattermole, 8-Malbranque; 11-Bent, 9-Jones

————–

MU (4-5-1) Pelatih: Alex Ferguson

1-Van der Sar; 21-Rafael, 15-Vidic, 23-Evans, 3-Evra; 25-Valencia, 24-Fletcher, 18-Scholes, 11-Giggs, 17-Nani; 9-Berbatov

PREDIKSI

SUNDERLAND 1-2 MU

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE 2nd LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Liverpool vs Atletico Madrid: Sinyal Merah untuk The Reds

29/04/2010 at 11:17 am (EUROPA LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE) (, , )

SINYAL merah bertanda bahaya menyorot terang ke Liverpool jelang menjamu Atletico Madrid pada 2nd leg semifinal Europa League di Anfield, Kamis (29/4) atau Jumat (30/4) dinihari WIB. Masalah bukan hanya terjadi di dalam lapangan tapi juga di luar lapangan.

Dari off-field, sang skipper Steven Gerrard dan coach Rafael Benitez diterpa isu kurang sedap.  Stevie G terbelit rumor perceraian dengan istrinya, Alex Curran. Sedangkan, Rafa belum bisa lepas dari spekulasi di akhir musim nanti, ia bakal cabut dari The Reds.

Rafa tak bisa menjamin musim depan ia tetap di Anfield karena manajemen baru klub belum memberi komitmen apa pun terkait kelanjutan kiprahnya. Kontan, ini kian menguatkan isu pelatih berdarah Spanyol ini bakal berlabuh di Juventus.

Di on-field, fokus Gerrard dan Rafa jelas tengah diuji. Jika tak konsentrasi tak mustahil bencana bakal menimpa klub Merseyside itu. Apalagi, andai ingin tampil pada final di HSH Norbank Arena, Jerman, 12 Mei, Liverpool dituntut menang minimal dengan selisih 2 gol setelah kalah 0-1 di Vicente Calderon, markas Atletico, pada 1st leg semifinal pekan lalu.

Tugas berat bagi Stevie G dkk? Sudah pasti. Terlebih The Reds tengah dilanda krisis striker. Fernando Torres dipastikan absen sampai akhir musim lantaran cedera.  David Ngog dan Dirk Kuyt masing-masing punya masalah pada harmstring dan betisnya. Tapi, Rafa masih menunggu perkembangan terakhir mengenai kebugaran kedua pemain tersebut.

Jika Kuyt dan Ngog tak bisa main, solusinya, Rafa mungkin menslot Ryan Babel sebagai lone striker. Ini sesungguhnya bukan tugas baru bagi Babel. Di Ajax Amsterdam, pemain Belanda ini sering beroperasi sebagai striker sebelum digeser ke sayap kiri menyusul datangnya Jan-Klaas Huntelaar.

Kendati begitu, Babel mungkin tak bisa langsung nyetel sebagai striker setelah lama tak melakoni tugas itu sejak mendarat di Anfield pada 2007. Yang menenangkan Rafa, Babel punya dukungan kuat dari 3 pemain di belakangnya: Yossi Benayoun, Alberto Aquilani, dan Gerrard.

Masalah Rafa justru pada sektor belakang. Duet defensive midfielders, Javier Mascherano dan Lucas Leiva, yang seharusnya berfungsi sebagai elemen pertama untuk meredam serangan lawan kerap tak berjalan dengan baik.

Efeknya, duo centre back acap langsung mendapat tekanan hebat begitu lawan melancarkan counter attack. Celakanya, serangan balik ini justru jadi senjata mematikan Atletico besutan Quique Sanchez Flores.

Los Colchoneros sudah membuktikan itu pada 1st leg. Diego Forlan sanggup membuat repot pertahanan The Reds dan menoreh 1 gol meski tanpa kehadiran tandem sejatinya, Sergio ‘Kun’ Aguero, yang terkena sanksi akumulasi kartu.

So, kembali tampilnya Aguero kontan tambah meresahkan bagi Rafa. Maklum, ia masih belum menemukan ramuan yang pas untuk lini bertahannya menyusul cederanya left back, Emiliano Insua.

Sadar komposisi skuadnya tak ideal, Rafa berharap kepada tuah Anfield. The Reds memang terbukti kuat jika bermain di kandang. Statistika teranyar mencatat, Gerrard dkk tak terkalahkan dalam 11 partai terakhir di Anfield (10 menang, 1 seri). Fulham jadi satu-satunya klub yang mampu menahan imbang Liverpool 0-0 di kandang The Kop.

Atmosfer mencekam Anfield yang dirasakan Forlan dkk bakal sangat membantu Liverpool jika terjadi adu penalti (harus dilakukan andai dalam tempo waktu normal 90 menit plus perpanjangan waktu 2 x 15 menit, The Reds hanya mampu unggul 1-0).

Tapi, untuk memaksa adu penalti, Gerrard dkk harus bisa cepat menjebol Atletico. Mirisnya, ini mungkin sulit dilakukan Liverpool dengan kondisi krisis striker. Sebaliknya, jika Atletico yang bikin gol lebih dulu, The Reds dalam masalah serius karena harus mencetak 3 gol.

Hasil maksimal yang mungkin digapai Liverpool boleh jadi hanya imbang, yang berarti Atletico-lah yang berhak ke final dengan keunggulan agregat dan menghadapi pemenang antara Fulham vs Hamburg yang melakoni 2nd leg semifinal di Craven Cottage.

5 PARTAI TERAKHIR

LIVERPOOL

25.04.2010 Premier League vs Burnley (T) 4-0 (M)

22.04.2010 Europa League vs Atletico (T) 0-1 (Klh)

19.04.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Fulham (K) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Benfica (K) 4-1 (M)

—————–

ATLETICO

25.04.2010 La Liga vs Tenerife (K) 3-1 (M)

22.04.2010 Europa League vs Liverpool (K) 1-0 (M)

17.04.2010 La Liga vs Villarreal (T) 1-2 (Klh)

14.04.2010 La Liga vs Xerez  (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 La Liga vs Espanyol (T) 0-3 (klh)

REKOR PERTEMUAN

22.04.2010 Europa League Atletico Madrid 1-0 Liverpool

04.11.2008 Champions League Liverpool 1-1 Atletico Madrid

22.10.2008 Champions League Atletico Madrid 1-1 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 16-Kyrgiakos, 5-Agger; 21-Lucas, 20-Mascherano; 8-Gerrard, 4-Aquilani, 15-Benayoun; 19-Babel

———-

ATLETICO (4-4-2) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43 -De Gea; 17-Ujfalusi, 21-Perea, 18-Dominguez, 3-Lopez; 20-Simao, 8-Garcia, 12-Assuncao, 19-Reyes; 7-Forlan, 10-Aguero

PREDIKSI

LIVERPOOL 1-1 ATLETICO

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

REV PREMIER LEAGUE (Minggu, 25/4): Burnley vs Liverpool: Chelsea vs Stoke: Pentahbisan di Pekan 37?

26/04/2010 at 12:13 pm (PREMIER LEAGUE) (, , , , )

  • Burnley 0-4 (Gerrard 52, 54, Maxi 74, Babel 90) Liverpool: Burnley terdegradasi ke Divisi Championship
  • Chelsea (Kalou 24, 31, 68, Lampard 44-pen, 81, Sturridge 87, Malouda 89) 7-0 Stoke

PEKAN 37 bakal jadi hari pentahbisan siapa juara Premier League 2009/2010 dan klub yang finis di peringkat 4 klasemen sekaligus menyabet tiket playoff Champions League 2010/2011? Mungkin saja.

Perebutan trofi Premier League musim ini hanya jadi milik Chelsea dan Manchester United (MU). Sedangkan, 4 klub (Tottenham Hotspur, Aston Villa, Manchester City, dan Liverpool) saling baku hantam demi tiket playoff Champions League musim depan.

Chelsea yang mengepak 80 poin kembali mengambilalih pucuk pimpinan klasemen yang sempat direbut MU (79 poin). The Blues tampil luar biasa dan mencukur tamunya Stoke City 7-0 di Stamford Bridge, Minggu (25/4). Ini kemenangan terbesar kedua The Blues musim ini setelah menebas 7-1 Villa di Stamford Bridge, 27 Maret.

Kontra Stoke, Salomon Kalou jadi bintang tuan rumah dengan mencetak hattrick. Frank Lampard yang menjabat kapten karena absennya John Terry mengepak 2 gol. Daniel Sturridge dan Florent Malouda masing-masing mengemas 1 gol.

Raupun 7 gol jelas sangat menguntungkan pasukan Carlo Ancelotti. Selisih gol mereka kini menjadi +61 (93 gol:32 kebobolan). Ini sangat penting jika di akhir musim nanti ternyata Chelsea dan MU mengemas poin total yang sama. MU sendiri hanya punya selisih gol +53 (81:28).

Premier League memang menganut sistem keunggulan selisih gol untuk menentukan juara liga jika ada 2 atau lebih klub memiliki jumlah poin total yang sama di akhir musim. Kendati demikian, Carletto pasti sadar keunggulan signifikan selisih gol tak bakal ada artinya jika total poin The Blues kalah dari koleksi The Red Devils.

Tanpa bermaksud meremehkan Wigan Athletic yang akan Chelsea jamu di Stamford Bridge di pekan 38 atau laga pamungkas pada 9 Mei, Carletto justru menyebut partai kontra Liverpool di Anfield, Minggu (2/5), lebih menentukan. Chelsea wajib menang atas Liverpool karena di atas kertas MU diprediksi sanggup mendulang 6 angka dari Sunderland di Stadium of Light (2 Mei) dan Stoke di Old Trafford (9 Mei).

“Saya rasa MU bakal menang atas Sunderland dan Stoke. Tapi, takdir juara ada di tangan kami sendiri. Itu sebabnya, kami mematok kemenangan di 2 laga sisa. Hanya dengan cara ini, kami jadi juara,” ungkap Carletto (AFP).

Sesungguhnya Carletto tak boleh mengabaikan Wigan sebab faktanya Chelsea pernah kalah 1-3 di DW Stadion, markas Wigan, pada 26 September 2009. Wigan juga yang memastikan Arsenal harus memupus mimpi juara Premier League musim ini. The Latics menekuk The Gunners 3-2 di DW Stadium, 18 April, sekaligus menyelamatkan diri mereka sendiri dari terdegradasi musim depan. Intinya, sekalipun Lampard cs menang atas Liverpool, mereka tetap tak bakal juara andai Wigan mengejutkan Stamford Bridge dengan menebas atau menahan imbang tuan rumah.

Di pacuan perebutan tiket playoff Champions League 2010/2011, Villa dan Liverpool menjaga peluang mereka finis di 4 besar Premier League pada akhir musim nanti. Pada pekan 36 Premier League kontra Birmingham City di Villa Park, Minggu (25/4), Villa menang 1-0 berkat gol James Milner di menit  83 melalui titik putih.

Villa menyodok ke posisi 5 dengan 64 poin atau setara dengan raihan Tottenham di peringkat 4. The Villans hanya kalah selisih gol (Tottenham +26, Villa +16). Tapi, Spurs dan Villa ditempel ketat City (peringkat 6, poin 63) dan Liverpool (posisi 7, poin 62).

The Reds membuka peluang ke 4 besar dengan membantai Burnley 4-0 masing-masing lewat gol Steven Gerrard (2 gol), Maxi Rodriguez, dan Ryan Babel. Sebaliknya, bagi Burnley, kekalahan ini membuat mereka terdegradasi ke Divisi Championship menyusul Portsmouth dan Hull City.

Namun, bicara besaran peluang finis di 4 besar, Spurs dan City lebih berpotensi ketimbang Villa dan Liverpool. Soalnya, Spurs dan City sama-sama masih menyisakan 3 laga lagi, sedangkan Villa dan Liverpool hanya tinggal 2 partai.

Meski begitu, langkah City lebih berat daripada Spurs. Di laga ke-36 dan 37, Sabtu (1/5) dan Rabu (5/5), City akan menjamu Villa dan Spurs di City of Manchester. Namun, ada sisi positif dari jadwal berat ini.

Ya, jika City mampu mendulang 6 poin dari 2 partai ini, meraup 3 poin dari laga pamungkas kontra West Ham United di Upton Park, 9 Mei, mungkin bukan tugas berat bagi pasukan Roberto Mancini. Alhasil, The Citizens berhak menggondol tiket playoff Champions League 2010/2011.

Di antara ke-4 klub yang berebut finis ke-4 klasemen, Liverpool mungkin yang paling tercecer.  Kemenangan 4-0 atas Burnley dan tambahan 3 poin tak mengangkat armada Rafael Benitez dari peringkat 7.

Dengan torehan 62 poin, The Reds terpaut 2 poin dari Spurs dan Villa serta 1 poin dari City. Jika boleh berharap, Liverpool pasti ingin Spurs dan City hanya mendulang 3 poin atau kurang di 3 partai sisa mereka masing-masing dan Villa hanya mengeruk 2 poin atau lebih kecil daripada itu pada 2 partai sisanya.

Mirisnya, meraup 6 poin pada 2 laga terakhir masing-masing kontra Chelsea dan Hull juga tak mudah bagi Gerrard cs. Tapi, menjamu The Blues di Anfield, Liverpool mungkin bermain psikologis.

Gerrard dkk bisa saja ‘memberi’ kemenangan kepada Lampard cs dengan maksud mencegah MU menjuarai Liga Inggris untuk kali ke-19 atau melebihi koleksi Liverpool yang baru 18 kali merebut trofi Liga Inggris.

Tapi, itu berisiko besar bagi The Reds. Bukan saja ini membuat pasukan Rafa kehilangan gagal finis 4 besar dan meraih tiket playoff Champions League 2010/2011, tapi mereka juga terancam digusur dari posisi 7 klasemen oleh Everton dan tak bisa ikut kualifikasi Babak III Europa League musim depan.

Everton menguntit 5 poin di belakang The Reds. Pada pekan 37, rentang ini akan terpangkas tinggal 2 poin jika Liverpool kalah dari Chelsea, sedangkan Everton sanggup melipat Stoke di Stadion Britannia.

Andai ini terjadi, Gerrard cs pasti ketar-ketir. Sebab, melawan Hull di KC Stadium pada pekan 38, Liverpool pun belum tentu menang. Hull yang sudah pasti terdegradasi musim depan pasti bakal berusaha menutup partai terakhir mereka di Premier League dengan indah. Sudah pasti tak ada yang lebih mengesankan selain menggerus Liverpool sebagai salah satu klub raksasa Premier League.

Pahit-pahitnya, Liverpool bermain imbang dengan Hull dan mendulang 1 poin sehingga poin total jadi 63. Atau setara dengan Everton andai setelah menggebuk Stoke, The Toffees juga sukses menebas Portsmouth di Goodison Park pada pekan 38 alias laga pamungkas musim ini.

Liverpool tetap berhak menghuni peringkat 7 karena unggul selisih gol. Saat ini, The Reds mengantongi selisih gol +28 (61:33), sedangkan Everton hanya +10 (59:49).

Liverpool masih punya jalur lain untuk berlaga di Europa League 2010/2011 yakni menjuarai kejuaraan yang dulu bernama UEFA Cup itu musim ini. Mirisnya, setelah kalah 0-1 di Vicente Calderon, kandang Atletico Madrid, pada 1st leg semifinal, Liverpool wajib membalas Atletico dengan minimal 2 gol pada 2nd leg di Anfield, Kamis (29/4), agar lolos ke final. Sanggup?

BURNLEY VS LIVERPOOL

SUSUNAN PEMAIN

BURNLEY (4-5-1) Pelatih: Brian Laws

12-Jensen; 14-Mears, 4-Duff, 18-Cort, 34-Fox; 42-Cork, 2-Alexander (20-Blake 64), 11-Elliott, 10-Paterson (33-Eagles 71), 22- Nugent (30-Thompson 77); 9-Fletcher

———-

LIVERPOOL (4-4-1-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 40-Ayala, 5-Agger (21-Lucas 78); 17-Maxi, 4-Aquilani, 20-Mascherano, 9-Babel; 8-Gerrard (47-Pachecho 82); 18-Kuyt (15-Benayoun 48)

=================

CHELSEA VS STOKE

SUSUNAN PEMAIN

CHELSEA (4-1-3-2) Pelatih: Carlo Ancelotti

1-Cech; 19-Ferreira (41-Hutchinson 73), 2-Ivanovic, 33-Alex, 3-A. Cole; 13-Ballack; 15-Malouda, 8-Lampard, 21-Kalou (10-J. Cole 71); 11-Drogba, 39-Anelka (23-Sturridge 79)

————

STOKE (4-4-2) Pelatih: Tony Pulis

29-Sorensen (27-Begovic 59); 3-Higginbotham, 4-Huth, 25-Abd. Faye (17-Shawcross 9), 22-Collins; 24-Delap, 18-Whitehead, 6-Whelan, 26-Etherington; 10-Fuller, 12-Kitson (20-Sanli 59)

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE PREMIER LEAGUE (Minggu, 25/4): Burnley vs Liverpool: The Reds Harus Berdarah-darah.

25/04/2010 at 12:41 pm (PREMIER LEAGUE) (, , )

MUSIM 2009/2010 boleh disebut musim terburuk Liverpool. Betapa tidak? Bahkan, sejak musim belum dimulai The Reds selalu diliputi masalah. Upaya Rafael Benitez memblok pilar tengahnya, Xabi Alonso, cabut dari Anfield gagal. Akhirnya, Rafa terpaksa melepasnya ke Real Madrid bersama Alvaro Arbeola.

Ironisnya, harapan Rafa, Alberto Aquilani sanggup menggantikan peran Alonso ternyata tak terbukti. Eks midfielder AS Roma itu bahkan sampai sekarang kerap absen akibat cedera. Parahnya, tanpa Alonso sebagai jenderal di lini tengah, The Reds bak kehilangan ruh permainan. Javier Mascherano dan Lucas Leiva samasekali tak sanggup mengisi kekosongan yang ditinggalkan Alonso.

Masalah Liverpool terus berlanjut dengan badai cedera yang bertubi-tubi menghantam beberapa bintangnya, termasuk Fernando Torres dan Steven Gerrard. Yang paling terasa jelas tak maksimalnya Torres yang berefek pada berkurangnya daya gedor The Reds secara drastis. Apesnya, kendala ini masih terjadi karena Torres dipastikan tak lagi bisa merumput sampai akhir musim pasca operasi lutut.

Padahal, tenaga Torres sangat dibutuhkan Liverpool untuk mengamankan tiket Eropa, jika tak sanggup Champions League, jalur Europa League pun tampaknya tak masalah. Celakanya jalur ini terjal.

Kekalahan 0-1 pada 1st leg semifinal di Vicente Calderon, markas Atletico Madrid, memaksa Gerrard cs wajib menang dengan selisih 2 gol pada 2nd leg di Anfield, Kamis (29/4). Andai gagal juara Europa League musim ini, tak ada jaminan pasukan Rafa bisa tampil di kejuaraan ini musim depan, apalagi di Champions League.

Sampai pekan 35 Premier League, Liverpool terpuruk di posisi 7 dengan 59 poin. Dengan 3 laga tersisa, mereka masih mungkin digusur Everton yang menguntit satu tingkat di bawahnya dengan terpaut 5 poin.

Dengan situasi terjepit ini, mau tak mau Gerrard dkk harus berjuang berdarah-darah. Namun, Rafa sepertinya harus bijak menentukan prioritas. Liverpool seharusnya melepas mimpi ikut Champions League musim depan dan fokus mengamankan posisi 7 yang saat ini mereka pegang.

Sebab, FA sudah memastikan klub yang finis ke-7 di akhir musim berhak dapat 1 tiket kualifikasi babak III Europa League 2010/2011.

Artinya, sekalipun The Reds tak juara Europa League musim ini, mereka masih berhak ikut musim depan. Apalagi, mempertahankan posisi 7 klasemen tampaknya tak begitu sulit. Pasukan Rafa hanya butuh tambahan 5 poin untuk menggenapkan total poin jadi 64. Jumlah ini tak mungkin dicapai Everton sekalipun mereka memenangi 3 partai sisa. Sebab, dengan tambahan 9 angka, poin total The Toffees hanya 63.

Bagi Liverpool, 5 poin bisa didulang dari menang 1 kali (3 poin) dan seri 2 kali (2 poin). Dari mana 3 poin bakal diraup The Reds? Bisa pada saat sowan ke Turf Moor, kandang Burnley, Minggu (25/4), atau di KC Stadium, markas Hull City, pada 9 Mei. Atau, bisa juga Liverpool merangkum total 6 poin di kedua partai ini.

Sedangkan, kala menjamu Chelsea di Anfield, 2 Mei, peluang The Reds merebut 3 poin mungkin berat. Soalnya, ini juga bakal jadi pertaruhan pasukan Carlo Ancelotti yang tengah berebut trofi juara Premier League musim ini dengan Manchester United (MU).

Meski begitu, jika memang benar The Reds finis ke-7 di akhir musim dan tiket kualifikasi babak III Europa League 2010/2011 diraih, tuntaskah masalah klub Merseyside itu? Boleh jadi belum. Kondisi finansial The Reds yang morat-marit mengancam mereka tak punya cukup modal untuk berkompetisi di Eropa. Ini membuat presiden anyar klub, Martin Broughton, berencana menjual klub.

Yang meresahkan The Kop mania jika sampai jelang musim 2010/2011 belum ada investor yang berminat, manajemen klub mungkin terpaksa melepas beberapa pilar mereka. Apalagi, isu yang belakangan berkembang 3 aktor utama klub yakni Gerrard, Torres, dan Rafa, sudah dilirik sejumlah raksasa Eropa.

Gerrard ditaksir AC Milan, Torres diminati Manchester City (Man-City) dan Chelsea, sedangkan Rafa dirayu Juventus dan Madrid. Konon, Rafa bahkan sudah mencapai kesepakatan personal  dengan Juve. So, sekarang tinggal menunggu keputusan manajemen The Reds.

Media Italia, La Gazzetta dello Sport, mewartakan Rafa sudah berbicara dengan agennya, Manuel Garcia, kala Liverpool menyambangi kandang Atletico Madrid, pekan lalu. Intinya, Rafa dan Garcia menerima tawaran gaji 4,5 juta euro per tahun untuk Rafa yang disodorkan Juve.

Selain itu, Rafa juga setuju mengurangi personil staf kepelatihannya dari 12 menjadi tinggal separonya. Satu-satunya syarat dari Juve yang belum bisa dipenuhi Rafa yakni Rafa harus bernegosiasi dengan manajemen Liverpool tentang membebaskan kontraknya (release contract) yang baru akan kadaluarsa pada 2014.

Juve jelas tak mau jika harus menebus pelatih Spanyol itu dengan uang kompensasi sebesar 50 juta pound. Menariknya, justru Madrid disebut-sebut bersedia membayar uang sebanyak itu. Apa pun, andai Rafa benar-benar cabut dari Anfield, tak mustahil Gerrard dan Torres bakal melakukan hal serupa.

Kedua pemain top dunia itu sudah pasti lebih tertarik membela klub-klub yang tampil di Champions League daripada d Europa League. Well, tak bisa dibayangkan bagaimana jadinya jika musim depan Liverpool tanpa diperkuat Torres, Gerrard, dan Rafa? Ironisnya, manajemen The Reds juga harus rela terus berdarah-darah andai memaksakan diri tetap mempertahankan 3 tokoh kunci itu.

5 PERTEMUAN TERAKHIR

12.09.2009 Premier League Liverpool 4-0 Burnley

18.01.2005 FA Cup Burnley 1-0 Liverpool

04.01.1997 FA Cup Liverpool 1-0 Burnley

07.02.1995 FA Cup Liverpool 1-0 Burnley

28.01.1995 FA Cup Burnley 0-0 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

BURNLEY (4-5-1) Pelatih: Brian Laws

12-Jensen; 14-Mears, 18-Cort, 4-Duff, 34-Fox; 10-Paterson, 11-Elliott, 2-Alexander, 42-Cork, 33-Eagles; 9-Fletcher

————

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 16-Kyrgiakos, 5-Agger; 21-Lucas, 20-Mascherano; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 17-Maxi; 24-Ngog

PREDIKSI

BURNLEY 0-2 LIVERPOOL

Dari berbagai sumber

Permalink 1 Komentar

REV 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Atletico vs Liverpool; Hamburg vs Fulham: The Reds Tumbang, The Cottagers Imbang

23/04/2010 at 10:50 am (EUROPA LEAGUE) (, , , , )

  • Atletico (Forlan 9) 1-0 Liverpool
  • Hamburg 0-0 Fulham
  • Partai 2nd leg semifinal, Kamis (29/4)

NASIB berbeda dialami 2 wakil Inggris pada 1st leg semifinal Europa League, Kamis (22/4). Liverpool yang sudah berpayah-payah mencapai Kota Madrid, Spanyol, akhirnya menyerah 0-1 dari tuan rumah Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon lewat gol Diego Forlan di menit 9.

Sedangkan Fulham yang juga berletih-letih sowan ke Hamburg, Jerman, sukses menahan tuan rumah Hamburger SV 0-0 di HSH Nordbank Arena. Bicara peluang lolos ke final, jalan Fulham jelas lebih ringan ketimbang Liverpool.

Pada 2nd leg di Stadion Craven Cottage, Kamis (29/4), The Cottagers hanya butuh menang 1-0, sementara The Reds wajib menggebuk Atletico minimal dengan selisih 2 gol di Anfield.

Meski begitu, Rafael Benitez optimistis The Reds sanggup memukul balik Forlan cs di Anfield. Tekanan psikologis dari puluhan ribu The Kop mania di Anfield memang kerap jadi momok bagi tim tamu.

Teranyar, klub Lille dan Benfica pernah merasakannya masing-masing pada babak 16 besar dan perempat final Europa League. Setelah kalah 0-1 di Prancis pada 1st leg, Liverpool membalas Lille 3-0 di Anfield.

Begitu juga kala melawan Benfica. Pada 1st leg di Portugal, The Reds takluk 1-4, tapi sanggup membantai Benfica 4-1 di Anfield. So, pasukan Quique Sanchez Flores tak mustahil bakal jadi korban dari tuah Anfield jika tak waspada sekalipun bomber andalan mereka, Sergio ‘Kun’ Aguero, sudah bisa main pasca terbebas dari sanksi kartu.

Apalagi, ada kemungkinan Atletico juga harus menempuh jalan darat berjam-jam ke Liverpool andai abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia masih mengganggu jalur penerbangan di Eropa.

Kondisi serupa mungkin juga dialami Hamburg yang melakukan kunjungan balasan ke Craven Cottage, markas Fulham. Dengan skor 0-0 di Jerman, tugas armada Bruno Labbadia jelas tak mudah.

Shakhtar Donetsk, Juventus, dan Wolfburg telah merasakan angkernya stadion milik klub sekota Chelsea itu masing-masing di babak 32 besar, 16 besar, dan perempat final. Tapi, yang perlu dilakukan Ruud van Nistelrooy cs adalah mencuri gol lebih dulu dan andai laga berakhir imbang dengan skor 1-1, 2-2, dst., Hamburg berhak ke final dengan keunggulan gol tandang.

ATLETICO VS LIVERPOOL

SUSUNAN PEMAIN

ATLETICO  (4-3-3) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Egea; 21-Perea, 17-Ujfalusi, 18-Dominguez, 3-Lopez; 8-Garcia, 12-Assuncao, 20-Simao (2-Valera 77); 9-Jurado, 7-Forlan (14-Salvio 85), 19-Reyes (6-Camacho 90)

———–

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 23-Carragher, 5-Agger, 16-Kyrgiakos; 20-Mascherano, 21-Lucas; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 15-Benayoun (31-El Zhar 83); 24-Ngog (19-Babel 64)

=============

HAMBURG VS FULHAM

SUSUNAN PEMAIN

HAMBURG (4-4-2) Pelatih: Bruno Labbadia

1 Rost; 20-Demel (25-Rincon 82), 5-Mathijsen, 17-Boateng, 6-Aogo; 15-Trochowski, 8-Ze Roberto, 14-Jarolim, 21-Pitroipa; 9-Guerrero (10-Petric 72), 22-Van Nistelrooy

————

FULHAM  (4-4-1-1) Pelatih: Roy Hodgson

1-Schwarzer; 6-Baird, 18-Hughes, 5-Hangeland, 3-Konchesky; 16-Duff, 13-Murphy , 20-Etuhu, 29-Davies; 11-Gera; 25-Zamora (23-Dempsey 52)

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE 1st LEG SEMIFINAL EUROPA LEAGUE 2009/2010: Atletico Madrid vs Liverpool: Jalan Panjang & Berliku The Reds

22/04/2010 at 12:23 pm (EUROPA LEAGUE) (, , )

SOSOK Fernando Torres seharusnya jadi pusat perhatian saat Liverpool menyambangi Vicente Calderon, markas Atletico Madrid, pada 1st leg semifinal Europa League, Kamis (22/4). Maklum, bomber berjuluk El Nino itu memang jadi ikon Atletico sejak 2001 sebelum hengkang ke Liverpool pada 2007.

Sayang, Torres dipastikan tak bisa tampil karena harus menjalani operasi untuk menyembuhkan cedera lututnya. Kontan, banyak pihak pesimistis, The Reds bakal mampu menekuk Atletico tanpa Torres.

Sepanjang musim ini, Torres memang tak maksimal akibat berkali-kali dihantam cedera. Ini berefek terhadap penampilan Liverpool yang mirisnya juga kerap ditinggal sang skipper, Steven Gerrard, juga akibat cedera.

Pasukan Rafael Benitez bahkan saat ini sudah harus melupakan finis 4 Besar di klasemen Premier League dan otomatis tak dapat tiket ke Champions League musim depan. Tak hanya ini, The Reds juga terlilit utang besar yang membuat duet pemiliknya, Tom Hicks dan George Gillet Jr, berniat menjual klub. So, juara Europa League bisa jadi pengobat kekecewaan fans mereka.

Tapi, untuk meraih prestasi ini, The Reds harus melalui jalan panjang dan berliku. Pasca terdepak dari Champions League, Gerrard dkk berjuang keras mengatasi Unirea Urziceni (babak 32), Lille (babak 16), dan Benfica (perempat final) sebelum melawan Atletico di semifinal.

Yang harus jadi catatan Rafa adalah Liverpool selalu kalah tiap kali sowan ke kandang lawan pada 1st leg seperti yang terjadi saat menyambangi markas Lille (kalah 0-1) dan Benfica (takluk 1-2).

Ini yang bikin Gerrard dkk harus bekerja ekstra keras pada 2nd leg di Anfield (menang 3-0 atas Lille dan 4-1 atas Benfica). Rafa jelas tak mau terulang melawan Atletico. Apalagi, Liverpool dihadapkan kondisi di luar dari kebiasaan.

Ya, karena larangan terbang akibat abu vulkanik dari letusan gunung di Islandia, The Reds harus menempuh 1200 mil (sekitar 1931 km) selama 24 jam perjalanan dari Liverpool (Selasa, 20/4) ke Madrid (Rabu, 21/4).

Yang bikin lelah yakni mereka harus berganti kereta 3 kali (Liverpool-London, London-Paris, Paris-Bordeaux) dan melakukan penerbangan singkat dari Bordeaux ke Madrid. Liverpool harus menempuh cara serupa untuk kembali ke Inggris sebelum melakoni pekan 36 di Premier League kontra Burnley, Minggu (25/4).

Meski pasukan The Reds menampik perjalanan jauh mempengaruhi performa permainan, mereka harus melihat fakta di 1st leg semifinal Champions League, Selasa dan Rabu. Barcelona dan Olympique Lyonnais yang terpaksa mengambil jalan darat masing-masing takluk di tangan Internazionale Milan di Giuseppe Meazza dan Bayern Muenchen di Allianz Arena.

So, Atletico besutan Quique Sanchez Flores jelas diuntungkan dengan kondisi ini. Selain Torres, Rafa juga tak bisa memainkan Maxi Rodriguez yang dilarang tampil karena pernah membela Atletico di Europa League musim ini.

Tak ada pilihan lain, Rafa mengandalkan striker belia David Ngog yang Senin (19/4) menyumbang 1 gol dalam kemenangan 3-0 Liverpool atas West Ham United. Di samping itu, kembalinya Ryan Babel pasca terbebas dari sanksi kartu merah bisa menambah daya gedor The Reds.

Di kubu Atletico, Flores justru dilanda kecemasan. Ia tak bisa menurunkan bombernya, Sergio ‘Kun’ Aguero, yang kena sanksi kartu merah kala Atletico menahan Valencia 0-0 pada 2nd leg perempat final. Otomatis Diego Forlan kehilangan tandem sejatinya di lini depan.

Parahnya lagi, performa Atletico sedang menurun drastis. Mereka kalah dalam 3 partai terakhir di La Liga. Pasti ini mempengaruhi mental Forlan cs. Well, melihat kondisi tak kondusif di Liverpool dan Atletico, hasil imbang mungkin jadi pencapain ideal di Vicente Calderon.

5 PARTAI TERAKHIR

ATLETICO

17.04.2010 La Liga vs Villarreal (T) 1-2 (Klh)

14.04.2010 La Liga vs Xerez  (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 La Liga vs Espanyol (T) 0-3 (klh)

08.04.2010 Europa League vs Valencia (K) 0-0 (S)

04.04.2010 La Liga vs Coruna (K) 3-0 (M)

——–

LIVERPOOL

19.04.2010 Premier League vs West Ham (K) 3-0 (M)

11.04.2010 Premier League vs Fulham (K) 0-0 (S)

08.04.2010 Europa League vs Benfica (K) 4-1 (M)

04.04.2010 Premier League vs Birmingham (T) 1-1 (S)

01.04.2010 Europa League vs Benfica (T) 1-2 (Klh)

REKOR PERTEMUAN

04.11.2008 Champions League Liverpool 1-1 Atletico Madrid

22.10.2008 Champions League Atletico Madrid 1-1 Liverpool

PRAKIRAAN PEMAIN

ATLETICO (4-2-3-1) Pelatih: Quique Sanchez Flores

43-De Gea; 2-Valera, 18-Dominguez, 17-Ujfalusi, 3-Lopez; 12-Assuncao, 8-Garcia; 19-Reyes, 9-Jurado, 20-Simao; 7-Forlan

———–

LIVERPOOL (4-2-3-1) Pelatih: Rafael Benitez

25-Reina; 2-Johnson, 5-Agger, 23-Carragher, 16-Kyrgiakos; 20-Mascherano, 21-Lucas; 18-Kuyt, 8-Gerrard, 19-Babel; 24-Ngog

PREDIKSI

ATLETICO 1-1 LIVERPOOL

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REV 2nd LEG EUROPA LEAGUE: Liverpool vs Benfica, Atletico vs Valencia, Standard vs Hamburg, Wolfsburg vs Fulham

09/04/2010 at 8:59 am (EUROPA LEAGUE, LA LIGA, PREMIER LEAGUE) (, , , , , , )

  • Liverpool (Kuyt 27, Lucas 34, Torres 59, 82) 4-1 (Cardozo 70) Benfica: Liverpool lolos ke semifinal dengan agregat 5-3
  • Atletico 0-0 Valencia: Atletico lolos ke semifinal karena unggul gol tandang meski agregat 2-2
  • Standard (Camargo 33) 1-3 (Petric 20, 35, Guerrero 90) Hamburg: Hamburg lolos ke semifinal dengan agregat 4-2
  • Wolfsburg 0-1 (Zamora 1) Fulham: Fulham lolos ke semifinal dengan agregat 3-1

Berharap Liverpool vs Fulham di Final

SETELAH kehilangan 2 wakilnya di Champions League, publik Inggris seharusnya gembira melihat Liverpool dan Fulham sukses melaju ke semifinal Europa League (1st leg, 22 April, & 2nd leg, 29 April).

Setelah kalah 1-2 pada 1st leg perempat final di Portugal, Liverpool sanggup menebas 4-1 Benfica di Anfield pada 2nd leg, Kamis (8/4). Sedangkan, Fulham menghentikan laju klub Jerman, Wolfsburg, dengan agregat 3-1.

Di semifinal, The Reds ditantang Atletico Madrid yang menggerus Valencia dan Fulham ditunggu klub Jerman, Hamburger SV, yang menekuk Standard Liege di perempat final. Artinya, all-British final mungkin terjadi karena Liverpool dan Fulham berpeluang  bentrok pada final di HSH Nordbank Arena, Hamburg, pada 12 Mei.

Gengsi Europa League (sebelumnya bernama UEFA Cup) memang di bawah Champions League. Tapi, setidaknya masih bisa dibilang kompetitif. Buktinya, tak ada yang pernah menyangka klub Belgia, Standard Liege, mampu menembus sampai perempat final sebelum dihentikan Hamburg.

Kiprah Fulham bahkan lebih fenomenal. Sebagai peringkat 7 Premier League 2008/2009, Bobby Zamora cs harus ikut dari Babak III Europa League 2009/2010. Fulham berhasil melalui babak ini dan play-off sebelum masuk ke Babak 64 Besar atau fase grup.

Klub besutan Roy Hodgson bergabung di Grup E yang lumayan berat karena dihuni AS Roma (Italia), Basel (Swiss) dan CSKA Sofia (Bulgaria). The Cottagers mencatat rapor biru dengan menempati posisi runner-up dengan 11 poin atau terpaut 2 poin di bawah Roma. Fulham hanya kalah 1 kali, 2 seri, dan 3 menang dari 6 laga di fase grup. Satu-satunya kekalahan diderita dari Roma.

Di Babak 32 Besar, di luar dugaan Fulham menyingkirkan juara bertahan UEFA Cup/Europa League 2008/2009, Shakhtar Donetsk. Tapi, prestasi Fulham terhebat yakni mengandaskan raksasa Italia, Juventus (pasca tersingkir dari Champions League) di Babak 16 Besar secara dramatis.

Setelah kalah 1-3 pada 1st leg di Olimpico,Turin, The Cottagers sanggup membalas 4-1 pada 2nd leg di Craven Cottage. Zamora dkk melaju ke perempat final dan mendepak Wolfsburg. So, kita tunggu saja, apakah Fulham dan Liverpool sanggup mencapai final.

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »