REV SERIE A (Minggu, 16/5): Inter Pertahankan Scudetto, Mou Cabut?

16/05/2010 at 11:24 pm (SERIE A) (, , )

DUA trofi sudah masuk almari prestasi Internazionale Milan: Coppa Italia dan Serie A. Tinggal 1 trofi lagi yakni Champions League yang wajib diraih pasukan Jose Mourinho demi melengkapi treble winners yang jadi sejarah bagi La Beneamata.

Scudetto ke-5 dalam 5 musim beruntun atau ke-18 disabet Javier Zanetti cs pasca menekuk Siena 1-0 di Artemio Franchi, Minggu (16/5). Diego Milito mencetak gol kemenangan Inter pada menit 57 yang juga jadi gol ke-28 baginya (22 di Serie A) di segala kompetisi musim ini.

“Itu sudah pasti gol terpenting dalam karier saya dan saya sangat bangga. Kami punya banyak peluang, tapi laga itu benar-benar sulit. Untunglah, saya bikin gol dan Inter juara Serie A,” ungkap sebut Militon kepada Sky Sport 24.

Total Inter mengepak 82 poin, surplus 2 poin dari Roma besutan Claudio Ranieri di posisi runner-up. Inter memang sempat ketar-ketir karena rival terdekat mereka, AS Roma, sanggup unggul 2-0 pada babak I kontra Chievo Verona di Bentegodi lewat gol Mirko Vucinic (menit 39) dan Daniele de Rossi (45).

Sebaliknya, pada babak I di Franchi, Inter justru dibuat frustasi dengan penampilan cemerlang kiper Siena, Gianluca Curci, yang memblok tembakan Milito, Samuel Eto’o, dan Mario Balotelli.

Pola 4-1-4-1 yang diterapkan allenatore Alberto Malesani cukup ampuh meredam gedoran para pemain I Nerazzurri yang memperagakan skema 4-2-3-1. Otomatis pertarungan sengit terjadi di sektor tengah lapangan.

Yang menarik, Mou justru tak ikut serta merayakan kemenangan Inter di lapangan bersama Zanetti. Mou malah langsung ngeluyur ke ruang ganti. Maklum, ia harus putar otak lagi untuk mempersiapkan Zanetti dkk demi melakoni final Champions League melawan Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu (22/5).

Yang menarik adalah isu bakal hengkangnya Mou dari Giusseppe Meazza ke Real Madrid di akhir musim nanti. Padahal, kontrak Mou sendiri baru akan habis pada musim depan.

Dalam konferensi pers pasca laga, Mou yang mencucurkan air mata begitu peluit panjang berbunyi tak mengungkap kelanjutan masa depannya di Giuseppe Meazza.

“Seusai final (Champions League), saya akan serius mempertimbangkan bertahan atau tidak di sini,” ujar Mou.

Bahkan, Presiden Inter, Massimo Moratti, tak berani menjamin Mou bakal bertahan di Inter sampai musim depan. Tapi, Moratti yang baru berulang tahun Minggu (16/5) berjanji akan berbicara empat mata dengan Mou setelah final Champions League.

HASIL GIORNATA 38 (Minggu, 16/5)

Atalanta 1-2 Palermo; Bari 2-0 Fiorentina; Cagliari 1-1 Bologna; Catania 1-0 Genoa; Chievo 0-2 Roma; Parma 4-1 Livorno; Sampdoria 1-0 Napoli; Siena 0-1 Inter

KLASEMEN

1. Inter 38 82
2. Roma 38 80
3. Milan 38 70
4. Sampdoria 38 67
5. Palermo 38 65
6. Napoli 38 59
7. Juventus 38 55

Dari berbagai sumber

——————————

Iklan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE SERIE A (Minggu, 16/5): Siena vs Inter Milan; Chievo vs AS Roma: Kebosanan Ranieri, Filsafat Mou

16/05/2010 at 1:02 am (SERIE A) (, , )

HANYA 90 menit waktu yang tersisa bagi Internazionale Milan untuk memastikan merebut Scudetto musim ini. Lingkup waktu yang sama juga berlaku bagi AS Roma yang berambisi mematahkan target Inter meraih Scudetto ke-18 atau ke-5 dalam 5 musim beruntun.

La Beneamata menapak giornata 38 alias laga pamungkas Serie A sebagai penguasa klasemen dengan 79 poin. Pasukan Jose Mourinho unggul 2 poin dari armada Claudio Ranieri. Tapi, meski Inter unggul selisih gol (+40) dibandingkan Roma (+25), I Nerazzurri tetap wajib meraup 3 poin dari Siena di Stadio Franchi, Minggu (16/5), untuk juara.

Jika Inter hanya bermain seri atau mendulang 1 poin, sedangkan Roma menang atas Chievo Verona di Stadio Bentegodi, Inter dan Roma bakal mengepak total poin setara, yakni 80. Namun, I Giallorossi lebih berhak menyabet Scudetto lantaran menang head-to-head terhadap La Beneamata. Dari 2 bentrokan di Serie A musim ini, Francesco Totti cs sukses menahan imbang Javier Zanetti dkk 1-1 di Giuseppe Meazza dan menang 2-1 di Olimpico.

Kendati begitu, bagi Inter, mereguk 3 poin dari Siena besutan Alberto Malesani boleh jadi bukan tugas berat. Jika Inter juara jelas ini jadi kado termanis bagi Sang Presiden, Massimo Moratti, yang merayakan ultahnya yang ke-65 tepat pada Minggu ini.

Namun, Moratti tak berkelit ia khawatir fokus Mou dan anak-anak didiknya terganggu karena bakal melakoni final Champions League kontra Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 22 Mei. Mou sendiri tak berani menjamin mereka bisa melupakan sejenak final Champions League.

“Saya tak bisa mengatakan saya tak memikirkan final. Tapi, sekuat tenaga saya berusaha tak terlalu fokus ke situ. Muenchen sudah jadi juara Bundesliga, sedangkan Inter belum juara Italia. Masih ada 1 laga sisa dan Scudetto adalah trofi yang sangat penting bagi kami. Namun, final Champions League di Madrid tak bisa kami abaikan karena semua pemain ingin bermain di sini. Sebuah pertandingan yang klub ini (Inter) sangat ingin mainkan setelah hampir 30 tahun Inter tak pernah mencapainya,” papar Mou (football-italia).

“Kami sedang berada di momen yang paling krusial musim ini. Semua hanya ditentukan di 2 partai dengan 2 trofi paling penting: Serie A dan Champions League,” imbuhnya.

Inter sudah pasti tak boleh menganggap enteng Siena. Presiden Siena, Massimo Mezzaroma, mengklaim mereka siap meniru apa yang dilakukan Lecce pada pengujung Serie A 1985/1986. Ketika itu, Lecce menekuk Roma 3-2 pada 2 laga terakhir musim tersebut dan ini mengubur mimpi Roma merebut Scudetto yang akhirnya diraih Juventus.

Ironisnya, tekad Presiden Siena ini justru kian menegaskan tuduhan Mou yang curiga Roma ‘menyuntik’ sejumlah dana kepada Siena demi mengalahkan Inter. Mou juga kian membuat kuping Ranieri panas karena Mou membeberkan sederet kegagalan Ranieri ketika menukangi Chelsea. Ranieri memilih tak menggubris ejekan Mou secara frontal. Ia hanya menyebut sudah bosan dengan sikap ‘tak menyenangkan’ dari Mou.

“Apakah saya merasa “Normal One (orang yang normal)?” Tidak, saya adalah Claudio Ranieri, seorang yang beruntung karena melakukan pekerjaan yang saya cintai. Sejujurnya, ia mulai membuat saya bosan. Saya tak tahu alasan ia selalu menyerang saya. Mungkin ia harus membangun sesuatu demi menghisap energi dari situ. Saya bisa saja mengatakan banyak hal tentangnya. Tapi, saya tak tertarik melakukan itu. Saya suka orang-orang berpikiran positif yang melihat aspek positif dari sepakbola,” jabar Ranieri.

Mou jelas tak tinggal diam. Pria berdarah Portugal ini malah makin gencar ‘memburu’ Ranieri seperti yang tersirat dalam kata-katanya berikut.

“Kebosanan Ranieri? Apakah itu kebosanan Ranieri? Saya hanya tahu karya Jean-Paul Sastre berjudul  Nausea (salah satu buku pelopor paham Existensialisme, karya yang selalu saya baca dengan seksama. Sastre adalah seorang filsuf, pemenan Nobel, dan juga pendukung fanatik sepakbola,” kilah Mou.

Setelah memastikan satu trofi dengan juara Coppa Italia, Inter kini membidik 2 trofi lagi (Serie A dan Champions League) untuk menoreh treble winners. Mungkin ini jadi perpisahan termanis Mou yang diisukan bakal cabut ke Real Madrid musim depan.

SIENA VS INTER

5 PARTAI TERAKHIR

SIENA

09.05.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 1-1 (S)

02.05.2010 Serie A vs Palermo (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Udinese (T) 1-4 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Catania (T) 2-2 (S)

11.04.2010 Serie A vs Bari (K) 3-2 (M)

————-

INTER

09.05.2010 Serie A vs Chievo (K) 4-3 (M)

02.05.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-0 (M)

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Serie A vs Barcelona (K) 3-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

09.01.2010 Serie A Inter Milan 4-3 Siena

17.05.2009 Serie A Inter Milan 3-0 Siena

20.12.2008 Serie A Siena 1-2 Inter Milan

11.05.2008 Serie A Inter Milan 2-2 Siena

13.01.2008 Serie A Siena 2-3 Inter Milan

PRAKIRAAN PEMAIN

SIENA (4-1-4-1) Pelatih: Alberto Malesani

85-Curci; 87-Rosi, 29-Cribari, 9-Malago, 3-Del Groso; 10-Codrea; 7-Reginaldo, 8-Vergassola, 12-Ekdal, 24-Jajalo; 32-Maccarone

————–

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 23-Materazzi, 25-Samuel, 4-Zanetti; 19-Cambiasso, 8-Motta; 9-Eto’o, 10-Sneijder, 45-Balotelli; 22-Milito

PREDIKSI

SIENA 1-2 INTER

====================

CHIEVO VS ROMA

5 PARTAI TERAKHIR

CHIEVO

09.05.2010 Serie A vs Inter Milan (T) 3-4 (Klh)

02.05.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 2-0 (M)

17.04.2010 Serie A vs Livorno (K) 2-0 (M)

11.04.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-3 (Klh)

—————

ROMA

09.05.2010 Serie A vs Cagliari (K) 2-1 (M)

01.05.2010 Serie A vs Parma (T) 2-1 (M)

25.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-1 (M)

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

09.01.2010 Serie A Roma 1-0 Chievo

03.05.2009 Serie A Roma 0-0 Chievo

06.12.2008 Serie A Chievo 0-1 Roma

28.02.2007 Serie A Chievo 2-2 Roma

22.10.2006 Serie A Roma 1-1 Chievo

PRAKIRAAN PEMAIN

CHIEVO (5-3-2) Pelatih: Domenico Di Carlo

18-Squizzi; 20-Sardo, 21-Frey, 33-Yepes, 4-Mantovani, 17-Jokic; 10-Luciano, 16-Igoni, 7-Marcolini; 31-Pellisier, 11-Granoche

————-

ROMA (4-3-1-2) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 13-Motta, 29-Burdisso, 4-Juan, 77-Cassetti; 16-De Rossi, 7-Pizarro, 20-Perrotta; 94-Menez; 9-Vucinic, 10-Totti

PREDIKSI

CHIEVO 0-2 ROMA

———————-

HASIL GIORNATA 38 (Sabtu, 15/5)

Lazio 3-1 Udinese; Milan 3-0 Juventus

JADWAL GIORNATA 38 (Minggu, 16/5)

Atalanta vs Palermo; Bari vs Fiorentina; Cagliari vs Bologna; Catania vs Genoa; Chievo vs Roma; Parma vs Livorno; Sampdoria vs Napoli; Siena vs Inter

KLASEMEN

1. Inter 37 79
2. Roma 37 77
3. Milan 38 70
4. Sampdoria 37 64
5. Palermo 37 62
6. Napoli 37 59
7. Juventus 38 55

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE SERIE A (Minggu, 9/5): Inter Milan vs Chievo; AS Roma vs Cagliari: Mou-Ranieri Lancarkan Psy-War

09/05/2010 at 11:18 am (SERIE A) (, , )

JELANG giornata 37 Serie A, Minggu (9/5), Jose Mourinho dan Claudio Ranieri terlibat cekcok sengit dan psy-war alias perang psikologi. Semua dipicu dari tuduhan Mou bahwa AS Roma bakal menyuap Siena, lawan terakhir Inter di giornata 38, Minggu (16/5), agar Siena berusaha keras mengalahkan Inter.

Mou bahkan menyebut uang suap itu berjumlah 2 juta euro. Uang tersebut seharusnya jadi bonus bagi Francesco Totti cs jika juara Coppa Italia. Namun, lantaran gagal setelah kalah dari Inter di final, I Giallorossi kini mengalokasikan uang itu untuk memotivasi Siena yang notabene dipastikan terdegradasi ke Serie B musim depan.

Kecurigaan Mou berangkat dari janji Presiden Siena, Massimo Mezzaroma, yang akan memberi bonus sebesar 2 juta euro –setara dengan bonus dari Roma– kepada para pemainnya andai sanggup menekuk La Beneamata. Bukan rahasia lagi, Mezzaroma memang sudah lama jadi fans berat Roma.

“Kami punya 2 partai sulit yakni melawan Chievo Verona, Minggu (9/5), dan Siena. Kedua klub ini tak layak berada di papan bawah klasemen. Presiden Siena mengatakan ia akan bahagia andai Siena mengalahkan Inter dan ia menawarkan bonus yang pasti memberi ekstra motivasi kepada para pemainnya. Tapi, siapa yang tahu, seandainya Roma yang tak jadi membayar bonus karena gagal juara Coppa Italia, menyediakan uang itu untuk Siena,” sebut Mou (Il Corriere dello Sport).

Kontan, Roma dan Siena berniat melaporkan perbuatan Mou kepada Komisis Disiplin FIGC –Persatuan Sepakbola Italia. Ranieri pun berang. Eks pembesut Chelsea ini membantah Roma melakukan penyuapan.

“Penyuapan bukanlah gaya sepakbola yang saya suka. Saya berbeda karena saya senang dihormati dan menghormati orang lain. Terlalu mudah untuk memotivasi sebuah skuad dengan menciptakan mental terkungkung sehingga mereka merasa sedang diserang. Melakukan apa yang dibuat Mou seolah tengah memasang bom waktu. Apakah Mou fenomenal? Media-lah yang memberikan aura itu kepadanya. Bagi saya, ia tak lebih dari seorang pelatih hebat,” papar Ranieri (tribalfootball).

Mou langsung membalas ucapan Ranieri. Tak tanggung-tanggung, Mou menyebut Ranieri –pendahulunya di Chelsea– sebagai a loser atau pecundang. Mou mengungkit bahwa alasan Roman Abramovich memecat Ranieri adalah karena ketaksanggupan Ranieri memberi gelar kepada The Blues.

Sebaliknya, Mou datang ke Stamford Bridge pada 2004 dengan status sebagai pelatih yang sukses menjuarai Champions League bersama FC Porto. Mou langsung memberi bukti dengan menyabet sejumlah gelar, termasuk 2 trofi Premier League. Ironisnya, Mou yang cabut dari London pada 2007 gagal membawa Chelsea juara Champions League, gelar yang sangat diimpikan Abramovich.

“Saya tak pernah mengatakan saya fenomenal. Jelas bukan kesalahan saya apa yang terjadi pada 2004. Saya datang ke Chelsea dan bertanya (kepada manajemen) alasan Ranieri dipecat. Saya diberitahu bahwa mereka menginginkan trofi dan itu tak akan pernah terwujud di bawah asuhan Ranieri. Sudah pasti bukan salah saya jika di Chelsea, Ranieri disebut sebagai seorang pecundang,” sungut Mou (tribalfootball).

Tak berhenti di sini, Mou juga mengkritik cara Ranieri memompa motivasi kepada para pemainnya. Mou merujuk kepada permainan kasar Totti dkk pada final Coppa Italia di Olimpico, Rabu (5/5).

Selain Totti yang dikartumerahkan lantaran sengaja menendang tumit Mario Balotelli dari belakang, Mou menuding seharusnya ada 3 pemain lain yang kena kartu merah.

“Ingat, semestinya Roma hanya menyisakan 6 pemain di lapangan pada laga itu. Sebab, Philippe Mexes, Totti, Rodrigo Taddei, dan Nicolas Burdisso melakukan pelanggaran yang layak diganjar kartu merah,” klaim Mou.

Dia menambahkan, “Namun, sekarang Ranieri membahas cara bagaimana memotivasi para pemain. Seorang pelatih seharusnya selalu memotivasi skuadnya di tiap sesi latihan. Anda tak boleh melakukan itu dengan bersama-sama menonoton film dengan para pemain sebelum melakoni final Coppa Italia melawan Inter. Mereka adalah para professional, jadi tak semestinya diperlakukan seperti anak-anak. Di Inter, kami lebih suka memotivasi skuad di lapangan dan bersama-sama mempelajari Roma untuk mencari kelemahan mereka. Jika sebelum final, saya menyuruh para pemain menonton film ‘Gladiator’, mereka pasti akan menertawai saya dan memanggil dokter untuk memeriksa apakah saya sedang sakit.”

Presiden Inter, Massimo Moratti, sendiri tahu cara yang benar memotivasi klub miliknya. Ia sudah menyediakan 12 juta euro sebagai bonus jika Mou dan pasukannya mampu menoreh sejarah dengan meraih treble winners musim ini. Bonus 600.000 euro masing-masing untuk para pemain first team dan staf teknis.

Apapun, di pacuan juara Serie A, dengan rentang 2 poin (Inter 76, Roma 74), Inter berharap bakal mematenkan Scudetto musim ini di markas sendiri, Giuseppe Meazza, Minggu (9/5). Mumpung yang mereka jamu di giornata 37 cuma sekelas Chievo. Maklum, bila sudah memastikan merenggut Scudetto di akhir pekan ini, giornata 38 atau laga pamungkas melawan Siena, tak lagi berpengaruh terhadap posisi klasemen Inter.

Javier Zanetti dkk jadi bisa lebih tenang dan fokus demi meladeni final Champions League kontra juara Bundesliga 2009/2010, Bayern Muenchen, di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 22 Mei.

Di Giuseppe Meazza, La Beneamata diprediksi bakal mampu memetik 3 poin dari Flying Donkeys –julukan Chievo– meski tak diperkuat Lucio, Ivan Cordoba, dan Wesley Sneijder yang dibekap cedera. Tambahan 3 angka bakal membuat Inter mengoleksi 79 poin.

Apa maknanya? Ya, Inter otomatis bakal mempertahankan Scudetto yang sudah 4 musim dipegangnya. Tapi, para Interisti jangan bangga dulu. Scudetto Serie A ke-18 baru sah jadi milik pasukan Mourinho jika di Olimpico, Roma kalah atau hanya imbang dengan tamunya, Cagliari.

Memprediksi Roma tak akan mampu mendulang poin penuh alias 3 angka dari Cagliari di Olimpico boleh jadi mengada-ada. Musim ini, I Giallorossi punya rekor apik di kandang. Dari 18 kali menjamu tamu, armada Ranieri menang 14, seri 1, dan kalah 3.

Ketiga kekalahan Roma di Olimpico masing-masing dialami dari Juventus (1-3), Livorno (0-1), dan Sampdoria (1-2). Satu-satunya motivasi yang bisa membuat I Rossoblu –sebutan Cagliari– tampil penuh greget di Olimpico adalah pesta perpisahan untuk sang pelatih. Sudah dipastikan allenatore Giorgio Melis meninggalkan kursi pelatih di akhir musim nanti.

Melis sukses mempertahankan Cagliari di Serie A musim depan. I Rossoblu kini bercokol di peringkat 13 dengan 43 poin. Mereka ada satu tingkat di bawah Chievo yang mengemas 44 poin.

“Kedua partai terakhir Serie A juga jadi yang terakhir bagi saya sebelum saya kembali melatih youth team Cagliari. Saya yakin klub akan mendapat pelatih yang lebih bagus. Namun, saya sudah memenuhi target,” ucap Melis yang menjadi caretaker Massimiliano Allegri yang dipecat (goal.com).

Ranieri menegaskan I Giallorossi tak mau melepas kesempatan meraih trofi Serie A, satu-satunya target gelar yang tersisa musim ini setelah gagal menggapai Coppa Italia. Apalagi, terakhir kali I Lupi jadi Scudetto yakni pada 2000/2001.

Untuk meladeni Cagliari, Ranieri kemungkinan besar tak diperkuat Mirko Vucinic. Striker Montenegro ini dikabarkan cedera sehingga absen dalam 2 hari latihan, Jumat dan Sabtu (7-8/5), lalu. So, untuk mengatasinya, Ranieri boleh jadi menerapkan pola 4-3-3 dengan Totti, Luca Toni, dan Jeremy Menez sebagai trequartista (trio penyerang).

Sangat kecil kemungkinan Ranieri bakal menslot Totti sebagai cadangan seperti yang dilakukannya di final Coppa Italia. Totti tetap dipercaya Ranieri meski ia tengah terbelit masalah serius lantaran dituduh bomber Inter, Balotelli, mengungkapkan kata-kata bernada rasis kepadanya pada final di Olimpico itu.

INTER MILAN VS CHIEVO

5 PARTAI TERAKHIR

INTER

02.05.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-0 (M)

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Champions League vs Barcelona (K) 3-1 (M)

16.04.2010 Serie A vs Juventus (K) 2-0 (M)

——–

CHIEVO

02.05.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-2 (Klh)

25.04.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 2-0 (M)

17.04.2010 Serie A vs Livorno (K) 2-0 (M)

11.04.2010 Serie A vs Palermo (T) 1-3 (Klh)

03.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

06.01.2010 Serie A Chievo 0-1 Inter Milan

10.05.2009 Serie A Chievo 2-2 Inter Milan

14.12.2008 Serie A Inter Milan 4-2 Chievo

11.02.2007 Serie A Chievo 0-2 Inter Milan

24.09.2006 Serie A Inter Milan 4-3 Chievo

PRAKIRAAN PEMAIN

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 23-Materrazzi, 25-Samuel, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19-Cambiasso; 9-Eto’o, 5-Stankovic, 27-Pandev; 22-Milito

——-

CHIEVO (4-3-1-2) Pelatih: Domenico Di Carlo

28-Sorrentino; 21-Frey, 33-Yepes, 4-Mantovani, 17-Jokic; 10-Luciano, 16-Rigoni, 7-Marcolini; 9-Bentivoglio; 31-Pellisier, 83-De Paula

PREDIKSI

INTER 3-1 CHIEVO

==============

ROMA VS CAGLIARI

5 PARTAI TERAKHIR

ROMA

01.05.2010 Serie A vs Parma  (T) 2-1 (M)

25.04.2010 Serie A vs Sampdoria (K) 1-2 (Klh)

18.04.2010 Serie A vs Lazio (T) 2-1 (M)

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

03.04.2010 Serie A vs Bari (T) 1-0 (M)

————-

CAGLIARI

02.05.2010 Serie A vs Udinese (K) 2-2 (S)

25.04.2010 Serie A vs Napoli (T) 0-0 (S)

18.04.2010 Serie A vs Palermo (K) 2-2 (S)

11.04.2010 Serie A vs Juventus (T) 0-1 (Klh)

03.04.2010 Serie A vs Milan (K) 2-3 (Klh)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

06.01.2010 Serie A Cagliari 2-2 Roma

10.05.2009 Serie A Cagliari 2-2 Roma

14.12.2008 Serie A Roma 3-2 Cagliari

29.03.2008 Serie A Cagliari 1-1 Roma

05.12.2007 Serie A Roma 2-0 Cagliari

PRAKIRAAN PEMAIN

ROMA (4-3-3) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 29-Burdisso, 5-Mexes, 4-Juan, 17-Riise; 16-De Rossi, 7-Pizarro, 20-Perrotta; 10-Totti, 30-Toni, 94-Menez

————

CAGLIARI (4-3-1-2) Pelatih: Giorgio Melis

22-Marchetti; 21-Canini, 3-Ariaudo, 13-Astori, 31-Agostini; 4-Dessena, 5-Conti, 8-Biondini; 7-Cossu; 32-Matri, 23-Larrivey

PREDIKSI

ROMA 2-0 CAGLIARI

KLASEMEN

1. Inter 36 76
2. Roma 36 74
3. Milan 36 67
4. Sampdoria 36 63
5. Palermo 36 61
6. Napoli 36 56
7. Juventus 36 55

JADWAL GIORNATA 37

Minggu (9/5): Bologna vs Catania; Fiorentina vs Siena; Genoa vs Milan; Inter vs Chievo; Juventus vs Parma; Livorno vs Lazio; Napoli vs Atalanta; Palermo vs Sampdoria; Roma vs Cagliari; Udinese vs Bari

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

PRE SERIE A (Minggu, 2/5): Lazio vs Inter Milan: Bukan Tugas Enteng

02/05/2010 at 3:33 pm (SERIE A) (, , )

BERMAIN berselang 1 hari daripada rivalnya, AS Roma, memang bisa bikin Internazionale Milan tertekan. Itu yang terjadi pada giornata 36. I Giallorossi sukses menggebuk AC Parma 2-1 di Stadio Ennio Tardini, Sabtu (1/5).

Dua gol masing-masing dari Il Capitano Francesco Totti dan Rodrigo Taddei memastikan Roma kembali mengambilalih pimpinan klasemen dari Inter. Pasukan Claudio Ranieri mengepak 74 poin atau surplus 1 poin dari I Nerazzurri.

Namun, situasi ini belum tentu berlangsung lama. Jika Inter berhasil membekap tuan rumah Lazio di Stadio Olimpico, Roma, Minggu (2/5), Javier Zanetti dkk kembali berhak atas puncak klasemen. Bahkan, hasil seri pun masih membuat Inter di atas Roma berkat keunggulan selisih gol meski sama-sama mengepak 74 poin.

Tapi, pastinya Jose Mourinho tak mau timnya hanya bermain seri. Mereka harus menang demi menjaga peluang mereka mencetak sejarah dengan merengkuh treble winners alias 3 gelar musim ini.

Selain Scudetto Serie A, Inter juga berpotensi menggondol trofi di Coppa Italia (final versus Roma di Olimpico, 5 Mei) dan Champions League (final kontra Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Madrid, 22 Mei).

Ranieri terang-terangan meminta Lazio berusaha keras menekuk Inter. Masalahnya, apakah Aquile yang notabene rival sekota I Giallorossi bersedia melakukannya? Apalagi, mereka masih harus berjuang menjauh dari zona degradasi.

Meski hanya 3 partai tersisa dan maksimal 9 poin yang direbut, Aquile masih berkutat di peringkat 16 dengan 40 poin atau hanya unggul 6 poin dari Atalanta di posisi 18 alias bibir teratas area degradasi.

Tapi, Ranieri sendiri tak yakin Lazio sanggup menaklukkan Zanetti cs yang tengah on fire pasca mendepak Barcelona di semifinal Champions League, pada medio pekan lalu.

“Saya tak mau mengucapkan Forza Lazio. Saya lebih suka bilang Forza Calcio. Lazio akan bermain bagus, tapi Inter adalah klub hebat. Jadi, tak mengejutkan jika Inter menang di Olimpico,” ujar Ranieri pasca kemenangan Roma atas Parma (Football Italia).

Allanatore Aquile, Edy Reja, mengamini ucapan seterunya itu. Sergio Floccari dkk wajib kerja ekstra keras untuk menutup semua celah di seluruh lapangan. Celakanya, banyak pemain pilarnya terkapar, sebut saja Guglielmo Stendardo, Mourad Meghni, Christian Manfredini, Francesco Maruzalem, Albano Bizarri, dan Pasquale Foggia. Sedangkan, Cristian Ledesma terkena sanksi akumulasi kartu.

Reja sendiri tak bisa menyertai pasukannya di sisi lapangan di laga nanti akibat ban yang diterimanya pekan lalu. Sebagai gantinya, ia menunjuk sang asisten, Juan Lopez. So, kondisi yang serba tak ideal ini makin menyulitkan Lazio.

Sebaliknya, Mourinho hanya kehilangan Davide Santon, Francesco Toldo, dan Goran Pandev, untuk partai di Olimpico. Namun, sekalipun Inter diyakini bakal menang, skornya mungkin akan tipis karena Lazio diprediksi bakal memberi perlawanan hebat.

5 PARTAI TERAKHIR

LAZIO

25.04.2010 Serie A vs Genoa (T) 2-1 (M)

18.04.2010 Serie A vs Roma  (K) 1-2 (Klh)

11.04.2010 Serie A vs Bologna (T) 3-2 (M)

03.04.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-1 (S)

28.03.2010 Serie A vs Milan (T) 1-1 (S)

————–

INTER

28.04.2010 Champions League vs Barcelona (T) 0-1 (Klh)

24.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 3-1 (M)

20.04.2010 Champions League vs Barcelona (K) 3-1 (M)

16.04.2010 Serie A vs Juventus (K) 2-0 (M)

10.04.2010 Serie A vs Fiorentina (T) 2-2 (S)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

20.12.2009 Serie A Inter Milan 1-0 Lazio

02.05.2009 Serie A Inter Milan 2-0 Lazio

06.12.2008 Serie A Lazio 0-3 Inter Milan

29.03.2008 Serie A Lazio 1-1 Inter Milan

05.12.2007 Serie A Inter Milan 3-0 Lazio

PRAKIRAAN PEMAIN

LAZIO (3-5-2) Pelatih: Edy Reja

86-Muslera; 25-Biava, 80-Dias, 26-Radu; 2-Lichsteiner, 32-Brocchi, 33-Baronio, 5-Mauri, 11-Kolarov; 20-Floccari, 10-Zarate

——–

INTER (4-2-3-1) Pelatih: Jose Mourinho

12-Cesar; 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Samuel, 4-Zanetti; 8-Motta, 19-Cambiasso; 9-Eto’o, 10-Sneijder, 5-Stankovic; 22-Milito

PREDIKSI

LAZIO 1-2 INTER

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REKAPITULASI LIGA EROPA (Sabtu, 1/5)

02/05/2010 at 9:38 am (LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , )

PREMIER LEAGUE: Birmingham 2-1 Burnley; Man-City 3-1 Villa; Portsmouth 3-1 Wolves; Stoke 2-2 Everton; Tottenham 1-0 Bolton

SERIE A: Parma 1-2 Roma; Milan 1-0 Fiorentina

LA LIGA: Coruna 0-1 Zaragoza; Malaga 1-1 Sporting; Tenerife 2-1 Santander; Valladolid 0-0 Getafe; Xerez 2-1 Almeria; Espanyol 0-2 Valencia; Villarreal 1-4 Barcelona

BUNDESLIGA: Leverkusen 1-1 Hertha; Muenchen 3-1 Bochum; Dortmund 1-1 Wolfsburg; Frankfurt 1-2 Hoffenheim; Hamburg 4-0 Nuernberg; Hannover 6-1 M’gladbach; Koeln 2-2 Freiburg; Schalke 0-2 Bremen; Stuttgart 2-2 Mainz

COUPE DE FRANCE: Monaco 0-1 PSG

KLASEMEN

Premier League – Inggris

KLUB             MAIN POIN

1. Chelsea             36        80

2. MU                     36        79

3. Arsenal            36        72

4. Tottenham      36        67

5. Man-City         36        66

6. Villa                  37        64

7. Liverpool       36        62

Serie A – Italia

1. Roma               36        74

2. Inter                35        73

3. Milan               36        67

4. Sampdoria     35        60

5. Palermo         35        58

6. Juventus       35        54

7. Napoli            35        53

La Liga – Spanyol

1. Barcelona     35        90

2. Madrid          34        86

3. Valencia       35        65

4. Mallorca       34        56

5. Sevilla           34        54

Bundesliga – Jerman

1. Muenchen     33        67

2. Schalke          33        64

3. Bremen          33        60

4. Leverkusen  33        58

5. Dortmund     33        57

6. Stuttgart        33        54

Ligue 1 – Prancis

1. Marseille          35        72

2. Auxerre            35        67

3. Lille                    34        61

4. Montpellier    34         60

5. Lyon                 33        59

6. Bordeaux        34        57

Eredivisie – Belanda

1. Twente             33        83

2. Ajax                  33        82

3. PSV                   33        77

4. Alkmaar         33        61

5. Feyenoord    33        60

JADWAL

PREMIER LEAGUE: Minggu (2/5): Liverpool vs Chelsea; Fulham vs West Ham; Sunderland vs MU; Senin (3/5): Wigan vs Hull; Blackburn vs Arsenal

SERIE A: Minggu (2/5): Atalanta vs Bologna; Bari vs Genoa; Cagliari vs Udinese; Catania vs Juventus; Chievo vs Napoli; Sampdoria vs Livorno; Siena vs Palermo; Lazio vs Inter

LA LIGA: Minggu (2/5); Sevilla vs Atletico; Madrid vs Osasuna; Bilbao vs Mallorca

LIGUE 1: Selasa (27/4): Grenoble vs PSG; Monaco vs Le Mans; Rabu (28/4): V’ciennes vs Bordeaux; Jumat (30/4): Auxerre vs Nice

EREDIVISIE: Minggu (2/5): Alkmaar vs PSV; Feyenoord vs Heerenveen; Groningen vs Sparta; Heracles vs ADO; NAC vs Twente; NEC vs Ajax; Waalwijk vs Venlo; Roda vs Willem; Utrecht vs Vitesse

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REKAPITULASI LIGA EROPA (Minggu, 25/4)

26/04/2010 at 9:31 am (LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , )

PREMIER LEAGUE: Villa 1-0 Birmingham; Burnley 0-4 Liverpool; Everton 2-1 Fulham; Chelsea 7-0 Stoke

SERIE A: Bologna 2-1Parma; Fiorentina 0-2 Chievo; Genoa 1-2 Lazio; Juventus 3-0 Bari; Livorno 3-1 Catania; Udinese 4-1 Siena; Roma 1-2 Sampdoria

LA LIGA: Almeria 0-1 Espanyol; Mallorca 1-1 Malaga; Santander 1-2 Villarreal; Sporting 0-2  Valladolid; Getafe 4-3 Sevilla; Atletico 3-1 Tenerife

BUNDESLIGA: Hoffenheim 5-1 Hamburg; Freiburg 1-0 Wolfsburg

LIGUE 1: Lens 1-1 V’ciennes; Toulouse 0-3 Auxerre; Marseille 1-0 Etienne

DUTCH CUP: Ajax 2-0 Feyenoord

KLASEMEN

Premier League – Inggris

KLUB             MAIN POIN

1. Chelsea             36        80

2. MU                     36        79

3. Arsenal            36        72

4. Tottenham     35        64

5. Villa                  36        64

6. Man-City        35        63

7. Liverpool      36        62

Serie A – Italia

1. Inter                35        73

2. Roma              35        71

3. Milan              35        64

4. Sampdoria   35        60

5. Palermo        35        58

6. Juventus      35        54

7. Napoli           35        53

La Liga – Spanyol

1. Barcelona     34        87

2. Madrid          34        86

3. Valencia       34        62

4. Mallorca      34        56

5. Sevilla          34        54

Bundesliga – Jerman

1. Muenchen      32        64 (+37)

2. Schalke           32        64 (+24)

3. Bremen           32        57 (+29)

4. Leverkusen   32        57 (+27)

5. Dortmund     32        56

6. Stuttgart        32        53

Ligue 1 – Prancis

1. Marseille           34        71

2. Auxerre            34        66

3. Lille                    34        61

4. Montpellier    34         60

5. Lyon                 33        59

6. Bordeaux       33        57

Eredivisie – Belanda

1. Twente            33        83

2. Ajax                 33        82

3. PSV                  33        77

4. Alkmaar        33        61

5. Feyenoord   33        60

JADWAL

PREMIER LEAGUE: Sabtu (1/5): Birmingham vs Burnley; Man-City vs Villa; Portsmouth vs Wolves; Stoke vs Everton; Tottenham vs Bolton; Minggu (2/5): Liverpool vs Chelsea; Fulham vs West Ham; Sunderland vs MU; Senin (3/5): Wigan vs Hull; Blackburn vs Arsenal

SERIE A: Sabtu (1/5): Parma vs Roma; Milan vs Fiorentina; Minggu (2/5): Atalanta vs Bologna; Bari vs Genoa; Cagliari vs Udinese; Catania vs Juventus; Chievo vs Napoli; Sampdoria vs Livorno; Siena vs Palermo; Lazio vs Inter

LA LIGA: Sabtu (1/5): Coruna vs Zaragoza; Malaga vs Sporting; Tenerife vs Santander; Valladolid vs Getafe; Xerez vs Almeria; Espanyol vs Valencia; Villarreal vs Barcelona; Minggu (2/5); Sevilla vs Atletico; Madrid vs Osasuna; Bilbao vs Mallorca

BUNDESLIGA: Sabtu (1/5): Leverkusen vs Hertha; Muenchen vs Bochum; Dortmund vs Wolfsburg; Frankfurt vs Hoffenheim; Hamburg vs Nuernberg; Hannover vs M’gladbach; Koeln vs Freiburg; Schalke vs Bremen; Stuttgart vs mainz

LIGUE 1: Selasa (27/4): Grenoble vs PSG; Monaco vs Le Mans; Rabu (28/4): V’ciennes vs Bordeaux; Jumat (30/4): Auxerre vs Nice

EREDIVISIE: Minggu (2/5): Alkmaar vs PSV; Feyenoord vs Heerenveen; Groningen vs Sparta; Heracles vs ADO; NAC vs Twente; NEC vs Ajax; Waalwijk vs Venlo; Roda vs Willem; Utrecht vs Vitesse

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

REKAPITULASI LIGA EROPA (Sabtu, 24/4)

25/04/2010 at 9:40 am (LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , )

PREMIER LEAGUE: MU 3-1 Tottenham; Bolton 2-2 Portsmouth; Hull 0-1Sunderland; West Ham 3-2 Wigan; Wolves 1-1 Blackburn; Arsenal 0-0 Man-City

SERIE A: Inter 3-1 Atalanta; Palermo 3-1 AC Milan

LA LIGA: Barcelona 3-1 Xerez; Zaragoza 1-2 Madrid; Valencia 1-0 Coruna

BUNDESLIGA: Leverkusen 3-0 Hannover; Hertha 0-1 Schalke; Mainz 3-3 Frankfurt; M’gladbach 1-1 Muenchen; Nuernberg 2-3 Dortmund; Bremen 1-0 Koeln

LIGUE 1: Le Mans 1-2 Lille; Lorient 1-0 Bordeaux; Nancy 0-0 Montpellier; Nancy 2-1 Grenoble; Sochaux 0-3 Boulogne; PSG 1-1 Rennes

KLASEMEN

Premier League – Inggris

KLUB             MAIN POIN

1. MU                     36        79

2. Chelsea            35        77

3. Arsenal            36        72

4. Tottenham     35        64

5. Man-City        35        63

6. Villa                 35        61

7. Liverpool      35        59

Serie A – Italia

1. Inter                 35        73

2. Roma               34        71

3. Milan               35        64

4. Palermo         35        58

5. Sampdoria    34        57

6. Napoli            34        52

7. Juventus      34        51

La Liga – Spanyol

1. Barcelona      34        87

2. Madrid           34        86

3. Valencia        34        62

4. Mallorca       33        55

5. Sevilla           33        54

Bundesliga – Jerman

1. Muenchen        32        64 (+37)

2. Schalke             32        64 (+24)

3. Bremen            32        57 (+29)

4. Leverkusen    32        57 (+27)

5. Dortmund      32        56

6. Stuttgart         32        53

Ligue 1 – Prancis

1. Marseille          33        68

2. Auxerre           33        63

3. Lille                   34        61

4. Montpellier   34         60

5. Lyon                33        59

6. Bordeaux      33        57

Eredivisie – Belanda

1. Twente            33        83

2. Ajax                 33        82

3. PSV                  33        77

4. Alkmaar        33        61

5. Feyenoord   33        60

JADWAL, Minggu (25/4)

PREMIER LEAGUE: Villa vs Birmingham; Burnley vs Liverpool; Everton vs Fulham; Chelsea vs Stoke

SERIE A: Bologna vs Parma; Fiorentina vs Chievo; Genoa vs Lazio; Juventus vs Bari; Livorno vs Catania; Udinese vs Siena; Roma vs Sampdoria

LA LIGA: Almeria vs Espanyol; Mallorca vs Malaga; Santander vs Villarreal; Sporting vs Valladolid; Getafe vs Sevilla; Osasuna vs Bilbao; (Senin, 26/4) Coruna vs Zaragoza

BUNDESLIGA: Hoffenheim vs Hamburg; Freiburg vs Wolfsburg

LIGUE 1: Lens vs V’ciennes; Toulouse vs Auxerre; Marseille vs Etienne

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

JADWAL & KLASEMEN LIGA EROPA (Sabtu, 24/4)

24/04/2010 at 3:47 pm (LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A, Uncategorized) (, , , , , )

PREMIER LEAGUE: MU vs Tottenham; Bolton vs Portsmouth; Hull vs Sunderland; West Ham vs Wigan; Wolves vs Blackburn; Arsenal vs Man-City

SERIE A: Inter vs Atalanta; Palermo vs AC Milan

LA LIGA: Barcelona vs Xerez; Zaragoza vs Madrid; Valencia vs Coruna

BUNDESLIGA: Leverkusen vs Hannover; Hertha vs Schalke; Mainz vs Frankfurt; M’gladbach vs Muenchen; Nuernberg vs Dortmund; Bremen vs Koeln

LIGUE 1: Le Mans vs Lille; Lorient vs Bordeaux; Nancy vs Montpellier; Nancy vs Grenoble; Sochaux vs Boulogne; PSG vs Rennes

KLASEMEN

Premier League – Inggris

KLUB             MAIN POIN

1. Chelsea             35        77

2. MU                     35        76

3. Arsenal            35        71

4. Tottenham     34        64

5. Man-City        34        62

6. Villa                 35        61

7. Liverpool     35        59

Serie A – Italia

1. Roma               34        71

2. Inter                34        70

3. Milan               34        64

4. Sampdoria    34        57

5. Palermo         34        55

6. Napoli            34        52

7. Juventus      34        51

La Liga – Spanyol

1. Barcelona     33        84

2. Madrid          33        83

3. Valencia       33        59

4. Mallorca       33        55

5. Sevilla            33        54

Bundesliga – Jerman

1. Muenchen       31        63

2. Schalke            31        61

3. Bremen            31        54 (+28)

4. Leverkusen    31        54 (+24)

5. Dortmund       31        53 (+13)

6. Stuttgart         32        53 (+10)

Ligue 1 – Prancis

1. Marseille        33        68

2. Auxerre         33        63

3. Lyon                33        59 (+19)

4. Montpellier  33         59 (+7)

6. Lille                 33        58

7. Bordeaux     32        57

Eredivisie – Belanda

1. Twente             33        83

2. Ajax                  33        82

3. PSV                   33        77

4. Alkmaar         33        61

5. Feyenoord    33        60

Dari berbagai sumber

Permalink 6 Komentar

REKAPITULASI LIGA EROPA (Sabtu-Minggu, 17-18/4)

19/04/2010 at 7:15 am (LA LIGA, PREMIER LEAGUE, SERIE A) (, , , , , )

PREMIER LEAGUE: Wigan 3-2 Arsenal; Portsmouth 1-2 Villa

SERIE A: Chievo 2-0 Livorno; Atalanta 2-1 Fiorentina; Bari 1-2 Napoli; Cagliari 2-2 Palermo; Catania 2-2 Siena; Parma 2-3 Genoa; Sampdoria 2-1 Milan; Udinese 1-1 Bologna; Lazio 1-2 Roma

LA LIGA: Sevilla 3-0 Sporting; Espanyol 0-0 Barcelona; Villarreal 2-1 Atletico; Coruna 0-0 Almeria; Malaga 0-0 Valladolid; Tenerife 3-2 Getafe; Xerez 2-2 Santander; Bilbao 0-0 Zaragoza; Madrid 2-0 Valencia

BUNDESLIGA: Koeln 2-0 Bochum; Freiburg 2-1 Nuernbeg; Hamburg 0-1 Mainz; Schalke 3-1 M’gladbach; Stuttgart 2-1 Leverkusen; Wolsfburg 2-4 Bremen; Muenchen 7-0 Hannover, Dortmund 1-1 Hoffenheim; Frankfurt 2-2 Hertha

LIGUE 1: Auxerre 4-1 Lorient; Boulogne 1-2 Marseille; Grenoble 2-2 Sochaux; Nice 0-0 Lens; Rennes 0-0 Nancy; V’ciennes 0-1 Le Mans; Bordeuax 2-2 Lyon; Lille 4-0 Monaco; Montpellier 1-1 Toulouse; Etienne 0-0 PSG

EREDIVISIE: Ajax 4-0 Heracles; ADO 4-0 Waalwijk; Twente 2-0 Feyenoord; PSV 3-1 Groningen; Heerenveen 0-0 NAC; Sparta 0-3 Utrecht; Vitesse 2-5 Roda; Venlo 2-0 NEC; Willem 0-3 Alkmaar

KLASEMEN

Premier League – Inggris

KLUB             MAIN POIN

1. Chelsea            35        77

2. MU                    35        76

3. Arsenal           35        71

4. Tottenham    34        64

5. Man-City        34        62

6. Villa                 34        58

7. Liverpool      34        56

Serie A – Italia

1. Roma               34        71

2. Inter                34        70

3. Milan               34        64

4. Sampdoria    34        57

5. Palermo         34        55

6. Napoli            34        52

7. Juventus      34        51

La Liga – Spanyol

1. Barcelona     33        84

2. Madrid          33        83

3. Valencia       33        59

4. Sevilla           33        54

5. Mallorca      32        52

Bundesliga – Jerman

1. Muenchen      31        63

2. Schalke           31        61

3. Bremen           31        54 (+28)

4. Leverkusen   31        54 (+24)

5. Dortmund     31        53

Ligue 1 – Prancis

1. Marseille          33        68

2. Auxerre           33        63

3. Lyon                 33        59 (+19)

4. Montpellier   33         59 (+7)

6. Lille                  33        58

7. Bordeaux      32        57

Eredivisie – Belanda

1. Twente            33        83

2. Ajax                 33        82

3. PSV                  33        77

4. Alkmaar        33        61

5. Feyenoord   33        60

Dari berbagai sumber

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

PRE SERIE A (Minggu, 18/4): Lazio vs Roma; Sampdoria vs AC Milan: Gentingnya Giornata 34

17/04/2010 at 5:39 pm (SERIE A) (, , , , )

JIKA ada momen yang membuat AS Roma dan AC Milan harus melepas mimpi juara Serie A 2009/2010, itu bakal terjadi di giornata 34. I Lupi dan I Rossoneri masing-masing dihadapkan dengan lawan-lawan kuat.

Roma menjalani Derby della Capitale kontra SS Lazio di Olimpico. Sedangkan, Milan bertandang ke Luigi Ferraris, markas Sampdoria. Ini yang bikin giornata 34 genting bagi Roma dan Milan. Ditambah lagi dengan kemenangan Internazionale Milan atas Juventus.

Roma besutan Claudio Ranieri dihadang partai berat dalam usahanya merebut Scudetto sejak kali terakhir meraihnya pada musim 2000/2001 (Scudetto ketiga sepanjang sejarah Roma). Fakta bahwa I Biancocelesti terseok-seok musim ini (peringkat 16 dengan 37 poin) bukan jaminan Francesco Totti dkk yang tak terkalahkan dalam 23 partai teranyar Serie A bakal mudah menggerus pasukan Edoardo ‘Edy’ Reja.

Nuansa adu gengsi di Derby della Capitale jadi alasannya. Apalagi, Lazio sudah membuktikan selalu menang dengan mencetak minimal 3 gol dalam 3 kali menjamu I Lupi sejak 2006. Selain itu, para fans Lazio masih ingat momen sedih musim 1998/1999.

Kala itu, I Biancocelesti berpeluang juara Serie A untuk kali pertama setelah puasa selama 25 tahun.  Tapi, Roma mengubur asa itu setelah melibas Lazio 3-1 sehingga membuat Milan menggondol trofi Serie A di musim itu.

So, giornata 34 musim ini jadi momen paling pas membalas dendam itu. Tomasso Rocchi cs bertekad menebus buruknya permainan mereka musim ini dengan kemenangan atas rival sekota. Minimal ini bisa menghibur para fans setia mereka. Tak pelak, bagi Roma, ini bakal jadi partai derbi paling penting dalam 10 musim terakhir.

Giornata 34 versus Sampdoria lebih bermakna besar bagi Milan. Di Luigi Ferraris, peluang pasukan Leonardo juara Serie A atau tidak musim ini bakal ditentukan. Jika kalah, Ronaldinho Gaucho cs harus melupakan meraih trofi Serie A yang sudah terlepas dari mereka sejak musim 2003/2004.

Mirisnya, Milan menyambangi kandang I Blucerchiati dalam kondisi pincang di semua lini. Di belakang, Leonardo tak bisa memainkan Alessandro Nesta lantaran cedera. Di sektor tengah, Milan tak diperkuat Andrea Pirlo yang terkena sanksi akumulasi kartu. Dan, di lini depan, Alexandre Pato masih terkapar.

Sebaliknya, Sampdoria yang ditukangi Luigi Del Neri justru sedang on fire. Antonio Cassano cs berambisi finis ke-4 klasemen dan merebut tiket playoff Champions League musim depan. Saat ini, Il Samp bercokol di peringkat ke-5 dengan 54 poin atau setara dengan koleksi Palermo di posisi ke-4. Sampdoria cuma kalah selisih gol (Palermo +8, Sampdoria +3).

Menang atas Milan, Cassano dkk bakal 1 tingkat jika pada waktu bersamaa Palermo keok di tangan Cagliari. Sampdoria punya modal untuk membalas kekalahan 0-3 dari Milan di pertemuan pertama di San Siro, 5 Januari 2009.

Il Samp termasuk 1 dari 3 klub yang belum pernah kalah di kandang sendiri (2 lainnya adalah Inter Milan dan Palermo). Fantastinya, dalam 16 partai kandang, mereka melesakkan 26 gol dan hanya kebobolan 9, jumlah ini bahkan lebih minim dibandingkan Inter yang kebobolan 11 kali dan Palermo 12 kali d kandang masing-masing. So, tak berlebihan jika Sampdoria diprediksi bakal menaklukkan Milan sekaligus memupus mimpi I Rossoneri jadi juara Serie A musim ini.

PRE: Lazio vs Roma

5 PARTAI TERAKHIR

LAZIO

11.04.2010 Serie A vs Bologna (T) 3-2 (M)

03.04.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-1 (S)

28.03.2010 Serie A vs AC Milan (T) 1-1 (S)

24.03.2010 Serie A vs Siena (K) 2-0 (M)

21.03.2010 Serie A vs Cagliari (T) 2-0 (M)

———–

ROMA

11.04.2010 Serie A vs Atalanta (K) 2-1 (M)

03.04.2010 Serie A vs Bari (T) 1-0 (M)

27.03.2010 Serie A vs Inter Milan (K) 2-1 (M)

24.03.2010 Serie A vs Bologna (T) 2-0 (M)

20.03.2010 Serie A vs Udinese (K) 4-2 (M)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

06.12.2009 Serie A Roma 1-0 Lazio

11.04.2009 Serie A Lazio 4-2 Roma

16.11.2008 Serie A Roma 1-0 Lazio

19.03.2008 Serie A Lazio 3-2 Roma

31.10.2007 Serie A Roma 3-2 Lazio

PRAKIRAAN PEMAIN

LAZIO (3-4-2-1) Pelatih: Edoardo Reja

86-Muslera; 80-Dias, 28-Stendardo, 26-Radu; 2-Lichteiner, 32-Brocchi, 24-Ledesma, 11-Kolarov; 9-Rocchi, 5-Mauri; 20-Flaccari

————-

ROMA (4-2-3-1) Pelatih: Claudio Ranieri

27-Sergio; 77-Cassetti, 4-Juan, 29-Burdisso, 17-Riise; 7-Pizarro, 16-De Rossi; 20-Perrotta, 10-Totti, 9-Vucinic; 30-Toni

PREDIKSI

LAZIO 1-0 ROMA

============

PRE Sampdoria vs AC Milan

5 PARTAI TERAKHIR

SAMPDORIA

11.04.2010 Serie A vs Genoa (K) 1-0 (M)

03.04.2010 Serie A vs Chievo (T) 2-1 (Klh)

28.03.2010 Serie A vs Cagliari (K) 1-1 (S)

24.03.2010 Serie A vs Bari (T) 1-2 (Klh)

21.03.2010 Serie A vs Juventus (K) 1-0 (M)

————–

MILAN

11.04.2010 Serie A vs Catania (K) 2-2 (S)

03.04.2010 Serie A vs Cagliari (T) 3-2 (M)

28.03.2010 Serie A vs Lazio (K) 1-1 (S)

24.03.2010 Serie A vs Parma  (T) 0-1 (Klh)

21.03.2010 Serie A vs Napoli (K) 1-1 (S)

5 PERTEMUAN TERAKHIR

05.12.2009 Serie A Milan 3-0 Sampdoria

01.03.2009 Serie A Sampdoria 2-1 Milan

19.10.2008 Serie A Milan 3-0 Sampdoria

19.03.2008 Serie A Milan 1-2 Sampdoria

31.10.2007 Serie A Sampdoria 0-5 Milan

PRAKIRAAN PEMAIN

SAMPDORIA (4-4-2) Pelatih: Luigi Del Neri

30-Storari; 8-Zauri, 13-Rossi, 6-Lucchini, 3-Ziegler, 77-Semioli; 17-Palombo, 16-Poli, 18-Guberti; 10-Pazzini, 99-Cassano

——-

MILAN (4-2-1-3) Pelatih: Leonardo

1-Dida; 20-Abate, 33-Silva, 4-Kaladze, 15-Zambrotta; 8-Gattuso, 23-Ambrosini; 10-Seedorf; 11-Huntelaar, 22-Borriello, 80-Ronaldinho

PREDIKSI

SAMPDORIA 2-1 MILAN

Dari berbagai sumber

Permalink 2 Komentar

Next page »